View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 20 April 2026

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal


Jakarta – Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari berbagai praktik pelanggaran dan tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah tersebut.

Pembentukan Satgas ini disampaikan dalam doorstop yang digelar di Lobby Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026), dengan menghadirkan Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid.

Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna menegaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan perintah langsung Kapolri sebagai respons atas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Satgas Haji ini dibentuk untuk menjamin dan memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jamaah, serta mencegah terjadinya tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tidak kurang dari 15 hingga 20 laporan kasus setiap hari terkait penyelenggaraan haji dan umrah, dengan total sekitar 95 kasus yang saat ini ditangani.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan penuh dari Kepolisian sangat kami butuhkan agar upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana ini bisa berjalan efektif dan memberikan efek jera,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Satgas telah mulai bekerja sejak diterbitkannya surat perintah Kapolri. Salah satu hasil awalnya adalah penggagalan keberangkatan delapan warga negara Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta.

“Semua pihak yang terlibat akan dilakukan pendalaman, termasuk travel yang memberangkatkan maupun pihak lain yang bertanggung jawab,” tegas Harun.

Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah titik rawan pemberangkatan ilegal yang kini dalam pengawasan, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Lombok, dan Batam.

Di sisi lain, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan indikasi praktik ilegal dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan hotline pengaduan dengan nomor 081218899191. Jika menemukan indikasi penipuan atau pelanggaran, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Haji akan mengedepankan langkah preventif dan represif secara simultan guna menekan angka pelanggaran, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Dengan terbentuknya Satgas gabungan ini, diharapkan praktik penyelenggaraan haji dan umrah ilegal dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh calon jamaah Indonesia.

Polsek Metro Menteng Siagakan 34 Personel, Antisipasi Unras di Kantor BGN Kebon Sirih

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng menggelar apel pasukan pelayanan dalam rangka mengantisipasi potensi unjuk rasa (unras) di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga, khususnya di kawasan perkantoran strategis pemerintahan. Senin (20/4/2026).

Apel pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Sarinah Polsek Metro Menteng, Ipda Faisal Ali Akbar. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 34 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Menteng disiagakan untuk melaksanakan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Dalam arahannya, Ipda Faisal Ali Akbar menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta profesionalisme seluruh personel dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menghadapi masyarakat, serta mampu membaca situasi di lapangan secara cepat dan tepat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga sikap dan etika, serta kedepankan pendekatan humanis dalam setiap tindakan. Kehadiran kita adalah untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Ipda Faisal Ali Akbar saat memimpin apel.

Pengamanan dilakukan dengan pola penempatan personel di sejumlah titik strategis di sekitar Kantor BGN, termasuk akses utama di Jalan Kebon Sirih. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga bersiaga dalam pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan pegawai perkantoran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mengawal kegiatan penyampaian aspirasi.

“Kami memastikan setiap kegiatan pengamanan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan humanis. Polri hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang terukur dan terkoordinasi guna mengantisipasi segala potensi gangguan di lapangan.

“Sebanyak 34 personel gabungan kami siagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan di sekitar Kantor Badan Gizi Nasional. Kami berharap seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan situasi wilayah Menteng tetap aman serta terkendali,” ungkap AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan kesiapan personel serta sinergi yang kuat antara Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Menteng, diharapkan situasi di kawasan Jalan Kebon Sirih dan sekitarnya tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Security Perkuat Keamanan Hotel Mandarin di Jantung Ibu Kota


Jakarta Pusat – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Kepolisian melalui pendekatan humanis dan sinergis. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Robby Danan Jaya melaksanakan kegiatan sambang dan dialog bersama petugas keamanan di Hotel Mandarin Oriental Jakarta yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin, RW 04, Menteng, Jakarta Pusat. Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Robby Danan Jaya berkoordinasi langsung dengan petugas security hotel guna memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Dialog yang berlangsung hangat dan konstruktif ini membahas secara khusus bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat menyasar berbagai kalangan, termasuk di lingkungan perhotelan yang memiliki mobilitas tinggi.

