Rabu, 21 Oktober 2026

Amankan Laga Persija vs Arema di Stadion Patriot, Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan 2.100 Personel Super Duper Humanis

KOTA BEKASI – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota menyiagakan pengamanan skala besar yang mengedepankan pendekatan humanis untuk mengawal pertandingan sengit BRI Liga 1 antara Persija Jakarta melawan Arema FC. 

Langkah pengamanan ini melibatkan sinergi lintas instansi guna memastikan keselamatan pemain, official, penonton, serta kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar area stadion.

Pengamanan laga besar tersebut dilaksanakan sejak sore hari menjelang kick-off pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB, dengan menempatkan personel gabungan di berbagai titik rawan, pintu masuk, hingga jalur akses utama kota.

Adapun titik fokus pengamanan dipusatkan di kawasan Stadion Patriot Candrabhaga serta koridor lalu lintas utama di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, S.I.K., menjelaskan bahwa pengamanan kali ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai instansi lintas sektor.

“Untuk pertandingan sore hari ini kita melaksanakan pengamanan. Dari berbagai instansi ada dari TNI, Polri, Pemerintah Kota, tim medis, pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan, bahkan ada PLN. Semuanya kita siagakan untuk mempersamai para suporter dan memastikan situasi sebelum, saat, dan setelah pertandingan nanti bisa aman,” ujar Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan pemetaan dan plotting di lapangan, sebanyak 2.100 personel diterjunkan dengan menerapkan metode pengamanan yang sangat ramah kepada masyarakat.

“Dari data yang sudah diploting ada 2.100 personel, metodenya adalah metode super duper humanis. Jadi fokus kita, kita sadar bahwa penonton ini ingin datang ke sini, ingin menikmati pertandingan, ingin silaturahmi. 

Jadi ya pengamanan kita super duper sangat humanis, kita membersamai,” jelasnya.

Terkait dengan kehadiran suporter Arema FC, Kapolres mengonfirmasi adanya kedatangan rombongan Aremania, baik yang melakukan perjalanan langsung dari Jawa Timur maupun yang berdomisili di kawasan Jabodetabek.

“Totalnya tadi ada dua mobil pribadi, dua HiAce, dan empat bus yang hadir dari Malang maupun teman-teman Aremania yang berdomisili di sekitar Jakarta. 

Jika Persija lawan Arema maka Jakmania menjamu Aremania, jika Arema lawan Persija maka Aremania menjamu Jakmania, yang saya tahu dua suporter seperti itu, jadi insyaAllah aman,” tambahnya.

Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa orientasi utama kehadiran aparat di lokasi adalah memberikan rasa aman dan kenyamanan tanpa sikap arogan.

“Kehadiran di sini lebih dititikberatkan pada perlindungan dan pengayoman kepada suporter, tidak ada hal-hal lain. 

Masyarakat menginginkan aparatur negara yang tidak arogan, justru bisa menyatu dengan masyarakat supaya masyarakat bisa semakin percaya dengan aparatnya,” tegasnya.

Mengenai kondisi arus lalu lintas dan penggunaan kendaraan operasional, Kapolres memastikan tidak ada penutupan atau rekayasa jalan secara total, serta menegaskan seluruh suporter mendapat perlakuan yang setara tanpa diskriminasi.

“Tidak ada rekayasa arus lalu lintas, tetapi kami memploting petugas gabungan untuk di Jalan Ahmad Yani yang melakukan pengaturan agar memastikan menjelang, saat, dan setelah pertandingan arus lalu lintas tetap lancar. 

Soal rantis, kendaraan rantis itu kan memang kendaraan dinas satuan kepolisian, tetapi suporter semua pakai bus dan diperlakukan sama serta setara,” paparnya.

Guna memfasilitasi pendukung yang tidak berkesempatan masuk ke dalam tribune, pihak suporter juga menyediakan titik nonton bareng di area luar stadion.

“Titik nobar diselenggarakan oleh teman-teman suporter di titik-titiknya. Di sekitaran sini, kemungkinan nanti di sektor barat, teman-teman Aremania yang berada di luar stadion ingin berkumpul lalu menyaksikan bersama dari luar stadion. 

Selamat menikmati pertandingan,” pungkas Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.