View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 13 Maret 2026

Patroli Gabungan Menteng Ditingkatkan, Pos Pantau Tenggulun Jadi Fokus Pengamanan Jelang Lebaran


Jakarta Pusat - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jajaran Polsek Metro Menteng meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk upaya preventif untuk mencegah tawuran warga serta berbagai kerawanan yang kerap muncul pada malam hari selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Jumat (13/3/2026).

Kegiatan patroli gabungan tersebut dilaksanakan di Pos Pantau Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi ini menjadi salah satu titik strategis pemantauan wilayah guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari ketika aktivitas masyarakat masih cukup tinggi.

Patroli dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Togaryanto yang melibatkan personel gabungan dari unsur Tiga Pilar, yakni kepolisian, TNI, serta pemerintah wilayah. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Satgas Gen Z Jaga Jakarta yang turut berperan aktif membantu aparat dalam memantau situasi lingkungan serta mencegah potensi konflik antarwarga.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli stasioner di sekitar Pos Pantau Menteng Tenggulun serta patroli mobile di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Petugas juga menyempatkan diri berdialog dengan warga dan memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mengawasi aktivitas para remaja pada malam hari.

Kehadiran Satgas Gen Z Jaga Jakarta dinilai sangat membantu aparat keamanan dalam mengantisipasi aksi tawuran warga. Para anggota Satgas Gen Z turut melakukan pengawasan di lingkungan sekitar dan memberikan informasi kepada petugas apabila ditemukan potensi gangguan keamanan. Kolaborasi ini menjadi langkah efektif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli dan pengawasan wilayah selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa patroli bersama unsur Tiga Pilar dan Satgas Gen Z Jaga Jakarta akan terus digelar secara rutin di berbagai titik rawan di wilayah Menteng. Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran warga yang kerap terjadi pada malam hari.

Dengan adanya patroli gabungan tersebut, diharapkan situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa hingga menyambut Hari Raya Idulfitri dengan aman, tertib, dan penuh ketenangan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Ramadhan Menteng Diperketat, Pos Pantau Kantor Pos Cikini Jadi Titik Pengawasan


Jakarta Pusat - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jajaran Polsek Metro Menteng terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli tersebut difokuskan pada pencegahan tawuran warga serta kerawanan malam hari yang kerap meningkat selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Jumat (13/3/2026)

Kegiatan patroli gabungan ini dilaksanakan di Pos Pantau Kantor Pos Cikini yang berada di Jalan Menteng Raya, Menteng, Jakarta Pusat. Pos pantau tersebut menjadi salah satu titik strategis pemantauan keamanan wilayah, khususnya pada malam hingga dini hari ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung.

Patroli dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Togaryanto yang melibatkan personel gabungan unsur Tiga Pilar, yakni kepolisian, TNI, serta pemerintah wilayah. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Satgas Gen Z Jaga Jakarta yang turut berperan aktif dalam membantu aparat memantau situasi keamanan di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli stasioner di sekitar Pos Pantau Kantor Pos Cikini serta patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan terjadi gangguan kamtibmas. Para personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para remaja yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat memicu konflik ataupun tawuran.

Kehadiran Satgas Gen Z Jaga Jakarta dalam kegiatan patroli ini dinilai sangat membantu aparat kepolisian dalam mengawasi potensi kerawanan wilayah. Para anggota satgas yang berasal dari kalangan generasi muda turut berperan aktif memberikan informasi kepada petugas apabila ditemukan indikasi pergerakan kelompok remaja yang berpotensi menimbulkan tawuran warga.

Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan dan generasi muda tersebut, diharapkan upaya pencegahan tawuran warga dapat dilakukan secara lebih efektif, khususnya selama bulan puasa hingga menjelang perayaan Idulfitri di wilayah Menteng dan sekitarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus meningkatkan patroli kewilayahan selama bulan Ramadhan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Ia juga mengapresiasi keterlibatan unsur Tiga Pilar serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa kegiatan patroli terpadu akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik rawan di wilayah Menteng. Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah wilayah, TNI, serta masyarakat termasuk Satgas Gen Z Jaga Jakarta menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi yang aman selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran.

