View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 24 Juni 2026

Polsek Ciracas dan Koramil 03/Ps.Rebo–Ciracas Jakarta Timur dan Warga Patroli Malam Ciptakan Ciracas Tetap Kondusif


Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tetap aman dan kondusif Polsek Ciracas dan Babinsa Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas bersama komponen masyarakat menggelar patroli dan siskamling keliling yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas, Rabu (24/06/26).

Kegiatan yang terpusat di Jl. Tanah Merdeka RT 008 RW 02, Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur ini melibatkan Babinsa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta warga setempat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat selain memberikan rasa aman, juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan sinergi antara aparat teritorial dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Melalui patroli dan keliling, warga diajak untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap kondisi sekitar. 

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, mulai dari tindak kriminalitas, tawuran remaja, hingga gangguan ketertiban lainnya.

Babinsa Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas dan Polsek Ciracas menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. 

Oleh karena itu, kolaborasi yang baik antara aparat dan masyarakat akan terus diperkuat guna menciptakan wilayah yang aman, nyaman dan harmonis.

Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo–Ciracas dan Warga Gelar Patroli Malam Ciptakan Ciracas Tetap Kondusif


Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tetap aman dan kondusif, Babinsa Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas bersama komponen masyarakat menggelar patroli dan siskamling keliling yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas, Rabu (24/06/26).

Kegiatan yang terpusat di Jl. Tanah Merdeka RT 008 RW 02, Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur ini melibatkan Babinsa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta warga setempat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat selain memberikan rasa aman, juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan sinergi antara aparat teritorial dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Melalui patroli dan siskamling keliling, warga diajak untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap kondisi sekitar. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, mulai dari tindak kriminalitas, tawuran remaja, hingga gangguan ketertiban lainnya.

Babinsa Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kolaborasi yang baik antara aparat dan masyarakat akan terus diperkuat guna menciptakan wilayah yang aman, nyaman dan harmonis.


Nobar Piala Dunia 2026 di Pulau Pari, Polisi dan Warga Perkuat Kebersamaan Sambil Jaga Kamtibmas

Kabarindorayanews.com-Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Bukit Matahari, RT 03/RW 04, Pulau Pari, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, saat warga bersama personel Polri menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026, Rabu (24/6/2026) dini hari.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 25 warga tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh antusiasme. 

Anggota piket Polsubsektor Pulau Pari bersama Bhabinkamtibmas Pulau Pari turut hadir membaur dengan masyarakat menyaksikan jalannya pertandingan.

Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Didik Tri Maryant, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan. 

Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Seribu Selatan.

Piala Dunia 2026 yang menjadi perhatian masyarakat dunia dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan antar warga.

Selain menikmati pertandingan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. 

Warga diimbau untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat Polri 110.

Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. 

Apabila menemukan permasalahan atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera manfaatkan layanan Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam.

Kegiatan nobar yang berlangsung hingga selesai tersebut menjadi salah satu wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang mengedepankan kebersamaan dan kedekatan dengan warga. 

Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Selamatkan Kekayaan Negara Rp 1,8 Miliar dari Upaya Penyelundupan Bijih Timah Ilegal


Bangka Tengah - Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti bersama Satgas PKH, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Tim Intel Korem 045/Garuda Jaya, Satgas Pusintelal, dan Pangkalan TNI AL Bangka Belitung (Lanal Babel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawasi dan mengamankan komoditas sumber daya alam strategis nasional dari berbagai praktik ilegal yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Keberhasilan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Satlap Tri Cakti pada Selasa, 23 Juni 2026, terkait adanya dugaan rencana penyelundupan bijih timah yang akan dilakukan melalui wilayah Pantai Pangkul.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satlap Tri Cakti bersama unsur Satgas Gabungan segera melakukan pengumpulan bahan keterangan dan pendalaman di lapangan. Hasil pengembangan informasi mengarah pada adanya aktivitas pengangkutan bijih timah yang diduga akan diselundupkan melalui jalur laut.

