View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 27 Agustus 2026

Jaga Jakarta On The Spot Kapolsek Bekasi Barat Sampaikan Pesan Kamtibmas Usai Sholat Jumat di Masjid An Nur


Kota Bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama Waka Polsek, Kasi Humas, dan Bhabinkamtibmas Kranji melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dengan melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Masjid An Nur Kramat Kranji, Jalan Sultan Agung No. 09, RT 02/RW 015, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Sebelum pelaksanaan Sholat Jumat, Kapolsek Bekasi Barat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jemaah dan masyarakat yang hadir.

Dalam imbauannya, AKP Dr. H. Wahyudi mengajak seluruh jemaah agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, khususnya berita-berita hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan serta mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh maupun mengikuti ajakan untuk melakukan aksi unjuk rasa ke Jakarta apabila tidak memiliki kepentingan yang jelas, serta mengedepankan cara-cara yang aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam menyampaikan aspirasi.

Selain itu, masyarakat juga diminta bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi potensi terjadinya aksi tawuran yang melibatkan anak-anak muda. Peran orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat dinilai penting dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada generasi muda.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan mudah percaya dan terprovokasi berita hoaks, serta mari kita cegah bersama aksi tawuran anak-anak muda agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Kapolsek.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan mendapat respons positif dari para jemaah. Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang baik dalam menjaga Kamtibmas.

Di akhir kegiatan, AKP Dr. H. Wahyudi juga menyampaikan salam perpisahan kepada para jemaah dan masyarakat. Kapolsek berpamitan karena akan melaksanakan tugas baru sebagai Kapolsek Pondokgede, Kota Bekasi.

Dengan penuh kerendahan hati, Kapolsek memohon doa dan restu kepada para jemaah serta masyarakat agar dapat menjalankan amanah dan tugas di tempat yang baru dengan baik.

“Saya mohon doa dan restu dari seluruh jemaah dan masyarakat. Semoga saya dapat menjalankan amanah dan tugas di tempat yang baru dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.

Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas

MAGELANG, JAWA TENGAH - Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi Kompolnas Awards 2026 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026). 

Visitasi dilakukan di Polsek Mertoyudan Polresta Magelang dan Polsek Nogosari Polres Boyolali untuk melihat secara langsung inovasi serta dampak pelayanan yang dilakukan personel Polri di tengah masyarakat.

Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. mengatakan, visitasi menjadi bagian penting dalam melihat secara langsung implementasi inovasi yang dilakukan anggota Polri, khususnya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

“Melalui visitasi ini kami ingin melihat secara langsung bagaimana inovasi yang dilakukan anggota Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Yang kami lihat bukan hanya gagasannya, tetapi juga konsistensi pelaksanaan dan dampaknya terhadap lingkungan serta hubungan antara polisi dengan masyarakat,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Di Polsek Mertoyudan Polresta Magelang, tim visitasi melihat inovasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Mertoyudan, Aiptu Dilia Eka Sari, S.H., yang masuk nominasi perseorangan kategori Planet. 

Inovasi tersebut berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah organik kemudian diolah menjadi pupuk kompos padat dan pupuk organik cair yang dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan. 

Limbah organik lainnya juga dimanfaatkan sebagai pakan magot BSF serta silase pakan ternak.

Sementara itu, sampah anorganik seperti logam dan plastik dipilah, ditimbang dan dicatat sebelum dijual sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Barang-barang bekas juga dimanfaatkan secara kreatif untuk membuat lahan pertanian dan taman.

Inovasi tersebut memberikan manfaat di berbagai sektor, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya peluang usaha mandiri, pengurangan timbunan sampah, hingga terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat. 

Program tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat terbiasa memilah sampah dari rumah.

Konsistensi Aiptu Dilia dalam menjalankan inovasi tersebut juga membuahkan sejumlah prestasi, antara lain Juara 1 Bhabinkamtibmas Teladan Polda Jateng 2026, Juara 1 Penggerak Ketahanan Polresta Magelang 2025, serta Juara 3 Pekarangan Pangan Bergizi Polresta Magelang 2025.

