View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 29 Agustus 2026

Kapolri: Garda Satya NKRI Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas dan Keutuhan Bangsa

Jakarta – Kapolri menegaskan Garda Satya NKRI memiliki peran penting sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), merawat persatuan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Syukuran Kemerdekaan RI Ke-81 dan Silaturahmi Kapolri bersama Garda Satya NKRI, Minggu (30/8/2026), yang mengangkat tema “Bersama Umat Membangun Indonesia.”

Garda Satya NKRI merupakan wadah bagi mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI) yang telah meneguhkan komitmen kebangsaan, menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta berkomitmen mengambil peran positif sebagai bagian dari barisan terdepan dalam memelihara kamtibmas dan menjaga keutuhan NKRI di bawah koordinasi Polri.

Kapolri mengatakan keputusan para anggota Garda Satya NKRI untuk meneguhkan komitmen kepada NKRI merupakan langkah yang mulia, berani, dan dilandasi semangat kebangsaan. Negara, menurutnya, memberikan ruang, kepercayaan, dan kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk melangkah ke depan.

Ia menilai semangat, militansi, kedisiplinan, keberanian, dan kekompakan yang dimiliki Garda Satya NKRI dapat diarahkan menjadi kekuatan positif bagi bangsa.

“Keputusan untuk mengabdi sebagai Garda Satya NKRI merupakan panggilan nurani untuk menjadi garda yang senantiasa setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian disampaikan Kapolri dalam sambutannya.

Dengan modal tersebut, Garda Satya NKRI diharapkan mampu mengambil bagian dalam merawat persatuan, menjaga keamanan, serta mempertahankan keutuhan bangsa dan negara.

Kapolri juga menekankan bahwa peran Garda Satya NKRI tidak berhenti pada komitmen kebangsaan. Organisasi tersebut diharapkan terus hadir sebagai mitra Polri dan pemerintah dalam menjaga kamtibmas, memperkuat ketahanan masyarakat, serta mendukung pembangunan nasional.

Ketika bangsa menghadapi situasi yang membutuhkan kontribusi berbagai elemen masyarakat, Garda Satya NKRI juga diharapkan siap berdiri bersama Polri dan seluruh komponen bangsa.

“Termasuk ketika bangsa dan negara menghadapi situasi yang membutuhkan peran saudara-saudara, saya berharap Garda Satya NKRI siap hadir bersama Polri dan seluruh komponen bangsa sebagai bagian dari garda penjaga NKRI,” ujar Kapolri.

Peran tersebut diarahkan untuk menjaga masyarakat sekaligus melindungi kepentingan bangsa dan negara.

Selain menjaga keamanan, anggota Garda Satya NKRI didorong mengambil peran produktif sesuai kemampuan masing-masing, mulai dari penguatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kewirausahaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurut Kapolri, ketangguhan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya menghadapi ancaman, tetapi juga oleh kemandirian masyarakat, kekuatan ekonomi serta kokohnya persatuan dan kesatuan.

Kapolri menambahkan, Polri berkomitmen untuk terus menjaga kebersamaan dan mendampingi keluarga besar Garda Satya NKRI dalam setiap langkah positif ke depan.

Menurutnya, kepercayaan dan persaudaraan yang telah terbangun harus terus dirawat dan diperkuat. Hubungan antara Polri dan Garda Satya NKRI bukan sekadar hubungan sesaat, melainkan persaudaraan jangka panjang dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Karena bagi saya, persaudaraan yang telah kita bangun bukanlah persaudaraan sesaat, melainkan saduluran saklawase, persaudaraan yang senantiasa kita jaga dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” kata Kapolri.

Kapolri berharap Garda Satya NKRI terus berkembang menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia.

Kapolsek Bekasi Barat Pimpin Patroli 3 Pilar, Pastikan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif

Kota Bekasi – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polsek Bekasi Barat bersama unsur 3 Pilar dan potensi masyarakat melaksanakan patroli gabungan di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, Sabtu (29/8/2026).