Dengan intensitas patroli yang terus ditingkatkan serta dukungan berbagai unsur masyarakat, diharapkan wilayah Menteng dan sekitarnya tetap dalam kondisi aman, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idulfitri dengan rasa nyaman dan penuh ketenangan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Intensitas Tinggi Lakalantas dan Kemacetan di Jakarta Utara, A-JUM: Penyebabnya Ini

JAKARTA UTARA-Persoalan kemacetan parah serta kecelakaan yang diakibatkan oleh banyaknya truk kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok kembali memicu keprihatinan publik. Warga menilai kondisi lalu lintas di kawasan pelabuhan tersebut sudah berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan tindakan cepat dari pengelola pelabuhan maupun Pemprov DKI Jakarta.

Belum lama ini, seorang warga Jakarta Utara dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas truk kontainer di jalur distribusi menuju pelabuhan. Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan kendaraan logistik berukuran besar di kawasan tersebut.

Ironisnya, kecelakaan demi kecelakaan terus terjadi di tengah kondisi kemacetan yang hampir setiap hari melumpuhkan sejumlah ruas jalan utama menuju pelabuhan. Antrian panjang truk kontainer kerap memadati jalan-jalan di Jakarta Utara, memicu kemacetan parah serta meningkatkan resiko kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya, khususnya pengendara sepeda motor.

Masyarakat kini mendesak manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tidak bersikap cuek, duduk manis dan bungkam terhadap situasi yang sudah berlangsung bertahun-tahun itu.

Aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok memang terus meningkat seiring pertumbuhan perdagangan nasional. Namun di sisi lain, peningkatan jumlah truk kontainer yang keluar masuk pelabuhan tidak diimbangi dengan kesiapan infrastruktur jalan maupun sistem manajemen lalu lintas yang memadai. Hal itu dikatakan Anung Mhd, selaku Ketua Komite  Masyarakat Pengawas Kota Pelabuhan (KOMPASKOPEL) yang Juga Sebagai Koordinatoor Aliansi Jakarta Utara Mengugat (A-JUM) pada keterangan persnya di Jakarta, Kamis (13/3/2026). 

Situasi kemacetan itu lanjut Anung telah menjadi kronis serta berulang kalinya kecelakaan yang menelan korban jiwa di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Dia menilai tidak hanya sebagai persoalan lalu lintas biasa, tetapi juga berpotensi masuk dalam kategori kelalaian penyelenggara negara. Dalam perspektif hukum, kondisi ini dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum oleh Penguasa (Onrechtmatige Overheidsdaad) apabila pemerintah mengetahui adanya risiko bahaya bagi masyarakat namun tidak melakukan langkah pencegahan yang memadai.

"Dasar hukumnya merujuk pada Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang menyatakan bahwa setiap perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi orang lain mewajibkan pihak yang karena kesalahannya menimbulkan kerugian tersebut untuk mengganti kerugian. "Jelas Anung.

Dia juga menyebut dalam konteks ini, apabila pemerintah daerah maupun pihak pengelola kawasan mengetahui adanya kemacetan ekstrem dan risiko kecelakaan akibat arus truk kontainer tetapi tidak melakukan penataan sistem lalu lintas, penyediaan jalur khusus logistik, atau langkah mitigasi keselamatan lainnya, maka hal tersebut dapat dipandang sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi menimbulkan tanggung jawab hukum.

Selain itu, pentolan aktivis muda Jakarta Utara itu juga menyinggung soal kewajiban pemerintah untuk menjamin keselamatan lalu lintas yang sudah jelas dan ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan pemerintah dan pemerintah daerah memastikan terselenggaranya lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. 

"Apabila kewajiban itu tidak dijalankan secara optimal dan mengakibatkan korban jiwa di jalan, maka masyarakat memiliki dasar untuk menuntut pertanggungjawaban secara hukum. "Tegasnya.

Masyarakat di kawasan Jakarta Utara mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur. "Negara tidak boleh abai ketika keselamatan warganya terancam setiap hari di jalan-jalan sekitar kawasan pelabuhan. Jika tidak ada perbaikan serius, bukan tidak mungkin masyarakat akan menempuh langkah hukum sebagai bentuk tuntutan atas hak keselamatan di ruang publik. "Singgung Anung.

