View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 03 November 2026

Kombes Suhasto Dir Tipideksus: Sesuai Visi Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat" Pemulihan Hak Korban Jadi Ukuran Keberhasilan

JAKARTA– Hampir lima tahun sudah ribuan korban investasi bodong robot trading NET89 menanti uang mereka kembali. Sejak PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT SMI) menghentikan operasional NET89 pada 27 Januari 2022 dengan dalih perbaikan sistem, dana para member tak pernah dikembalikan. Rabu (04/11/26). 

Kini harapan 7.871 korban, dengan nilai kerugian yang telah diverifikasi Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) sekitar Rp1,514 triliun, bertumpu pada satu berkas terakhir, yakni berkas PT SMI sebagai tersangka korporasi.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menuntaskan 13 berkas perkara perorangan. Seluruhnya telah diputus Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan berkekuatan hukum tetap, termasuk vonis in absentia 15 tahun penjara terhadap dua pengendali utama PT SMI, Andreas Andreyanto dan Lauw Swan Hie Samuel. 

Keduanya hingga kini masih buron dan diburu melalui Red Notice Interpol. Adapun berkas ke-14 dengan tersangka korporasi, yakni PT SMI sebagai badan hukum, masih dalam tahap penyidikan dan tengah memenuhi petunjuk jaksa penuntut umum.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Suhasto, SIK, MH, menegaskan pihaknya memahami penantian panjang para korban. Ia menyebut penuntasan berkas korporasi merupakan wujud nyata visi Kapolri Jenderal Polisi Dr (H.C.) Suyudi Ario Seto, SIK, SH, MSi, yakni "Polisi Bersama Masyarakat".

"Bapak Kapolri menegaskan bahwa Polri harus hadir dan berdiri bersama masyarakat, terlebih bagi mereka yang menjadi korban kejahatan. 

Dalam perkara NET89, ukuran keberhasilan kami bukan hanya berapa banyak pelaku yang dihukum, tetapi seberapa besar hak korban yang bisa dipulihkan. Karena itu, berkas korporasi ini kami kawal sampai tuntas," ujar Suhasto.

Suhasto menambahkan, ia telah memerintahkan jajarannya untuk memprioritaskan pemenuhan petunjuk jaksa. 

"Saya sudah perintahkan Subdit II/Perbankan agar seluruh petunjuk jaksa dipenuhi secepatnya dan secermat mungkin, sehingga berkas PT SMI segera dinyatakan lengkap dan korporasinya bisa dimintai pertanggungjawaban di pengadilan," tegasnya.

Kepala Subdirektorat II/Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM, yang memimpin penyidikan berkas korporasi tersebut, menjelaskan mengapa berkas terakhir ini begitu menentukan bagi korban.

"Para pengendali utama memang sudah divonis, tetapi mereka masih buron. Di sisi lain, uang korban tidak hanya mengalir ke rekening pribadi para pelaku, tetapi juga ke rekening dan aset atas nama perusahaan. Di sinilah berkas korporasi menjadi kunci. 

Dengan menjerat PT SMI sebagai badan hukum, negara bisa menjangkau aset yang tercatat atas nama perusahaan untuk kepentingan pemulihan kerugian korban," jelas Arsal yang dikenal publik sebagai komandan Tim Cobra saat menjabat Kapolres Lumajang.

Menurut Arsal, langkah tersebut sejalan dengan arahan pimpinan. "Arahan Bapak Dir Tipideksus kepada kami jelas, penyidik harus hadir untuk korban. Itulah makna Polisi Bersama Masyarakat dalam penyidikan kejahatan keuangan.

Kami tahu korban sudah menunggu terlalu lama, jadi berkas ini kami jadikan prioritas dan petunjuk jaksa kami penuhi satu per satu," ujarnya.

