View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 10 Maret 2026

Polsek Metro Menteng Siagakan 40 Personel, Antisipasi Unras di Kantor Badan Gizi Nasional

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng menggelar apel pasukan pelayanan dalam rangka mengantisipasi potensi unjuk rasa (unras) di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan perkantoran pemerintahan yang menjadi salah satu titik strategis di wilayah Jakarta Pusat. Selasa (10/3/2026).

Apel pasukan pelayanan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Metro Menteng, AKP Irawan Junaedi. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Metro Menteng mendapat perkuatan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Menteng dengan total kekuatan sebanyak 40 personel yang disiagakan untuk melaksanakan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam arahannya kepada seluruh personel, AKP Irawan Junaedi menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas pengamanan di lapangan. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi yang baik kepada masyarakat, khususnya kepada peserta aksi apabila kegiatan unjuk rasa benar-benar terjadi.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan sikap humanis. Kehadiran kita di lapangan bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Irawan Junaedi saat memberikan arahan kepada personel.

Personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar Kantor Badan Gizi Nasional, termasuk pada jalur akses utama Jalan Kebon Sirih. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan serta memastikan aktivitas masyarakat dan pegawai perkantoran tetap berjalan lancar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk mengawal setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi di muka umum, dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami memastikan bahwa seluruh kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Polri hadir untuk memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan yang terukur serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika situasi di lapangan.

“Sebanyak 40 personel gabungan kami siagakan untuk melaksanakan pengamanan dan pelayanan di sekitar Kantor Badan Gizi Nasional. Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga ketertiban sehingga situasi kamtibmas di wilayah Menteng tetap kondusif,” ungkap AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan kesiapan personel serta sinergi antara Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Menteng, diharapkan situasi keamanan di kawasan Jalan Kebon Sirih dan sekitarnya tetap terjaga. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas di wilayah Menteng dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan kamtibmas.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sambang Dinihari Bhabinkamtibmas Pegangsaan dan Satgas Gen Z Perkuat Satkamling Cegah Tawuran

Jakarta Pusat – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran kepolisian hingga waktu dini hari. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan, Aipda H.M. Adhy M.N., melaksanakan kegiatan sambang dinihari ke Pos Satkamling RW 06 Pegangsaan yang berlokasi di Jalan Tambak Ujung, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, bersama Satgas Gen Z Jaga Jakarta. Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Dalam sambang tersebut, Aipda H.M. Adhy M.N. bersama anggota Satgas Gen Z Jaga Jakarta menyapa warga yang sedang melaksanakan ronda malam serta berdialog santai mengenai situasi keamanan lingkungan.

Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya kerawanan tawuran remaja yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Warga juga diajak untuk terus mengaktifkan kegiatan siskamling sebagai langkah pencegahan dini terhadap tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban lainnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Apabila melihat adanya potensi gangguan kamtibmas, seperti kumpulan remaja yang berpotensi menimbulkan tawuran, segera lakukan langkah pencegahan dan laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Aipda H.M. Adhy M.N.

Selain itu, kehadiran Satgas Gen Z Jaga Jakarta dalam kegiatan sambang tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara kepolisian dan generasi muda dalam menjaga keamanan wilayah. Peran aktif para pemuda dinilai sangat penting untuk membantu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan sambang dan patroli yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan langkah preventif yang terus ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

“Kami menekankan kepada seluruh personel agar selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Sinergi antara Polri, masyarakat, dan unsur pemuda seperti Satgas Gen Z Jaga Jakarta menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu juga menyampaikan apresiasi kepada warga dan Satgas Gen Z yang aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam dan satkamling.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan generasi muda dalam menjaga kamtibmas. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kami optimistis wilayah Menteng akan terus terjaga dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Melalui kegiatan sambang dinihari di Pos Satkamling RW 06 Pegangsaan ini, diharapkan tercipta situasi lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, serta semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga keamanan wilayah Menteng, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-26 Ombudsman Republik Indonesia

Serang – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-26 Ombudsman Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Maret, Polda Banten menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Peringatan Hari Jadi Ombudsman RI merupakan momentum penting bagi seluruh instansi pemerintah, termasuk Polri, untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Ombudsman RI menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai instansi pemerintah. “Selamat Hari Jadi ke-26 Ombudsman Republik Indonesia. Semoga Ombudsman RI semakin profesional dan terus berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik sehingga mampu mendorong terwujudnya pelayanan yang semakin berkualitas, transparan, dan berintegritas,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda Banten menambahkan bahwa Polda Banten akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi pelayanan, penguatan pengawasan internal, serta peningkatan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas.

“Polda Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara cepat, transparan, dan humanis. Kami juga terbuka terhadap masukan, kritik, maupun pengawasan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik,” tambahnya.