Selain itu, sejumlah pemerhati transportasi menilai persoalan itu tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah rutin. Tanpa penataan yang serius, kawasan pelabuhan berpotensi menjadi titik rawan kecelakaan yang terus memakan korban jiwa.

Warga menuntut adanya langkah nyata dan segera dari pihak terkait, antara lain pengaturan jadwal operasional truk kontainer, pembangunan kawasan penyangga logistik, peningkatan pengawasan keselamatan kendaraan berat, serta perbaikan infrastruktur jalan di kawasan pelabuhan.

“Pelabuhan adalah jantung logistik nasional. Tetapi jangan sampai aktivitas ekonomi yang besar justru mengorbankan keselamatan warga di sekitarnya,” ujar seorang tokoh masyarakat Jakarta Utara.

Direktur baru PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) serta Gubernur DKI Jakarta diharapkan segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk mengatasi persoalan kemacetan serta kecelakaan truk kontainer di kawasan pelabuhan.

"Jika tidak ada perubahan kebijakan dan penanganan serius dalam waktu dekat, masyarakat khawatir tragedi demi tragedi akan terus berulang di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, sementara warga yang tinggal di kawasan tersebut tetap menjadi pihak yang paling dirugikan. "Ulas seorang warga.

Sebagai referensi buruk, A-JUM mencatat kejadian macet horor selama 3 hari di bulan april tahun 2025 jangan sampai terulang kembali ini warning, lebih baik mencegah sebelum terulang kembali.[]

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Lanal Bintan Bagikan Paket Lebaran Secara Serentak

TNI AL, Bintan- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, M.P.M., didampingi Ketua Cabang 5 Kodaeral IV Ny. Agustin Wityuda, serta Kepala BRI KCP Tanjung Uban Muhammad Irfan, dan para Perwira Staf Lanal Bintan, melaksanakan pembagian paket sembako kepada seluruh Prajurit dan PNS di Lapangan Apel Mako Lanal Bintan, Jumat (13/03/2026). 

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia melalui video conference yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Mohammad Ali.

Pemberian paket lebaran ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan TNI AL terhadap kesejahteraan Prajurit dan Keluarga Besar TNI AL dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Dengan kerjasama dari beberapa mitra bank pemerintah seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia, TNI AL menyalurkan paket lebaran guna meringankan beban serta menambah kebahagiaan prajurit dalam merayakan hari kemenangan.

Dalam amanat Kasal yang dibacakan oleh Wakasal Laksdya TNI Erwin Aldedharma, menekankan bahwa Bulan Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki diri, dan kembali ke fitrah. Pemberian paket lebaran menjadi bagian dari semangat berbagi dan peduli yang tinggi di bulan penuh berkah ini.

Danlanal Bintan menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan prajurit dalam menjalani cuti mudik bersama TNI AL, serta merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman. Sinergi antara TNI AL dan instansi pemerintah ini mencerminkan solidaritas dan tanggung jawab sosial yang kuat.

Semoga program ini membawa manfaat luas bagi seluruh Keluarga Besar Lanal Bintan dan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT.

(Pen Lanal Bintan)

Perkuat Nasionalisme, Personel Lanal Bengkulu Ikuti Sosialisasi Cinta Rupiah

TNI AL, Bengkulu- Personel Pangkalan TNI Angkatan Laut Bengkulu mengikuti kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mata uang rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, Kamis (12/03/2026). 

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mako Lanal Bengkulu diikuti oleh Personel Lanal Bengkulu dan Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral II GJKRI dengan antusias. Melalui kegiatan ini para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mencintai, menggunakan, serta menjaga rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan dari Bank Indonesia menyampaikan materi mengenai konsep Cinta Rupiah, yaitu dengan merawat uang rupiah dengan baik melalui prinsip 5J (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi). Selain itu, peserta juga diberikan edukasi tentang Bangga Rupiah dengan menggunakan rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri. Tidak hanya itu, melalui konsep Paham Rupiah, peserta juga diajak untuk mengenali ciri keaslian uang rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) guna menghindari peredaran uang palsu di masyarakat.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Bengkulu Letkol Laut (P) Nurwahidin, S.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan personel mengenai pentingnya menjaga dan menggunakan rupiah dengan benar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia dalam mendukung edukasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Lanal Bengkulu dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, sehingga kesadaran masyarakat terhadap penggunaan dan perawatan rupiah semakin meningkat.