Pada Rabu, 24 Juni 2026, sekitar pukul 01.30 WIB, tim gabungan berhasil melaksanakan pengamanan di kawasan Pantai Pangkul, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Dalam kegiatan tersebut, tim berhasil mengamankan sebanyak 37 kampil bijih timah dengan berat sekitar 1.850 kg atau 1,8 ton yang diduga akan digunakan dalam kegiatan penyelundupan.

Berdasarkan hasil pendalaman awal yang dilakukan oleh Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan, keberhasilan pengamanan tersebut telah mencegah potensi kebocoran penerimaan negara yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,8 miliar.

Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan saat ini telah ditempatkan di Gudang Bijih Timah (GBT) Cambai untuk dilakukan pengamanan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Satlap Tri Cakti bersama seluruh unsur Satgas Gabungan menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan arahan dan perintah Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pengawasan terhadap tata kelola komoditas sumber daya alam nasional, mencegah praktik-praktik ilegal, serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan, pengangkutan, perdagangan, maupun penyelundupan komoditas mineral yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Upaya kolaboratif antara aparat penegak hukum, instansi pemerintah, unsur TNI, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam nasional serta mencegah terjadinya kerugian negara akibat praktik-praktik ilegal. (*)

Satgas Operasi Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Distrik Sinak untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Puncak – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli rutin di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (22/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital guna memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan patroli rutin merupakan bagian dari langkah preventif yang terus dioptimalkan untuk menjaga situasi keamanan di wilayah operasi.

"Patroli rutin dilaksanakan untuk memantau perkembangan situasi di lapangan, mencegah potensi gangguan keamanan, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan," kata Kaops Damai Cartenz.

Menurut Kaops Damai Cartenz, selain menjaga keamanan, personel juga mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi dan interaksi dengan masyarakat guna memperkuat kepercayaan serta membangun sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk tetap profesional, mengedepankan langkah persuasif, dan siap merespons setiap perkembangan situasi.

"Patroli rutin merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan. Personel tidak hanya melakukan pengamanan objek vital, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif dan masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya," ujar Kombes Pol Adarma Sinaga.

Selama pelaksanaan patroli, situasi keamanan di Distrik Sinak terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa adanya gangguan yang menonjol.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di wilayah operasi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat di Kabupaten Puncak.

Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

Jakarta, 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia

Jaga Jakarta On The Spot Kapolsek Bekasi Barat Ajak Serap Informasi Warga Jakasampurna

KOTA BEKASI — Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., melaksanakan kegiatan Jakarta On The Spot dengan menyambangi warga di Kampung Poncol RT 02 RW 019, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus RW 019, Ketua RT 02, tokoh masyarakat, Pokdar Kamtibmas, pengurus RT 03, serta warga setempat. Turut mendampingi Kapolsek dalam kegiatan itu, Kanit Binmas, Kasi Humas, Panit Binmas, serta para Bhabinkamtibmas Polsek Bekasi Barat.

Dalam dialog bersama warga, Kapolsek Bekasi Barat mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang melibatkan anak-anak dan remaja. Menurutnya, keterlibatan aktif warga dalam pengawasan lingkungan menjadi salah satu kunci penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun kenakalan remaja.

Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, AKP Wahyudi juga membuka sesi tanya jawab interaktif dengan warga terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Sejumlah pertanyaan dan masukan disampaikan masyarakat, mulai dari upaya pencegahan tawuran hingga langkah menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kapolsek pun memberikan penjelasan serta solusi atas berbagai persoalan yang disampaikan warga. Ia menegaskan, komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

Melalui kegiatan Jakarta On The Spot ini, Polsek Bekasi Barat berharap kesadaran warga untuk menjaga lingkungannya semakin meningkat, sekaligus mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan wilayah Bekasi Barat yang aman, tertib, dan kondusif.