Patroli gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., didampingi Perwira Pengendali AKP Marsono, SH. Kegiatan melibatkan personel Polsek Bekasi Barat, anggota TNI Koramil 01 Kranji, Satpol PP Kecamatan Bekasi Barat.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah lokasi yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan gangguan keamanan, di antaranya Jalan Raya Bintara, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan KH. Noer Ali Kalimalang, dan Jalan Baru Bintara.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan jalanan, tawuran, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Kapolsek Bekasi Barat mengatakan, patroli gabungan 3 Pilar dan potensi masyarakat merupakan bentuk sinergitas dalam memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat tetap terkendali.

Selain melakukan pemantauan situasi, kehadiran petugas di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Cegah Karhutla Sebelum Api Menyala, 198 Peserta Didik Polri Turun Edukasi Masyarakat

JAKARTA — Polri terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Sebanyak 198 peserta didik SIP/Setukpa, Sespimma, dan mahasiswa S2 STIK dikerahkan untuk memberikan penyuluhan di empat wilayah prioritas.

Para peserta didik tersebut diterjunkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 198 personel tersebut ditempatkan di empat Polda prioritas, yakni Polda Kalimantan Barat sebanyak 103 personel, Polda Kalimantan Tengah 48 personel, Polda Kalimantan Timur 10 personel, dan Polda Sumatera Selatan sebanyak 37 personel.

Dalam pelaksanaannya, para peserta didik berkoordinasi dengan jajaran Polda, Polres hingga Bhabinkamtibmas untuk mendatangi masyarakat secara langsung. Edukasi dilakukan melalui dialog dan pembinaan dengan melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan peserta didik tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polri untuk memperkuat pencegahan karhutla dari hulu.

“Dari total 403 peserta didik, sebanyak 198 personel telah diberangkatkan ke lokasi prioritas. Mereka bertugas memberikan penyuluhan dan membangun kesadaran masyarakat agar pencegahan karhutla dilakukan sejak dari hulu,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Kesadaran masyarakat perlu dibangun sejak awal agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Karhutla tidak bisa menunggu. Kesadaran masyarakat harus dibangun sebelum api muncul. Karena itu, peserta didik hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengingatkan agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar,” ujarnya.

Salah satu wilayah yang mendapat penguatan kegiatan penyuluhan adalah Kalimantan Tengah. Personel Polri bersama jajaran kewilayahan memberikan pembinaan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Katingan. Kegiatan tersebut difokuskan pada pencegahan pembukaan lahan dengan cara membakar serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla.

Selain edukasi, Polri tetap melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap potensi karhutla, termasuk penanganan dan pemadaman apabila ditemukan titik api. Langkah penegakan hukum juga dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Trunoyudo menegaskan, penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, edukasi, pemantauan, deteksi dini, penanganan dan pemadaman, hingga penegakan hukum.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebakaran dapat dicegah sejak awal. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melaporkan apabila menemukan potensi ataupun kejadian karhutla,” tutur Trunoyudo.

Melalui pengerahan peserta didik tersebut, Polri berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin kuat sehingga masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya karhutla sejak dari tingkat lingkungan dan komunitas.

Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar api dapat dicegah sebelum menyala dan meluas.

Jaga Jakarta On The Spot: Bhabinkamtibmas Hadir Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas Warga

BEKASI – Dalam rangka memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakamulya Polsek Bekasi Selatan, Bripka Sudirman, melaksanakan kegiatan Program Jaga Jakarta On The Spot pada Sabtu (29/8/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. H. Madrais RT 05/03, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Program Jaga Jakarta On The Spot adalah kegiatan kepolisian yang dilaksanakan secara langsung di tengah masyarakat melalui patroli, sambang, dialog, dan penyerapan aspirasi warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Sudirman berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi, saran, masukan, maupun informasi terkait situasi kamtibmas yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Bripka Sudirman juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, khususnya terkait pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Warga juga diajak untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Melalui Jaga Jakarta On The Spot ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan masukan warga sekaligus memberikan edukasi kamtibmas. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat,” ujar Bripka Sudirman.

