View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 04 Februari 2026

Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Kalemdiklat Polri: Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

Jakarta — Kegiatan doorstop Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi: Sebuah Biografi Kebijakan digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. dan penulis buku Prof. Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.

Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa reformasi merupakan proses perbaikan yang berjalan secara berkelanjutan dalam tubuh Polri dan bukan hal baru. Ia menyebutkan, secara struktural Polri telah memiliki biro yang menangani agenda reformasi kelembagaan.

“Kalau kita melihat kata reformasi, itu adalah upaya untuk melakukan hal yang lebih baik. Reformasi itu sesuatu yang biasa. Di bawah struktur Astamarena terdapat Kepala Biro Reformasi Polri,” ujar Komjen Pol. Chryshnanda.

Menurutnya, menguatnya kembali isu reformasi Polri perlu dilihat secara proporsional, apakah berasal dari persoalan kultural atau kepentingan politis. Dalam negara demokrasi, Polri diposisikan sebagai polisi sipil sebagaimana diatur dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945.

“Dalam konteks demokrasi, polisi adalah polisi sipil. Polisi demokratis menjalankan supremasi hukum, memberikan jaminan dan perlindungan, serta bersikap transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Komjen Pol. Chryshnanda menambahkan, akuntabilitas Polri dijalankan secara moral, hukum, administrasi, fungsional, dan sosial, dengan orientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Secara konseptual, polisi adalah penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Penegakan hukum dilakukan untuk menyelesaikan konflik secara beradab dan mencegah konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Tak Terima Diklakson, Pemotor Rusak Spion Mobil di Tangsel

Tangsel — Satreskrim Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus pengrusakan spion mobil yang terjadi di Jalan Pondok Hijau Golf, Kelurahan Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 06.15 WIB, dipicu aksi pelaku yang tidak terima saat diklakson oleh pengendara mobil di jalan.

Dalam keterangannya, Kapolres Tangerang Selatan Akbp Boy Jumalolo menjelaskan, saat kejadian pelapor melihat seorang pengendara sepeda motor melaju dalam kondisi oleng. Pelapor kemudian membunyikan klakson mobil sebanyak satu kali, namun pelaku justru mengejar dan memaksa pelapor untuk berhenti.

“Setelah kendaraan berhenti, pelaku marah-marah dan memukul kaca spion mobil korban hingga pecah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp270 ribu,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polres Tangerang Selatan segera melakukan penyelidikan dengan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil analisis tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku pada 3 Februari 2026.

Selanjutnya, polisi mengamankan dua pelaku berinisial MAU dan DBA di lokasi yang berbeda, masing-masing di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Keduanya mengakui perbuatannya dan saat ini telah diamankan di Polres Tangerang Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan saling menghargai saat berkendara di jalan raya. Ia juga meminta masyarakat tidak terpancing emosi serta segera menghubungi call center Polri 110 apabila mengalami atau melihat gangguan kamtibmas agar dapat segera ditangani petugas.

Kapolda Metro Jaya Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Banjir di Muara Gembong

Bekasi — Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri membagikan bantuan sembako kepada warga Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian, empati, dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir.

Pembagian sembako dilakukan secara langsung dan humanis. Saat menuju lokasi, Kapolda menyusuri permukiman warga dan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan. Kapolda mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran negara, khususnya saat menghadapi kondisi sulit akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga,” ujarnya.

Selain membagikan sembako, Kapolda Metro Jaya juga meninjau kawasan tambak udang di Muara Gembong yang merupakan bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga meski wilayah tersebut sempat terdampak banjir.

Menurut Kapolda, meski kondisi banjir sempat memengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor perikanan, pengelola tambak bersama para pekerja telah melakukan langkah antisipasi, termasuk pemasangan jaring pembatas, agar ikan dan udang tidak lepas. Hasil panen dari tambak tersebut nantinya akan didistribusikan untuk mendukung pasokan pangan SPPG Polda Metro Jaya sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

DANSESKOAL DIDAMPINGI KETUA CABANG BERDIRI SENDIRI JALASENASTRI SESKOAL HADIRI TASYAKURAN HARI HIDROGRAFI TAHUN 2026

Dharma Wiratama, 4 Februari 2026-
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo didampingi Ketua Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri Seskoal Ny. Dian Ariantyo Condrowibowo menghadiri tasyakuran dalam rangka Hari Hidrografi tahun 2026 dengan mengusung tema “Petakan Laut Demi Kesejahteraan Bangsa, untuk Indonesia Maju Menuju Indoneisa Emas”. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, bertempat di gedung Graha Jalapuspita, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (04/02/2026).

Kasal dalam sambutannya menjelaskan “Pushidrosal memainkan peran strategis di tingkat nasional dan menjalankan fungsi utama di bidang pertahanan. Selain itu, Pushidrosal memberikan dukungan terhadap program giant sea wall melalui bantuan Hidro-Oseanografi yang bertujuan meminimalkan risiko banjir rob dan pengembangan kawasan pesisir secara terpadu. Perlunya untuk meningkatkan peran Hidrografi dalam aspek keselamatan navigasi, kemajuan teknologi, serta mampu berperan sebagai lembaga utama penyedia data maritim demi keamanan dan kedaulatan nasional”.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan Peta NKRI oleh Kasal didampingi Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., kepada Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek RI Dr. M. Fauzan Adziman, Ph.D. dan dilanjutkan launching buku indeks Hidro-Oseanografi Nasional dan dikhiri dengan pemotongan tumpeng.