Melalui momentum peringatan Hari Jadi ke-26 Ombudsman Republik Indonesia ini, Polda Banten berharap sinergitas antar lembaga dalam pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dapat terus diperkuat demi terwujudnya pelayanan yang prima kepada masyarakat. (Bidhumas).

Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Dukung Upaya Perdamaian Presiden

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri silaturahmi dan safari Ramadhan bareng KSPSI di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak elemen buruh untuk bersatu padu menghadapi dinamika situasi global. 

"Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan kita juga bersatu menghadapi situasi kondisi global," kata Sigit kepada wartawan, Selasa (10/3/2026). 

Dinamika global yang terjadi belakangan ini berpotensi melahirkan dampak ke dalam negeri. Sebab itu, Sigit menegaskan, buruh dan seluruh elemen masyarakat harus menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, guna melewati segala bentuk tantangan. 

"Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada," ujar Sigit. 

Sigit mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya kuat untuk mendorong terjadinya perdamaian dunia. Karenanya, Sigit menekankan, perlu adanya semangat bersama untuk mendukung hal tersebut. 

"Sehingga kemudian upaya-upaya yang dilakukan pemerintah saat ini untuk bisa melakukan berbagai macam upaya untuk melaksanakan diplomasi perdamaian, upaya untuk menjaga agar ekonomi kita tetap terjaga," ucap Sigit. 

Di sisi lain, kata Sigit, Pemerintah juga terus mendorong agar Indonesia bisa mewujudkan swasembada pangan dan energi. Dan, menurut Sigit, kemandirian bangsa ini bisa terwujud dengan semua bersatu padu. 

"Ini terus digelorakan sehingga kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan. butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa," papar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit meyakini bahwa, dengan nilai persatuan dan kesatuan, Indonesia akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang terjadi di dalam negeri. 

"Kita pernah menghadapi situasi sulit. Beberapa tahun yang lalu, kita menghadapi situasi Covid. Indonesia sempat terpuruk, kondisi ekonominya kita pernah minus. Namun dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali," tutup Sigit.

Kapolri di Hadapan Buruh: Satukan Tekad dan Barisan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045!

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu dan kompak menghadapi situasi global yang terjadi. Menurutnya, dengan persatuan dan kesatuan, bangsa Indonesia dapat menghadapi segala ancaman demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan Kapolri dalam acara silaturahmi dan safari ramadhan dengan KSPSI di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).

Sigit mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan bersatu menghadapi situasi kondisi global dimana harganya minyak dunia terus meningkat.

"Tentunya kondisi global implikasinya akan berdampak kepada situasi ekonomi di dalam negeri. Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada," kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri menyampaikan pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan diplomasi perdamaian. Hal ini guna menjaga ekonomi global dan Indonesia tetap terjaga.

Selain itu, kata Sigit, pemerintah juga terus mendorong swasembada baik pangan dan energi agar Indonesia mampu mandiri dan tak tergantung dengan negara lain.

"Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan. butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa," ucapnya.

Sigit menuturkan, bangsa Indonesia pernah menghadapi situasi sulit dimana beberapa tahun lalu menghadapi pandemi Covid-19. Saat itu, ekonomi Indonesia mengalami minus.

Namun, lanjutnya, dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali. 

"Oleh karena itu, saya meyakini saat kita bersama-sama solid semuanya, maka kondisi apapun, ancaman apapun kita akan bisa menghadapi dan tentunya berbagai macam program dalam rangka mempersiapkan kita untuk bisa mandiri harus terus kita dorong, kita lakukan," ujarnya.

Selain itu, Sigit mengatakan dengan kekompakan, iklim investasi yang saat ini terus diupayakan pemerintah untuk masuk berjalan kondusif. Sejalan dengan upaya menarik investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga terus dilakukan agar bisa bersaing dengan negara-negara lain.

"Ini tentunya yang harus terus kita lakukan. Oleh karena itu mari kita bersama-sama satu tekad, satu langkah, satu barisan untuk menjaga agar Indonesia ini akan menjadi lebih baik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.

APJII Dorong Stabilitas Jaringan Internet Di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026



Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya menjaga stabilitas jaringan internet nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun 2026. Mengingat proyeksi lonjakan trafik internet yang diperkirakan meningkat hingga 20%–30%, APJII bersama para anggotanya yang terdiri dari sekitar 1.400 penyelenggara jasa internet (ISP) di seluruh Indonesia menegaskan kesiapan untuk mengoptimalkan kapasitas jaringan serta memperkuat koordinasi antar penyelenggara layanan internet guna memastikan konektivitas tetap stabil selama periode peningkatan aktivitas digital masyarakat.

Dalam menghadapi adanya lonjakan trafik tersebut, APJII juga mendorong penguatan sinergi antara penyelenggara jasa internet, operator telekomunikasi, serta Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kolaborasi tersebut dipandang penting untuk memastikan pengelolaan trafik internet berjalan optimal, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan layanan yang dapat terjadi selama meningkatnya penggunaan layanan digital oleh masyarakat pada momentum Ramadan dan Idulfitri.