Hingga kini, penyidik telah menyita berbagai aset yang diduga berasal dari kejahatan NET89, mulai dari villa dan hotel di Bali, ruko jaringan NET89 di Bandung, Pekanbaru, Banjarmasin, Balikpapan, dan Batam, hingga tanah dan bangunan di kawasan BSD, Tangerang. Uang tunai sekitar Rp51,6 miliar telah diserahkan kepada jaksa bersama 13 berkas perorangan, sementara sekitar Rp6,2 miliar lainnya tercatat sebagai barang bukti dalam berkas korporasi PT SMI.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan Kejaksaan dan LPSK agar aset yang disita benar-benar kembali kepada yang berhak. 

Penelusuran aset tidak berhenti, termasuk aset yang mungkin masih disembunyikan para pelaku. Hasil tracing dan penyitaan aset NET89 oleh Subdit Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri kurang lebih Rp1,5 triliun. Rinciannya sekitar Rp715 miliar pada periode sampai November 2022, dan sekitar Rp800 miliar pada periode 2023 sampai Oktober 2026," kata Arsal.

Nilai sitaan tersebut sebanding dengan hasil penghitungan restitusi LPSK. Dalam suratnya kepada Dir Tipideksus Bareskrim Polri tertanggal 21 September 2026, LPSK menyatakan telah selesai memverifikasi dan menghitung restitusi para korban yang mengajukan permohonan melalui sejumlah paguyuban korban dan kantor hukum. 

Hasilnya, restitusi atas 7.871 korban dinilai wajar sebesar Rp1.514.168.112.100. Laporan Penilaian Restitusi tersebut selanjutnya akan disampaikan LPSK kepada penyidik dan/atau penuntut umum.

Perjalanan perkara ini memang tidak mudah. Penyidikan sempat berliku hingga dimulai kembali pada April 2024 dengan menggabungkan 15 laporan polisi dari para korban di berbagai daerah. Dari penyidikan itu terungkap, NET89 dipasarkan PT SMI melalui aplikasi Smart Ecotrade dengan janji keuntungan 1 persen per hari. 

Untuk bergabung, calon member wajib membeli e-book seharga Rp1,5 juta hingga Rp750 juta, lalu menyetor deposit minimal Rp7,5 juta ke rekening exchanger atau sub-exchanger yang ditunjuk perusahaan.

Faktanya, dana member tidak pernah diperdagangkan. Uang hanya diputar antar-rekening untuk membayar "keuntungan" member lain dengan skema Ponzi, sementara sisanya dialirkan untuk membeli aset pribadi para pengurus dan perusahaan. Selama beroperasi, PT SMI berlindung di balik izin penjualan langsung e-book.

Arsal pun mengingatkan masyarakat agar kasus NET89 menjadi pelajaran bersama. "Tidak ada robot yang bisa menjamin untung tetap setiap hari. Kalau ada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti, apalagi disertai kewajiban merekrut orang lain, patut dicurigai. 

Cek dulu legalitasnya melalui OJK sebelum menyetorkan uang," pesannya.

Dalam perkara ini, para terdakwa perorangan telah dijatuhi pidana atas tindak pidana perdagangan dengan sistem skema piramida dan tindak pidana pencucian uang.

Adapun PT SMI disidik sebagai tersangka korporasi dalam tindak pidana pencucian uang, yang memungkinkan aset atas nama perusahaan dirampas untuk kepentingan pemulihan hak para korban.

Pengguna Jalan Jadi Prioritas, Polisi Lakukan Pengaturan Lalu Lintas di Kawasan Teuku Umar

Jakarta Pusat – Upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi tindak kejahatan jalanan terus dilakukan jajaran Polsek Metro Menteng. Pada Rabu (4/11/2026) personel kepolisian melaksanakan pengaturan lalu lintas dan pemantauan keamanan di TL A2, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut melibatkan Aiptu Setiawan dari Patroli Motor (Patmor) Polsek Metro Menteng bersama Aiptu Roby selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng.

Kehadiran petugas di persimpangan tersebut difokuskan untuk membantu mengatur arus kendaraan pada jam aktivitas pagi hari. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas serta tindak kejahatan jalanan yang dapat meresahkan masyarakat.