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada langkah-langkah preventif dalam mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Aiptu Robby menekankan pentingnya deteksi dini, peningkatan patroli internal, serta ketelitian dalam memantau aktivitas keluar masuk tamu dan kendaraan di area hotel.

“Kami mengajak seluruh unsur pengamanan untuk terus meningkatkan sinergi dan kewaspadaan. Peran security sangat vital sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan hotel, sehingga kolaborasi dengan kepolisian harus terus diperkuat,” ujar Aiptu Robby dalam keterangannya.

Pihak security Hotel Mandarin Oriental pun menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi aktif dengan pihak kepolisian guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh tamu dan karyawan.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa sinergitas antara kepolisian dan unsur pengamanan swasta merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami terus mendorong jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak security. Dengan kebersamaan, kita dapat mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran narkoba dan tindak kriminal lainnya,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu juga menekankan pentingnya peran preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Langkah preemtif dan preventif melalui sambang dan dialog seperti ini sangat efektif dalam membangun kesadaran bersama. Kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, sehingga wilayah Menteng tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan pihak swasta dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jakarta Pusat, khususnya kawasan strategis Jalan M.H. Thamrin.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sambang TCT Tower, Bhabinkamtibmas dan Security Perkuat Sinergi Tangkal Kejahatan

Jakarta Pusat – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pusat bisnis terus diintensifkan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Robby Danan Jaya, melaksanakan kegiatan sambang ke TCT Tower yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, dengan menggandeng petugas keamanan (security) gedung dalam rangka memperkuat sinergi pengamanan. Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Robby Danan Jaya berdialog langsung dengan petugas security TCT Tower guna membahas berbagai potensi gangguan kamtibmas di lingkungan gedung perkantoran. Pembahasan difokuskan pada bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat menyasar berbagai kalangan, termasuk pekerja dan pengunjung gedung, serta langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan secara bersama-sama.

Selain itu, Aiptu Robby juga memberikan imbauan terkait antisipasi tindak kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, pengawasan akses keluar-masuk, serta pelaksanaan patroli rutin di area gedung dan lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh petugas keamanan untuk terus meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan terhadap segala potensi gangguan kamtibmas. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan security menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Aiptu Robby.

Pihak security TCT Tower menyambut baik kegiatan sambang tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan pihak kepolisian demi meningkatkan keamanan di lingkungan kerja.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri dan unsur pengamanan swasta sangat penting dalam mencegah gangguan kamtibmas, khususnya di kawasan strategis ibu kota.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus aktif melakukan sambang dan pembinaan kepada masyarakat serta petugas keamanan lingkungan. Pencegahan terhadap peredaran narkoba dan tindak kriminal harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa pendekatan preemtif dan preventif melalui dialog langsung dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif.

“Kegiatan sambang seperti ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas. Kami berharap seluruh elemen, termasuk security gedung, dapat berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan Jalan M.H. Thamrin, serta mempererat sinergi antara kepolisian dan pihak pengelola gedung dalam menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Kebon Pala, Ketua RT: Apresiasi Tinggi dan Terima Kasih atas Kepedulian Polisi

Jakarta - Personel Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (20/4/2026). Evakuasi diprioritaskan bagi lansia, perempuan, dan warga yang sakit ke lokasi yang lebih aman.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan pihaknya akan terus siaga membantu masyarakat selama kondisi darurat. Ia menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Personel kami akan terus siaga di lokasi membantu evakuasi hingga situasi aman,” ujar Kombes Mustofa.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 160 cm. Banjir dipicu tingginya curah hujan di wilayah Bogor yang berdampak pada kenaikan debit air di Jakarta Timur, termasuk Kebon Pala.

Sementara itu, Ketua RT 13/04 Kebon Pala menyampaikan apresiasi atas kehadiran petugas. “Terima kasih kepada bapak-bapak polisi dari Polairud yang telah membantu evakuasi warga kami. Kehadiran mereka sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Hingga kini, personel masih berada di lokasi untuk membantu warga terdampak banjir.

DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB

Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil menangkap dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XXXV Bintang Timur, yakni E.K. (22) dan R.S. (23), dalam operasi penegakan hukum yang digelar pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 20.45 WIT di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. E.K. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022 terkait kasus pembunuhan terhadap tiga tukang ojek yang terjadi pada 5 Desember 2022 di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang. Peristiwa tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/31/XII/2022/Papua/Res Pegunungan Bintang.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (20/4) Sore, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang dilakukan secara terukur.

“Pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIT, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Personel Polres Pegunungan Bintang melaksanakan operasi di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil, dan berhasil mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan berarti,” jelasnya.

Selain kasus pembunuhan, E.K. juga tercatat terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan lainnya, di antaranya penembakan serta pembakaran fasilitas umum yang terjadi secara beruntun pada 7, 9, 11, 12, dan 14 Januari 2023 di Distrik Serambakon. Ia juga diduga kuat ambil bagian dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin, Distrik Oksop, pada 27 Mei 2025.

Sementara itu, R.S. yang diamankan bersama E.K. turut diduga terlibat dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di lokasi dan waktu yang sama. Berdasarkan catatan kepolisian, R.S. merupakan mantan narapidana kasus pencurian telepon genggam yang terjadi pada 7 September 2020 di Jalan Yapimakot, Pegunungan Bintang, dan telah menjalani hukuman pidana penjara selama dua tahun berdasarkan putusan pengadilan pada 26 Januari 2021.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo menambahkan bahwa kedua pelaku memiliki peran dalam jaringan kelompok bersenjata tersebut.

“Salah satu pelaku merupakan target DPO kasus pembunuhan dan diketahui bagian dari KKB Kodap XXXV Bintang Timur, sementara pelaku lainnya merupakan rekan yang turut terlibat dalam aktivitas kelompok tersebut, termasuk dalam penyerangan terhadap aparat,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan penyergapan secara terukur sehingga kedua pelaku berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar. Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok bersenjata.

“Penangkapan terhadap DPO merupakan bentuk keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku kejahatan bersenjata akan kami tindak secara profesional dan terukur,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mencegah serta mengungkap berbagai tindak kejahatan,” katanya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa saat ini kedua tersangka telah diamankan dan proses hukum terus berjalan.

“Kedua tersangka saat ini telah diamankan di Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu yang tidak benar serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Satgas akan terus meningkatkan patroli, penegakan hukum, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan kedua pelaku. Upaya ini diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak kelompok kriminal bersenjata di wilayah tersebut serta menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Papua Pegunungan.

Minggu, 19 April 2026

Kodim 0505/JT Gelar Upacara 17-an, Tegaskan Profesionalisme Prajurit

Jakarta Timur — Kodim 0505/Jakarta Timur menggelar upacara bendera rutin tanggal 17-an bulan April 2026 di Lapangan Makodim 0505/JT, Cakung, sebagai momentum penguatan disiplin, loyalitas, dan kesiapsiagaan Prajurit. Senin (20/04/26).

Upacara yang diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 03/Pasar Rebo–Ciracas Mayor Inf Nawawi Affandi yang bertindak selaku Inspektur Upacara, serta membacakan amanat Panglima TNI.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjaga integritas dan profesionalisme di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel TNI dalam menjalankan tugas negara.

Menyoroti perkembangan situasi internasional yang berdampak pada stabilitas nasional, Panglima TNI mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap waspada dan adaptif, termasuk dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran serta perubahan pola kerja.

Selain itu, Panglima TNI memberi perhatian serius terhadap masih adanya pelanggaran hukum oleh oknum Prajurit. Seluruh personel diminta meningkatkan kehati-hatian, menjunjung tinggi aturan, dan menjaga nama baik institusi di mana pun bertugas.

Tak kalah penting, Prajurit dan PNS TNI dihimbau bijak dalam bermedia sosial, guna menangkal hoaks dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, sekaligus aktif menyebarkan informasi positif.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi penegasan komitmen TNI untuk terus tampil sebagai institusi yang profesional, responsif, modern, dan terpercaya dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber Pendim 0505/JT