View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 03 Oktober 2026

Apel Patroli Tiga Pilar Bersama Jaga Malam di Menteng

Jakarta Pusat – Upaya menjaga keamanan wilayah Menteng, Jakarta Pusat, dilakukan dengan melibatkan unsur yang lebih luas. Polisi bersama Satpol PP dan perwakilan Gen Z turun dalam patroli cipta kondisi untuk memantau sejumlah kawasan yang dinilai perlu mendapat perhatian pada malam hari.

Kegiatan diawali apel di halaman Polsek Metro Menteng, Jalan Sutan Syahrir No. 1, Sabtu (3/10/2026) Apel dipimpin Padal Kompol Iwan Gunawan, didampingi Wapadal Aiptu Dimas Heny Trinugroho.

Sebanyak 18 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Rinciannya terdiri dari 15 personel Polsek Metro Menteng, dua personel Satpol PP Kecamatan Menteng serta satu perwakilan Gen Z, Panji Siregar.

Keterlibatan lintas unsur tersebut diarahkan untuk membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan. Patroli juga menjadi sarana untuk memantau situasi di sejumlah lokasi yang memiliki potensi gangguan, terutama kawasan Kali Pasir, Tambak Ujung dan Tenggulun.

Dalam arahannya, Kompol Iwan meminta seluruh personel menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama berada di lapangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, menjaga keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk masyarakat dan generasi muda.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan, patroli cipta kondisi dilakukan sebagai langkah pencegahan agar potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan.

“Kami mengajak seluruh unsur untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” katanya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polsek Metro Menteng Pantau Pelantikan DPD GMNI DKI di Gedung Joang 45, Acara Berlangsung Tertib

Jakarta Pusat – Kepolisian melakukan pemantauan terhadap kegiatan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta periode 2026–2028 yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya No. 31, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi publik dan diikuti sekitar 50 peserta. Agenda mengangkat tema “Membuka Gerbang Jakarta Kota Global, Kota yang Inklusif dan Toleran.”

Pemantauan dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian berkoordinasi dengan petugas pengamanan internal gedung selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak tujuh personel diperbantukan dalam pengamanan, terdiri dari dua personel Polsek Metro Menteng dan lima personel Pamdal yang dipimpin De Niao Umboh.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini Aiptu Tafsipul S., yang juga bertugas sebagai Piket Binmas, turut melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pemantauan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman.

“Setiap kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah hukum kami menjadi perhatian kepolisian. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan, koordinasi dengan pihak penyelenggara dan pengamanan internal terus dilakukan selama kegiatan berlangsung.

“Personel kami melakukan pemantauan secara proporsional dan mengedepankan komunikasi dengan panitia maupun petugas pengamanan gedung. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan kondusif,” katanya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jukir Raden Saleh Dilibatkan Dalam Deteksi Dini Gangguan Keamanan


Jakarta Pusat – Juru parkir yang sehari-hari berada di ruang publik diajak kepolisian ikut berperan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan. Mereka dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan aktivitas warga dan kendaraan yang keluar-masuk kawasan.

Pesan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas melalui Piket Binmas Polsek Metro Menteng Aiptu Tafsipul S. saat menggelar Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia bersama juru parkir di Jalan Raden Saleh, RT 003/RW 03, Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri anggota Pokdarkamtibmas Cikini Fahmi dan juru parkir Alek. Pertemuan dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai kondisi keamanan di sekitar lokasi.

Polisi mengingatkan juru parkir agar ikut memperhatikan kendaraan yang ditinggalkan masyarakat. Warga juga dianjurkan memilih lokasi parkir yang aman serta menggunakan kunci tambahan sebagai langkah sederhana mencegah pencurian kendaraan bermotor.

Selain persoalan parkir, kepolisian menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan curanmor.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, informasi dari masyarakat yang berada langsung di lapangan dapat membantu kepolisian melakukan deteksi dini.

“Keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat yang melihat atau mengetahui kondisi di sekitarnya dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan menyampaikan informasi secara cepat,” ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan, kegiatan Jaga Jakarta merupakan ruang komunikasi untuk membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Juru parkir juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan sekitar. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan apabila menemukan hal yang mencurigakan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengingatkan warga mengenai kewajiban tamu melapor 1x24 jam kepada pengurus RT dan RW sebagai bagian dari tertib lingkungan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Security di Jalan Lombok Diminta Peka pada Pergerakan di Lingkungan Sekitar


Jakarta Pusat – Peran petugas keamanan tidak hanya menjaga pintu masuk sebuah lingkungan. Di kawasan Jalan Lombok, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, satpam diajak lebih peka terhadap aktivitas di sekitar untuk membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak awal.

Pesan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia Aiptu Kamidi saat melakukan sambang wilayah dan berdialog dengan petugas keamanan, Sabtu (3/10/2026) pagi.