Disamping memastikan kesiapan infrastruktur jaringan, APJII juga menaruh perhatian terhadap aspek keamanan ruang digital, khususnya dalam mengantisipasi potensi peningkatan kejahatan siber seperti penipuan digital yang kerap meningkat pada periode Ramadan dan Lebaran. Oleh karena itu, APJII mendorong para anggota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan jaringan serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga keamanan ekosistem digital nasional.

Melalui jaringan anggota yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, APJII berkomitmen untuk terus mendorong langkah-langkah strategis seperti pemantauan trafik secara berkala, peningkatan kapasitas jaringan, serta penguatan koordinasi teknis antar penyelenggara layanan internet. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan internet yang cepat, stabil, dan andal selama menjalankan aktivitas komunikasi, transaksi digital, maupun layanan daring lainnya di bulan Ramadan dan Idulfitri.

Dengan komitmen tersebut, APJII menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem internet nasional yang tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan konektivitas, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ruang digital Indonesia. Sinergi antara APJII, Pemerintah, operator telekomunikasi, serta para pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu menciptakan ekosistem internet yang lebih tangguh, aman, dan mendukung kelancaran aktivitas digital masyarakat selama momentum Ramadan dan Lebaran tahun 2026.

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat Tebing Pelatnas

Jakarta, 10 Maret 2026 – Bareskrim Polri tengah mendalami laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang mantan kepala pelatih (head coach) atlet panjat tebing Pelatnas terhadap sejumlah atlet putri. Kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 3 Maret 2026.

Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pelatih terhadap atlet binaannya.

“Pada hari ini kami menyampaikan perkembangan kasus tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana laporan polisi Nomor LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 3 Maret 2026, dengan modus diduga menyalahgunakan kewenangan serta memanfaatkan kerentanan atau keadaan atlet putri untuk melakukan perbuatan cabul hingga persetubuhan,” ujar Brigjen Pol Nurul Azizah.

Ia menjelaskan, peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi sejak tahun 2021 hingga 2025, terutama di Asrama Atlet Bekasi yang berlokasi di Jalan Harapan Indah Boulevard No.10–12, Medan Satria, Bekasi Utara, serta di beberapa negara saat atlet mengikuti pertandingan internasional.

Laporan tersebut diajukan oleh pelapor berinisial SD selaku penerima kuasa dari para korban yang merupakan atlet putri panjat tebing Pelatnas. Sementara itu, pihak terlapor berinisial HB diketahui merupakan Head Coach atau Kepala Pelatih atlet panjat tebing Pelatnas yang saat ini telah diberhentikan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Brigjen Pol Nurul Azizah menjelaskan bahwa penyidik Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan awal.

“Pada tanggal 6 Maret 2026 penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor SD dan salah satu atlet berinisial PJ. Selain itu, penyidik juga telah mendampingi korban untuk menjalani visum et repertum di RS Polri Kramat Jati,” jelasnya.

Selanjutnya pada 9 Maret 2026, penyidik kembali melakukan klarifikasi terhadap empat atlet lainnya yang berinisial RS, PL, KA, NA, dan AV. Terhadap para atlet tersebut juga telah dibuatkan surat permintaan visum et repertum serta visum psikiatrikum di RS Polri Kramat Jati.

Menurut Nurul Azizah, pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tidak dilakukan karena para korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dalam perkara ini penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti awal, di antaranya laporan awal dugaan pelecehan seksual dari Federasi Panjat Tebing Indonesia tertanggal 14 Februari 2026, keputusan Pengurus Pusat FPTI tentang pemusatan latihan nasional tahun 2025, serta dokumen identitas dan percakapan WhatsApp antara atlet putri dengan terlapor.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, penyidik menduga terlapor melakukan aksinya dengan memanfaatkan posisinya sebagai kepala pelatih untuk mendekati para atlet.

“Modus operandi yang diduga dilakukan adalah menyalahgunakan kewenangan sebagai Head Coach pelatnas dengan memanfaatkan kerentanan atlet putri, kemudian melakukan perbuatan cabul seperti memeluk, mencium, meraba hingga melakukan masturbasi dan persetubuhan,” ungkapnya.

Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan melaksanakan visum terhadap para korban, pemeriksaan psikiatrikum, pengecekan tempat kejadian perkara, serta klarifikasi terhadap para saksi dan terlapor.

“Penyidik juga akan mengumpulkan alat bukti lainnya guna membuat terang peristiwa yang dilaporkan,” tambahnya.

Dalam kasus ini, terlapor disangkakan melanggar Pasal 6 huruf B dan C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual juncto Pasal 15 UU yang sama.

Ancaman pidana dalam pasal tersebut adalah pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp300 juta. Hukuman tersebut dapat diperberat hingga sepertiga apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup pendidikan atau dilakukan lebih dari satu kali.