(Pen Lanal Bengkulu)

Tiga Pilar Menteng Gelar Penertiban Ramadhan, Sasar Miras, Parkir Liar Hingga PPKS


Jakarta Pusat — Dalam rangka menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan kondusif, jajaran Polsek Metro Menteng bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Menteng melaksanakan kegiatan penertiban terpadu dengan sasaran peredaran minuman keras (miras), parkir liar, tuna wisma, serta Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di wilayah Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Jumat (13/3/2026).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat No. 14, Menteng, Jakarta Pusat, yang dipimpin langsung oleh Camat Menteng, Ibu Nur Helmi Savitri. Apel tersebut diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan dan personel gabungan dari berbagai instansi terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Robby Danan Jaya, Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi, Aiptu Herlin, para lurah se-Kecamatan Menteng, jajaran Kasatpel Kecamatan Menteng, Babinsa, Satpol PP, Dishub, serta PPSU Kelurahan Menteng.

Dalam arahannya, Camat Menteng menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini merupakan bentuk komitmen pemerintah bersama aparat keamanan dalam menjaga ketertiban wilayah, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan wilayah Menteng tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Penertiban dilakukan sebagai respons atas keluhan warga serta untuk menjaga ketertiban ruang publik,” ujar Camat Menteng.

Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah titik di wilayah Menteng yang dinilai rawan pelanggaran. Sasaran penertiban meliputi peredaran minuman keras ilegal, parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas, keberadaan tuna wisma, serta PPKS yang kerap beraktivitas di ruang publik.

Kegiatan penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban serta menghormati suasana Ramadhan yang penuh ketenangan dan kekhusyukan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan apresiasi terhadap sinergitas jajaran tiga pilar dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama bulan suci.

“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kegiatan penertiban ini merupakan langkah preventif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya penertiban dan pengawasan wilayah selama bulan Ramadhan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli serta kegiatan preventif bersama tiga pilar untuk memastikan wilayah Menteng tetap aman dari potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran miras, parkir liar, dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum,” jelas Kapolsek.

Dengan adanya kegiatan penertiban terpadu ini, diharapkan wilayah Kecamatan Menteng tetap menjadi kawasan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh rasa aman dan nyaman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menyambut 1.000 Remaja Lulusan Pendidikan Brimob, Kapolda Metro Jaya Tekankan Disiplin, Profesionalisme, dan Perlindungan Masyarakat

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan arahan kepada 1.000 personel Bintara dan Tamtama Remaja Brimob yang telah menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026. Dalam apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026), Kapolda menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

Sebanyak 1000 personel tersebut terdiri dari 547 Bintara dan 453 Tamtama remaja yang selanjutnya akan menempati organik di Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Kehadiran personel baru ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional satuan dalam mendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar Brimob yang dikenal memiliki standar disiplin dan pembinaan yang ketat.

“Hari ini di hadapan saya berdiri generasi baru Korps Brimob Polri. Saya bangga atas perjuangan kalian menyelesaikan pendidikan yang tidak ringan. Namun saya tegaskan, selesainya pendidikan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Irjen Pol. Asep Edi Suheri.

Selanjutnya Kapolda juga menegaskan bahwa setiap personel Brimob harus menjunjung tinggi loyalitas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Menurutnya, personel Brimob harus mampu hadir sebagai polisi yang tegas namun tetap humanis di tengah masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh personel, jangan sakiti hati masyarakat. Gunakan kewenangan dan kekuatan yang kalian miliki untuk melindungi, memberikan rasa aman, serta mengabdi kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” pungkasnya.

Momentum apel dan arahan ini menjadi bagian dari pembinaan awal bagi para personel Remaja Brimob Tahun 2026 agar siap mengemban amanah tugas negara. Dengan bekal pendidikan dasar yang telah dijalani, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memperkuat kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.