View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 30 Agustus 2026

Cetak Generasi Muda Berjiwa Bahari, Danlanal Dumai Kukuhkan Anggota Saka Bahari

TNI AL, Dumai- Semangat kebaharian dan pembentukan karakter generasi muda kembali digaungkan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai. Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji selaku Kamabisaka (Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya) Bahari Provinsi Riau mengukuhkan Anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari Lanal Dumai, bertempat di Jalan Mattaim, Teluk Makmur, Puak, Kota Dumai, Riau, Minggu (30/08/2026).

Prosesi pengukuhan merupakan momentum penting bagi para anggota Saka Bahari untuk meneguhkan komitmen dalam mengembangkan potensi diri sekaligus mengenal lebih dekat dunia kebaharian. Pengukuhan Saka Bahari adalah langkah awal dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, tangguh, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan potensi maritim Indonesia.

"Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas, membangun kesadaran maritim sejak usia muda merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Laut bukan ruang pemisah antarpulau, tetapi merupakan sumber kehidupan, kekuatan ekonomi, serta bagian penting dari identitas bangsa Indonesia sebagai negara maritim," tegas Danlanal Dumai dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Danlanal Dumai menyampaikan bahwa melalui pembinaan Saka Bahari, Lanal Dumai telah turut mengambil peran dalam menanamkan cinta tanah air, semangat kebangsaan dan rasa tanggung jawab terhadap kekayaan laut Indonesia. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap anggota.

Melalui wadah Saka Bahari, para Pramuka Penegak dan Pandega mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kebaharian, kelautan dan kemaritiman. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan mampu menjadi bekal berharga dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus memiliki wawasan kemaritiman yang kuat.

Selain pembentukan karakter, Saka Bahari juga menjadi ruang pembelajaran keterampilan praktis yang berkaitan dengan dunia kemaritiman. Pengetahuan tentang kepelautan, lingkungan laut, keselamatan serta berbagai aspek kebaharian diharapkan dapat membuka wawasan dan menjadi bekal bagi generasi muda untuk berkontribusi di sektor kemaritiman dimasa mendatang.

Dengan pengukuhan tersebut, diharapkan Anggota Saka Bahari Lanal Dumai tidak hanya menjadi Pramuka yang terampil dan berkarakter, tetapi juga tampil sebagai generasi muda yang memiliki jiwa bahari, mencintai tanah air serta siap menjadi bagian dari kekuatan maritim Indonesia dimasa depan. Turut mendampingi Danlanal Dumai dalam kegiatan tersebut Pgs. Pasiter Lanal Dumai Lettu Laut (KH) Yustine selaku Kapin (Ketua Pimpinan) Saka Bahari Lanal Dumai.

*_Dari generasi muda yang mengenal laut, akan tumbuh generasi yang mencintai, menjaga dan mampu mengelola potensi maritim Indonesia._*


Jaga Jakarta On The Spot, Kapolsek Bekasi Barat Edukasi Siswa SMK Nurjamillah Bintara


Kota Bekasi – Dalam rangka memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Kranji melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dengan mengunjungi SMK Nurjamillah, Jalan Bintara Raya RT 01/RW 012, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (31/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bekasi Barat memberikan edukasi dan pembinaan kepada para siswa terkait pentingnya menjaga kedisiplinan, keamanan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kapolsek mengimbau para siswa agar lebih fokus dalam belajar serta senantiasa menghormati guru, orang tua maupun sesama teman. Para siswa juga diminta untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya berita hoaks yang beredar melalui media sosial.

Selain itu, AKP Dr. H. Wahyudi mengingatkan para siswa agar tidak terpengaruh atau mengikuti ajakan untuk melakukan unjuk rasa ke Jakarta yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Para siswa agar fokus belajar, saling menghormati, tidak terprovokasi berita hoaks, serta menjauhi narkoba dan judi online,” pesan Kapolsek.

Kapolsek juga menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba dan perjudian online yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para siswa diharapkan mampu menggunakan waktu dan teknologi secara positif untuk mendukung kegiatan pendidikan serta pengembangan diri.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot tersebut merupakan salah satu bentuk upaya kepolisian dalam membangun komunikasi secara langsung dengan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para siswa SMK Nurjamillah dapat menjadi generasi muda yang disiplin, berprestasi, bijak dalam menerima informasi, serta turut berperan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif

Jakarta On The Spot: Patroli 3 Pilar Polsek Bekasi Selatan Jaga Kondusifitas Kamtibmas


Bekasi – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Bekasi Selatan bersama unsur 3 Pilar melaksanakan patroli kamtibmas melalui Program Jaga Jakarta On The Spot pada Minggu malam, (30/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 10 personel gabungan TNI, Polri, dan Aparatur Kecamatan Bekasi Selatan. Patroli dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Bekasi Selatan, AKP Arif Yudianto, S.I.Kom, dengan menyusuri sejumlah obyek vital, pusat ekonomi, fasilitas publik, serta lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan.