Dalam visitasi tersebut, tim Kompolnas juga melihat berbagai tantangan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Magelang, yang berada pada jalur utama Semarang-Yogyakarta dan Semarang-Purwokerto. 

Tantangan tersebut antara lain kejahatan konvensional, narkoba, kecelakaan lalu lintas, potensi bencana alam, aktivitas tambang pasir ilegal, serta potensi berkembangnya paham radikal dan terorisme.

Berdasarkan data semester I 2026, tiga jenis kejahatan tertinggi di wilayah tersebut yakni kasus narkoba sebanyak 40 kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) 28 kasus, dan penganiayaan berat (anirat) sebanyak 15 kasus.

Selanjutnya, tim Kompolnas melanjutkan visitasi ke Polsek Nogosari Polres Boyolali untuk melihat inovasi Brigadir Agus Kurniawan yang masuk nominasi perseorangan kategori Partnership melalui program KOPI CURHAT PAKBHABIN.

Program tersebut digagas sejak 2021 sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat. Melalui kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat, warga diajak berbincang secara santai sambil menikmati kopi yang disediakan secara gratis oleh Bhabinkamtibmas.

Konsep tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda, petani, organisasi masyarakat hingga komunitas. Dalam suasana yang lebih informal, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan keluhan maupun persoalan yang dihadapi, baik terkait masalah keluarga, keuangan, kenakalan remaja, penipuan maupun persoalan kamtibmas.

Program KOPI CURHAT PAKBHABIN juga telah menjadi sarana problem solving terhadap sejumlah persoalan masyarakat, di antaranya permasalahan antara guru dan murid, persoalan warisan, konflik antara ormas PSHT dengan warga, hingga persoalan kekerasan dalam rumah tangga.

Menariknya, program tersebut dijalankan secara mandiri dengan memanfaatkan media sosial. Kegiatan yang dilakukan secara rutin didokumentasikan dan dipublikasikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube hingga memiliki pengikut hingga jutaan pengikut. Pendapatan dari monetisasi konten kemudian dimanfaatkan untuk mendukung produksi konten berikutnya sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Inovasi Brigadir Agus Kurniawan tersebut juga telah memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain dari Kapolda Jawa Tengah pada 2023 dan 2024, Polda Jawa Tengah pada 2024, Kapolres Boyolali, serta anggota DPR RI pada 2021.

Dr. Yusuf menambahkan, inovasi yang dilakukan para nominator menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana polisi mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Polisi harus hadir di tengah masyarakat, mendengar apa yang menjadi persoalan mereka dan kemudian bersama-sama mencari jalan keluarnya. Inovasi seperti pengelolaan lingkungan dan ruang komunikasi melalui kopi curhat menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian bisa dilakukan dengan cara yang dekat, humanis, dan memberikan manfaat langsung,” jelasnya.

Kegiatan visitasi menjadi bagian dari proses penilaian Kompolnas Awards 2026 untuk melihat secara langsung inovasi, konsistensi, kolaborasi, serta manfaat yang dihasilkan oleh personel maupun satuan kewilayahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur


Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.

Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi  Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak.

Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum.

“Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi

Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak.

“Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi 

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

“Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya.

Pengamanan Demo Pati Humanis, Polda Metro Diminta Tindak Tegas Pelaku Kericuhan

JAKARTA - Aksi demonstrasi masyarakat Pati pada Kamis (27/8) secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski demikian, sempat terjadi ketegangan hingga kericuhan pada malam hari yang diwarnai aksi pembakaran sepeda motor dan pos polisi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Peristiwa tersebut diduga melibatkan pihak lain yang memanfaatkan momentum penyampaian aspirasi masyarakat Pati untuk menciptakan kerusuhan di Jakarta. Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai langkah pelayanan yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama instansi terkait sejak siang hingga malam tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

Menurutnya, sikap humanis serta kesabaran aparat dalam menghadapi situasi tersebut patut mendapatkan apresiasi.

"Kita memuji strategi pengamanan Polda Metro Jaya yang tetap humanis walau ada saja yang mencoba mengganggu keamanan dengan kericuhan yang terjadi malam hari di Pejompongsn,” katanya, Jumat (28/8/2026).