Ia menambahkan, komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat perlu terus diperkuat agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

“Kami mengajak seluruh warga Jakamulya untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Segera informasikan kepada Bhabinkamtibmas atau Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya potensi tawuran, kejahatan jalanan, narkoba maupun gangguan kamtibmas lainnya,” tambahnya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan warga, berbagai aspirasi serta informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat dapat terserap. Kegiatan ini juga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kemitraan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bantargebang Serap Aspirasi dan Perkuat Sinergi Bersama Warga Cimuning

KOTA BEKASI – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Bantargebang melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantargebang. Minggu (30/8/26).

Kegiatan tersebut berlangsung di Jl. Raya Cimuning RT 002/001, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang Iptu Nasrullah M. Bagza, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Babinsa Kelurahan Cimuning, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana bagi jajaran kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi guna menyerap berbagai aspirasi, saran, masukan, maupun informasi terkait kondisi kamtibmas di lingkungan warga.

Selain berdialog dengan masyarakat, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait pencegahan aksi tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM, dalam keterangannya di tempat terpisah, mengatakan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat.

«“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendengarkan secara langsung aspirasi, saran, dan informasi yang berkembang di lingkungan warga. Sinergitas dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Sukadi.»

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, mencegah tawuran, menjauhi narkoba, serta bijak dalam bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.

Dari kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Warga juga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan sinergitas dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Berbagai aspirasi dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat turut terserap sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah Kelurahan Cimuning tersebut berlangsung dengan lancar. Selama kegiatan, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif.

Jaga Kamtibmas Malam Minggu, Babinsa Koramil 05/Kramatjati-Makasar Gelar Siskamling


Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Koramil 05/Kramatjati-Makasar menggelar kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di wilayah Kecamatan Makasar Jakarta Timur. Sabtu (29/08/26).

 terseobut bertujuan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada malam Minggu.

Pelaksanaan Patroli/Siskamling Keliling berlokasi di Kantor Sekretariat RW 05, Jalan Kampung Baru RT 04 RW 05 Kelurahan Halim Perdanakusuma Kecamatan Makasar Jakarta Timur.

Melalui sinergi TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Komponen Masyarakat dan Warga, kegiatan patroli ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kehadiran aparat bersama masyarakat dalam kegiatan Siskamling Keliling menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian dalam menciptakan wilayah Kecamatan Makasar yang aman, tertib dan kondusif.

“Bersama Rakyat, TNI Kuat. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, keamanan wilayah akan tetap terjaga.”

0

Cooling System di Kebon Sirih, Bhabinkamtibmas Rangkul Ormas GRIB Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini melaksanakan kegiatan Cooling System melalui sambang ke Pos Keamanan Ormas GRIB di Jalan Baru, Inspeksi Lama, RT 05/RW 10, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini Aiptu Tafsipul S. bersama Aipda Tri Sugiyarto menyambangi Pos Keamanan GRIB dan bertemu Ketua GRIB wilayah Kebon Sirih Menteng, Chairul Anwar (Sammy).

Petugas menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat, termasuk unsur organisasi kemasyarakatan, dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Polisi juga mengajak jajaran GRIB untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga komunikasi dengan warga, serta segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal di lingkungan sekitar.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa kegiatan Cooling System merupakan langkah preventif untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami terus membangun komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat. Sinergi seperti ini penting untuk melakukan deteksi dini, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, serta menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga wilayah dengan mengedepankan komunikasi dan persaudaraan,” tegas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menekankan bahwa keamanan lingkungan akan semakin kuat apabila masyarakat turut aktif menjaga wilayahnya.

“Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)