Dalam pertemuan itu, polisi mengajak satpam ikut memperhatikan kondisi lingkungan, termasuk keberadaan kendaraan roda dua yang diparkir di pinggir jalan serta aktivitas orang yang berada di sekitar kawasan.

Kewaspadaan juga ditekankan kepada warga yang menggunakan telepon seluler di ruang publik. Polisi mengingatkan agar aktivitas menggunakan ponsel tidak membuat seseorang kehilangan perhatian terhadap kondisi di sekitarnya sehingga membuka peluang terjadinya kejahatan jalanan atau penjambretan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, petugas keamanan yang berada langsung di tengah lingkungan memiliki posisi penting dalam mendukung deteksi dini.

“Kepekaan terhadap kondisi sekitar dan kecepatan menyampaikan informasi menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan keamanan. Kami mengajak seluruh unsur masyarakat ikut menjaga lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan, komunikasi antara Bhabinkamtibmas dan petugas keamanan perlu terus dijaga agar setiap perkembangan situasi dapat diketahui lebih cepat.

“Satpam dan masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan apabila melihat aktivitas yang mencurigakan. Informasi awal dari lapangan sangat membantu dalam upaya pencegahan,” katanya.

Polisi juga mengingatkan pemilik kendaraan roda dua agar tidak lengah ketika meninggalkan kendaraan di pinggir jalan. Penggunaan kunci tambahan dianjurkan sebagai langkah pengamanan untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kapolsek Menteng Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Tegaskan Semangat Jaga Jakarta dengan Pendekatan Humanis


JAKARTA PUSAT – Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, SIK, MH, memimpin apel Sabuk Kamtibmas sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek di Mako Polsek Menteng Jakarta Pusat. 
Sabtu (03/10/26).

Apel tersebut menjadi momentum untuk menyatukan komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, personel juga diarahkan untuk mengedepankan komunikasi yang santun, humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas.

Dalam arahannya, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman.

“Kami ingin memastikan personel selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman, sekaligus menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat membutuhkan pelayanan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Menurutnya, semangat Jaga Jakarta harus diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan."

Personel diminta meningkatkan patroli, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta segera merespons setiap laporan maupun informasi yang berkaitan dengan kamtibmas.

“Semangat Jaga Jakarta harus kita implementasikan bersama. Kita tingkatkan patroli dan kewaspadaan, tetapi tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa dilindungi dan dilayani,” katanya.

Kapolsek Menteng juga mengingatkan seluruh anggota agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. 

Sikap ramah, senyum, komunikasi yang baik serta kesigapan dalam memberikan pelayanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Layani masyarakat dengan hati. Kedepankan sikap ramah, humanis dan profesional. Setiap anggota harus mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat sesuai dengan tugas serta kewenangannya,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan partisipasi aktif masyarakat serta sinergi antara kepolisian dan seluruh komponen yang ada.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Mari kita bersama-sama menjaga Jakarta, menjaga lingkungan dan saling peduli. Apabila ada potensi gangguan kamtibmas, segera komunikasikan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Apel Sabuk Kamtibmas tersebut menjadi salah satu bentuk kesiapan jajaran Polsek Menteng dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan mengedepankan profesionalisme, sinergitas dan pelayanan humanis, kehadiran kepolisian diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jaga Jakarta, jaga Menteng, bersama ciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.

Jaga Jakarta On The Spot : Sinergi TNI-Polri dan Warga Patroli Jaga Kamtibmas di Jatimelati

BEKASI – Unit Binmas Polsek Pondok Gede menggelar program "Jaga Jakarta On The Spot" untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan, aksi 3C, dan tawuran. Patroli kewilayahan ini dilaksanakan pada Jumat malam, 2 Oktober 2026, mulai pukul 21.00 WIB.

Patroli gabungan ini menyisir area rawan di Jl. Arteri Jorr RT 005/002 Kel.Jatimelati Kec.Pondok Melati Kota Bekasi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimelati Bripka Antok Setiawan bersama Babinsa TNI AD Serma Soehanto, dengan melibatkan warga setempat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimelati, Bripka Antok Setiawan, menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan pada malam akhir pekan.

"Melalui program Jaga Jakarta On The Spot ini, TNI-Polri bersama warga bersinergi melakukan patroli wilayah. Fokus utama kami adalah mencegah kejahatan jalanan, 3C, serta tawuran remaja. Kami juga mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anaknya sudah di rumah saat malam hari agar terhindar dari hal-hal negatif," ujar Bripka Antok 

Berkat patroli dialogis dan kesiapsiagaan bersama, situasi di wilayah Jatimelati sepanjang malam tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

JAKARTA – Polri melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti pelaksanaan Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas 7 Pati berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 2 Pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Pada tingkat Mabes Polri, terdapat sejumlah pergantian jabatan PJU, antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Selain itu, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.

Johnny mengatakan Kapolri berharap seluruh personel yang menerima amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.