Direktur Eksekutif Lemkapi tersebut menilai terdapat kelompok yang bukan bagian dari masyarakat Pati dan diduga berupaya memanfaatkan aksi untuk mengganggu situasi keamanan dengan tujuan membuat Jakarta menjadi rusuh. Di tengah berlangsungnya aksi, masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi kepada DPR dengan tertib.

“Kita melihat secara umum situasi keamanan dalam pengamanan demo berjalan kondusif. Masyarakat bisa menyampaiksn aspirasi dengan baik dan tujuan masyarakat tercapai. Polda Metro Jaya dalam pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

Mengenai adanya puluhan orang yang diamankan karena diduga berpotensi melakukan kericuhan, Edi meminta aparat penegak hukum mengambil langkah tegas apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum. Ia menegaskan, setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Prajurit Yonif 320 Kostrad sabet Podium Ajang Lari 5 K


Tanggerang - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Yonif 320/Badak Putih di bidang olahraga. Dalam satu hari, tiga prajurit berhasil meraih podium pada dua ajang lomba lari 5K yang berlangsung di Tangerang dan Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Pada ajang Xavion Run Tangerang 5K Umum, yang diikuti sekitar 1.400 peserta, Praka Faisal tampil impresif dengan berhasil meraih Juara 1 setelah mencatatkan waktu 16 menit 05 detik.

Sementara itu, rekan satuannya, Praka Tio, juga menunjukkan performa terbaiknya dengan menempati Juara 3 melalui catatan waktu 16 menit 25 detik.

Prestasi serupa kembali ditorehkan pada ajang Brook Farm Run 5K Umum yang digelar di Jakarta dan diikuti sekitar 3.000 peserta. Pratu Miktam berhasil mengamankan Juara 2 dengan catatan waktu impresif 15 menit 51 detik.

Pencapaian ketiga prajurit tersebut menjadi bukti nyata dari hasil latihan yang disiplin, ketekunan, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan. 

Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa pembinaan fisik dan kemampuan olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk prajurit yang tangguh dan berprestasi.

Keberhasilan Praka Faisal, Praka Tio, dan Pratu Miktam tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga turut mengharumkan nama Yonif 320/Badak Putih di tingkat daerah.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Yonif 320/Badak Putih untuk terus mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki, baik dalam pelaksanaan tugas pokok maupun melalui berbagai bidang olahraga.

Dengan semangat disiplin, pantang menyerah, dan berprestasi, para prajurit Yonif 320/Badak Putih diharapkan mampu terus mengukir prestasi dan membawa nama satuan semakin dikenal, baik di tingkat daerah maupun nasional.


Pererat Toleransi, Satgas Yonarmed 13/Nanggala Salurkan Alkitab dan Buku Doa ke Gereja di perbatasan

SINTANG — Wujud kepedulian terhadap kehidupan keagamaan masyarakat perbatasan terus ditunjukkan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad. Melalui Pos Enteli, prajurit menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa Alkitab dan buku doa kepada Gereja Persekutuan Sidang Kristus Nafiri Kasih Sungai Enteli, Desa Neraci Jaya, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Penyerahan bantuan dilakukan setelah personel Pos Enteli mengikuti ibadah bersama dan diserahkan kepada pendeta serta pengurus gereja dengan disaksikan para jemaat.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia 
Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian prajurit terhadap kehidupan keagamaan masyarakat sekaligus bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat, meningkatkan semangat beribadah jemaat, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari pendeta, pengurus, dan jemaat Gereja Persekutuan Sidang Kristus Nafiri Kasih. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh kekeluargaan sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta membangun keharmonisan bersama masyarakat di wilayah perbatasan.

Yonif 330/Tri Dharma Peringati Maulid Nabi 1448 H,Perkuat Iman Dan Keteladanan Prajurit

NAGREG — Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, Yonif 330/Tri Dharma menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Washilatul Hikmah Yonif 330/Tri Dharma, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti prajurit Yonif 330/Tri Dharma bersama Persit dan keluarga. Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, tausiah, serta doa bersama.

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menanamkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membentuk prajurit yang beriman, amanah, disiplin, dan bertanggung jawab.

Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar Yonif 330/Tri Dharma.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berlangsung aman, tertib, serta penuh khidmat sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.