Melalui kegiatan ploting ini, kepolisian berupaya memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di kawasan Menteng dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan pentingnya kehadiran personel di titik-titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pencegahan gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di jalan raya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Waspada Kejahatan di Ruang Publik, Polsek Metro Menteng Ingatkan Pengguna Jalan Jaga Barang Bawaan dan Ponsel

Jakarta Pusat – Pengguna jalan di kawasan pusat ibu kota diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ruang publik. Polsek Metro Menteng menggelar patroli imbauan kamtibmas di kawasan Bundaran HI dan penyeberangan Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026) sore.

Kegiatan dipimpin Aiptu M. Sonny Azwar Paturussi selaku Kapolsubsektor Latuharhary, didampingi Aipda Sugiyatno dari Thamrin Ambon.

Dengan menyambangi masyarakat di sekitar lokasi, petugas menyampaikan imbauan agar pengguna jalan lebih berhati-hati ketika menggunakan telepon genggam di jalan raya. Masyarakat juga diminta memperhatikan barang bawaan dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

Imbauan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, khususnya aksi penjambretan yang dapat menyasar pengguna ponsel di ruang publik.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Kewaspadaan individu serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar diharapkan dapat membantu menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di tempat umum dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Respons Cepat Layanan 110, Polsek Metro Menteng Tindak Lanjuti Aduan Warga dan Berikan Arahan Hukum

Jakarta Pusat – Layanan Kepolisian 110 kembali menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan kepolisian. Pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, Polsek Metro Menteng merespons laporan warga yang membutuhkan pendampingan petugas terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, personel Polsek Metro Menteng segera mendatangi lokasi yang dilaporkan di kawasan Jalan H. Agus Salim, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menemui pelapor dan melakukan pengecekan.

Respons dipimpin KSPKT II Polsek Metro Menteng Ipda Daru, bersama personel SPKT, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Sirih, serta anggota Satreskrim Polsek Metro Menteng.

Dari hasil komunikasi dengan petugas, pelapor menjelaskan bahwa peristiwa yang diadukan berkaitan dengan dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik yang dialaminya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

Setelah menerima penjelasan, petugas memberikan arahan agar pelapor mengumpulkan bukti-bukti pendukung dan menyampaikan laporan kepada Polsek Tebet atau Polres Metro Jakarta Selatan, sesuai lokasi kejadian yang dilaporkan.

Pelapor memahami penjelasan dan arahan yang diberikan petugas. Langkah tersebut dilakukan agar pengaduan dapat ditangani oleh satuan kewilayahan yang berwenang berdasarkan lokasi peristiwa.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat serta pemberian pelayanan yang komunikatif dan humanis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan kewenangan wilayah masing-masing.

Melalui respons tersebut, Polsek Metro Menteng menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Situasi di lokasi saat petugas melakukan pengecekan dilaporkan aman dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Malam Hari Jadi Fokus Pengamanan, Patroli Blue Light Polsek Metro Menteng Sisir Kawasan Strategis Jakarta Pusat

Jakarta Pusat – Saat sebagian masyarakat mulai mengakhiri aktivitas harian, jajaran Polsek Metro Menteng tetap bergerak menjaga keamanan ibu kota. Melalui Patroli Blue Light, personel kepolisian menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis di wilayah Menteng, Rabu (4/11/2026)

Patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin. Kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah pencegahan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, hingga potensi tawuran.

Dua personel Patko 1041, Aiptu Singgih dan Aipda Sriyatno, diterjunkan untuk melakukan pemantauan secara mobile. Dengan lampu rotator biru yang menyala, petugas menyusuri jalur-jalur yang menjadi perhatian, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dalam situasi aman.

Rute patroli mencakup Jalan Sutan Syahrir, Purbolinggo, Cik Ditiro, Teuku Umar, Yusuf Adiwinata, H. Agus Salim, MH Thamrin, Blora, Kendal, Latuharhary, Cimahi, kawasan Taman Sunda Kelapa, Taman Suropati, hingga kembali ke Jalan Sutan Syahrir.