Patroli Cipkon Menteng di Perbatasan Kwitang–Kalipasir, Jaga Jakarta Tetap Aman dan Kondusif

Jakarta Pusat – Guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Metro Menteng menggelar patroli cipta kondisi (cipkon) dalam rangka program Jaga Jakarta. Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo dan dilaksanakan di perbatasan Kwitang–Kalipasir, wilayah Menteng, Jakarta Pusat, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan gangguan kamtibmas. Rabu (4/2/2026).

Patroli cipkon ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti kejahatan malam hari, aksi tawuran warga, serta tindak kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat. Personel patroli melakukan pemantauan intensif, pemeriksaan situasi lingkungan, serta patroli dialogis dengan warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

IPTU Agung Sukiswo menyampaikan bahwa kegiatan patroli cipkon merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

“Patroli cipkon ini kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan, terutama di titik-titik perbatasan wilayah yang rawan. Tujuannya agar situasi kamtibmas di Menteng dan sekitarnya tetap aman, kondusif, dan terkendali,” ujar IPTU Agung Sukiswo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan cipta kondisi merupakan bagian dari strategi Polri dalam menciptakan stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, patroli preventif yang dilakukan secara konsisten dapat meminimalisir potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk menjamin keamanan masyarakat. Dengan patroli cipta kondisi yang intensif, kami berharap Jakarta Pusat, khususnya wilayah Menteng, tetap aman dan kondusif,” tegas Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada jam-jam rawan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Dengan dilaksanakannya patroli cipkon di perbatasan Kwitang–Kalipasir Menteng, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Siaga Malam di Perbatasan Menteng–Tenggulun, Polisi Intensifkan Patroli Cipkon

Jakarta Pusat – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Metro Menteng kembali melaksanakan patroli cipta kondisi (cipkon) pada malam hari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo dengan sasaran wilayah perbatasan Menteng–Tenggulun, Jakarta Pusat, yang dinilai rawan terhadap potensi gangguan keamanan. Rabu (4/2/2026).

Patroli cipkon dilaksanakan secara menyeluruh dengan menyisir jalur-jalur strategis, melakukan pemantauan situasi lingkungan, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Fokus utama kegiatan ini adalah mencegah terjadinya kejahatan malam hari, aksi tawuran warga, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga Menteng dan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian tidak hanya melakukan patroli mobile, tetapi juga patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang masih beraktivitas. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

IPTU Agung Sukiswo menyampaikan bahwa patroli cipkon merupakan upaya preventif yang terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. “Kami berupaya memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya tindak kriminal,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam menciptakan keamanan wilayah perkotaan. Menurutnya, pencegahan yang dilakukan secara konsisten akan berdampak positif terhadap menurunnya potensi gangguan kamtibmas.

“Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli rutin dan terukur. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah,” kata Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa patroli cipkon akan terus digelar secara berkelanjutan di wilayah-wilayah rawan dan perbatasan. Dengan langkah ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya senantiasa terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sinergi Tiga Pilar Menteng Intensifkan Pengamanan Malam Tambak Ujung, Cegah Tawuran Warga

Jakarta Pusat — Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi tawuran warga dan kerawanan pada malam hingga dini hari, Polsek Metro Menteng kembali menggelar patroli tiga pilar di wilayah rawan perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (4/2/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo dengan melibatkan personel gabungan tiga pilar, yakni unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah setempat. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya warga pada malam hari serta jalur perlintasan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

IPTU Agung Sukiswo menjelaskan bahwa patroli rutin dan intensif ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran warga, aksi kriminalitas jalanan, serta gangguan keamanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Selain patroli mobile, petugas juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, dialog dengan warga, serta memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan wilayahnya.

“Wilayah perbatasan menjadi perhatian khusus karena rawan terjadi gesekan antarwarga. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mencegah niat maupun kesempatan terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar IPTU Agung Sukiswo di sela-sela kegiatan.

Patroli tiga pilar ini juga menyasar wilayah Menteng dan sekitarnya sebagai bagian dari strategi pengamanan terpadu Polsek Metro Menteng. Sinergi lintas sektoral terus diperkuat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli malam hari merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami terus menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan patroli di titik-titik rawan, terutama wilayah perbatasan. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat merasa aman dan aktivitas dapat berjalan dengan nyaman,” tegas Kombes Pol. Reynold.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa patroli tiga pilar akan terus digiatkan secara rutin dan situasional. Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan aparat, sehingga wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan patroli intensif dan kolaborasi tiga pilar, Polsek Metro Menteng berharap potensi tawuran warga serta kejahatan malam hari dapat ditekan, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)