AKP Arif Yudianto dalam keterangannya mengatakan, patroli 3 Pilar merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan situasi wilayah tetap terkendali.

“Melalui Program Jaga Jakarta On The Spot, kami bersama 3 Pilar terus meningkatkan kegiatan patroli dan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai upaya preventif untuk mencegah kejahatan dan gangguan kamtibmas. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujar AKP Arif Yulianto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan terpantau aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

Polsek Bantargebang Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Serap Aspirasi Warga di Cimuning

KOTA BEKASI – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Bantargebang melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polsek Minggu malam (30/8/26).

Kegiatan tersebut berlangsung di Jl. Raya Bekasi Timur Regency RT 004/014, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ps. Kanit Bimas Polsek Bantargebang Iptu Nasrullah M. Bagza, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Babinsa Kelurahan Cimuning, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Jaga Jakarta On The Spot menjadi salah satu sarana bagi kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Selain memantau situasi kamtibmas, petugas juga membuka ruang komunikasi dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi, saran, masukan, maupun informasi terkait kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM, dalam keterangannya di tempat terpisah, mengatakan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kemitraan yang semakin erat.

«“Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, saran, maupun informasi yang berkaitan dengan situasi kamtibmas di lingkungannya,” ujar Kompol Sukadi.»

Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta mengajak warga menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kompol Sukadi menambahkan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

«“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak warga untuk peduli terhadap lingkungan, menjaga komunikasi dan segera menyampaikan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.»

Melalui kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Berbagai aspirasi serta informasi yang berkembang di lingkungan warga juga dapat diserap sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam upaya pemeliharaan kamtibmas.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Bantargebang, khususnya Kelurahan Cimuning, berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Lewat Program "SABUK Kamtibmas", Wakapolres Metro Bekasi Kota Sambangi SMKS Panjatek


KOTA BEKASI – Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara menggelar kegiatan Sambang dan Buka Komunikasi (SABUK) Kamtibmas di SMKS Panjatek, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Senin (31/8/2026). 

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog langsung antara jajaran kepolisian dengan para tenaga pendidik dan pelajar.

Dalam kunjungan tersebut, suasana hangat dan inklusif terlihat saat Wakapolres bersama jajaran duduk bersila bersama para guru serta siswa. Pendekatan persuasif dan lesehan ini sengaja diterapkan guna meluruhkan sekat, sehingga para pelajar merasa nyaman untuk berdiskusi, menyampaikan kendala, hingga bertukar pikiran seputar lingkungan sekolah.

Selain menggelar dialog interaktif di dalam ruang kelas, AKBP Davis Busin Siswara juga meninjau langsung area bengkel praktikum teknik otomotif milik SMKS Panjatek. Di lokasi ini, Wakapolres memantau langsung aktivitas para siswa yang sedang mengasah keterampilan teknis sembari memberikan motivasi agar terus berprestasi dan menjauhi perilaku negatif.

Tidak hanya sektor pembelajaran, perhatian juga ditujukan pada area parkir kendaraan sepeda motor para siswa. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan sistem keamanan area parkir sekolah terjaga dengan baik, sekaligus mengimbau para pelajar agar selalu tertib berlalulintas, melengkapi surat kendaraan, serta menggunakan helm saat berkendara.

Melalui program SABUK Kamtibmas ini, Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen untuk terus merangkul dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam pencegahan kenakalan remaja, aksi tawuran, maupun kejahatan jalanan. Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

STIK Mengabdi Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas Berbasis Komunitas Digital

PALEMBANG - Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penerapan Sistem Deteksi Dini Berbasis Komunitas Digital dan Edukasi untuk Memitigasi Gangguan Kamtibmas”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 25–28 Agustus 2026 di wilayah Palembang dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya dalam situasi kedaruratan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen. Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026), mengatakan kegiatan STIK Mengabdi merupakan bentuk implementasi ilmu kepolisian agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“STIK tidak hanya berperan dalam mengembangkan ilmu kepolisian, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam menjawab persoalan nyata di masyarakat. Salah satunya melalui penguatan deteksi dini dan kemampuan masyarakat dalam memitigasi potensi gangguan kamtibmas,” ujar Eko.