Sejumlah titik yang menjadi fokus pemantauan di antaranya kawasan Bandung 4, Bandung 5, TransHub Jalan Blora, dan Taman Suropati. Petugas juga memberikan perhatian terhadap keamanan masyarakat yang masih beraktivitas, termasuk karyawan dan karyawati yang pulang kerja pada malam hari.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan bahwa patroli preventif merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindak kejahatan. Kehadiran anggota di lapangan juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110.

Patroli Blue Light menjadi salah satu wujud kehadiran Polri dalam menjaga ruang publik tetap aman. Hingga laporan disampaikan, situasi di wilayah patroli terpantau aman dan terkendali.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Siaga di Taman Suropati, Aktivitas Pagi dan Arus Kendaraan Tetap Kondusif


Jakarta Pusat – Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah kejahatan jalanan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pengaturan lalu lintas dan *strong point* pagi yang dilaksanakan Polsek Metro Menteng di persimpangan C2 Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan berlangsung dengan melibatkan Kapolsubsektor Latuharhary, Aiptu M. Sonny Azwar Paturussi, bersama Aipda Hotman F.M. dari Polsubsektor Pegangsaan.

Kedua personel melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus pemantauan situasi di sekitar persimpangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi serta mencegah potensi kejahatan jalanan yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Penempatan personel di titik strategis tersebut juga menjadi bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat. Dengan kehadiran petugas, pengguna jalan diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman dan tertib.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas dan *strong point* merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Menteng.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengingatkan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di ruang publik.

(Humas Pplres Metro Jakarta Pusat)

Layanan Polisi 110, Strong Point Polsek Kepulauan Seribu Utara Berikan Pelayanan Humanis kepada Wisatawan di Pulau Kelapa


Jakarta Utara-Polsek Kepulauan Seribu Utara melaksanakan kegiatan Strong Point di Dermaga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara. Selasa (03/11/26). 

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun wisatawan yang melakukan aktivitas perjalanan laut. 

Salah satu personel kepolisian disiagakan di kawasan dermaga untuk memantau aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan pelayanan secara nyaman dan kondusif. 

Kawasan dermaga untuk memantau aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. 

Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan pelayanan secara humanis dengan membantu penumpang turun dari kapal, terutama lansia, ibu yang membawa anak, dan penumpang yang membutuhkan bantuan. 

Selain pengamanan, personel turut menyampaikan sosialisasi Layanan Polisi 110 kepada masyarakat dan wisatawan. 

Layanan bebas pulsa dan gratis selama 24 jam tersebut dapat dimanfaatkan untuk meminta bantuan kepolisian maupun melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu adanya kejadian yang tidak diinginkan oleh warga. 

Petugas juga mengingatkan para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan laut, memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang, mematuhi arahan awak kapal, serta memastikan barang bawaan seperti telepon genggam, dompet, uang, dan dokumen penting tetap dalam pengawasan. 

Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Budi Hernawan, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel melalui kegiatan Strong Point merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya di kawasan dermaga yang menjadi pusat mobilitas warga dan wisatawan. 

Kami hadir untuk memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan di Dermaga Pulau Kelapa berjalan aman, tertib, dan lancar. 

Personel juga kami arahkan untuk memberikan bantuan secara humanis kepada penumpang yang membutuhkan. 

Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar dan tidak ragu menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar AKP Budi Hernawan, S.H. 

Kegiatan ini sekaligus mendukung program Jaga Jakarta dengan mengajak masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan. 

Kegiatan ini sekaligus mendukung program Jaga Jakarta dengan mengajak masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan. 

Polsek Kepulauan Seribu Utara akan terus meningkatkan kegiatan Strong Point dan pelayanan kepolisian secara humanis guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat beraktivitas dan menikmati perjalanan di Pulau Kelapa dengan nyaman.