Menurutnya, Sumatera Selatan dipilih karena memiliki wilayah hutan dan lahan yang rentan terhadap kebakaran. Kondisi tersebut membuat karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap keselamatan masyarakat, kesehatan, aktivitas ekonomi, mobilitas, hingga stabilitas kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, STIK mendorong penerapan sistem keamanan lingkungan berbasis komunitas digital untuk mempercepat komunikasi, pelaporan awal, pertukaran informasi, dan koordinasi ketika ditemukan potensi gangguan keamanan.

“Teknologi digital menjadi instrumen untuk mempercepat penyampaian informasi dan memperkuat koordinasi. Namun, yang tidak kalah penting adalah keterlibatan masyarakat. Masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini,” jelasnya.

Eko menegaskan, pencegahan gangguan kamtibmas, termasuk karhutla, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, edukasi dalam kegiatan STIK Mengabdi juga diberikan kepada unsur kepolisian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sekolah.

“Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan respons ketika kejadian sudah berlangsung. Kita perlu membangun kesadaran risiko, memperkuat jejaring komunikasi, dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengenali serta melaporkan potensi gangguan sejak dini,” tuturnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan oleh tim dosen STIK yang terdiri atas Pembina Utama Madya Prof. Lindrianasari, SE., M.Si., Akt., Guru Besar STIK; KBP. Dr. Yudhi Hery Setiawan, SIK., M.Si., Dosen Utama STIK; KBP. Erick Hermawan, SIK., M.H., Analis Kebijakan Madya STIK; serta Pembina Rahmadsyah Lubis, S.Pd., M.Pd.

Keterlibatan para dosen tersebut menjadi bagian dari upaya STIK mengimplementasikan ilmu kepolisian melalui edukasi, penguatan kapasitas, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas.

Eko berharap model pengabdian tersebut dapat dikembangkan menjadi kolaborasi berkelanjutan antara STIK, Polri, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat sehingga dapat menghasilkan pola deteksi dini yang dapat diterapkan di wilayah lain.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi yang tepat, kita ingin membangun masyarakat yang semakin sadar risiko, responsif terhadap potensi gangguan, dan mampu bersama-sama menjaga kamtibmas,” pungkasnya.

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Dari keseluruhan personel yang dimutasi, sebanyak 344 personel mendapatkan promosi atau penempatan jabatan baru. Selain itu, terdapat personel yang menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.

Rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan. Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, penyegaran, serta kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Penempatan personel pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.

“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Salah satu perubahan jabatan strategis terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Irjen Pol. Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara, dipercaya mengemban jabatan sebagai Astamaops Kapolri. Ia menggantikan Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

Posisi Kapolda Sulawesi Utara selanjutnya diisi Brigjen Pol. Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Pergantian juga terjadi pada kepemimpinan Polda Papua Barat Daya. Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau diangkat sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sementara Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Jabatan Wakapolda Riau selanjutnya diemban Brigjen Pol. Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Sementara posisi Wakapolda Gorontalo dipercayakan kepada Kombes Pol. Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri. Lalu, Brigjen Pol. D.I. Susetio Cahyadi dipercaya sebagai Wakapolda Maluku Utara Menggantikan Brigjen Pol. Stephen Maleachi Napiun yang kini dipercaya sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri

Di tingkat Mabes Polri, Irjen Pol. Jawari mendapat amanah sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) menggantikan Irjen Pol. Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.

Perubahan juga terjadi pada posisi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Irjen Pol. Ruslan Ependi dipercaya mengemban jabatan tersebut menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.

Sementara itu, Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin mendapat penugasan sebagai Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri menggantikan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera yang diangkat sebagai Karobinopsnal Baharkam Polri.

Rotasi juga mencakup penugasan di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi personel. Sejumlah Pati dan Pamen mendapatkan penugasan untuk mengikuti maupun menyelesaikan pendidikan serta mengemban tugas sebagai Widyaiswara dan dosen di lingkungan Lemdiklat Polri.

Irjen Pol. Johnny menegaskan, seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara optimal.

“Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyegaran organisasi tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat organisasi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Pada prinsipnya, seluruh proses mutasi ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat kepemimpinan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tutupnya.