View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 20 Agustus 2026

Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh

Jakarta – Polri memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang menunjukkan dedikasi, keberanian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepolisian penanganan situasi di Aceh. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan dedikasi personel dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas. Apa yang dilakukan para personel ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 20/8/2026.

Penghargaan diberikan atas pelaksanaan tugas dalam menangani peristiwa pengibaran Bendera Bulan Bintang pada kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala serta Aksi Bela Nanggroe dan Syariat di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Dalam penanganan situasi tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung melakukan negosiasi dengan masyarakat, meredam situasi yang memanas, serta memastikan proses penurunan bendera berjalan aman dan melaksanakan patroli skala besar setelah kejadian.

Atas peran tersebut, Pin Emas Kapolri diberikan kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, serta Kompol I Ketut Supriyatna, Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh.

Sementara itu, Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) juga diberikan kepada Kompol Saiful Hadi, Kasat Samapta Polresta Banda Aceh, serta Aipda Azhari, Ba Polsek Lueng Bata Polresta Banda dan Bripda Azkar, Ba Samapta Polresta Banda Aceh. 

Isir menegaskan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

“Pengabdian dan keberanian personel di lapangan harus terus menjadi teladan. Polri akan terus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Universery Warapsari.com ke 8 Tahun 2026 Semoga warapsari.com Media Online yang dapat Memberikan Edukasi bagi Pembacanya

Kabarindorayanews.com-Tangerang Selatan -Universery Warapsari.com ke-8 Tahun 2026 Memperingati Universery Warapsari.com yang ke-8 Tahun 2026, semoga Warapsari.com terus menjadi media online yang terpercaya dan mampu memberikan informasi yang bermanfaat.
Rabu(20/08/27).

Semoga di usia yang ke-8 ini, Warapsari.com semakin maju, profesional, independen, dan konsisten menyajikan berita yang aktual, berimbang, serta mencerdaskan masyarakat.
Selamat Universery Warapsari.com ke-8 Tahun 2026.

Terus berkarya, memberikan edukasi, dan menjadi media yang bermanfaat bagi pembaca.

Safari Bintal TNI AL di Lanal Dumai Perkuat Mental, Moral dan Karakter Prajurit Ditengah Dinamika TantanganTugas dan Perubahan Zaman

TNI AL, Dumai, Ditengah dinamika tugas yang semakin kompleks dan perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, ketangguhan seorang prajurit tidak semata-mata diukur dari kemampuan fisik dan kecakapan profesional. Lebih dari itu, kekuatan mental, moral, karakter serta landasan iman dan takwa menjadi fondasi penting dalam membentuk prajurit yang tangguh, berintegritas dan mampu menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut menjadi benang merah dalam kegiatan Safari Pembinaan Mental (Bintal) TNI AL yang digelar di Gedung Wijaya Kusuma, Mako Lanal Dumai. Kegiatan diikuti oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, didampingi Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral I Jalasenastri Gabungan Koarmada RI Ny. Genia Agung N. Kusumaji, serta seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Jalasenastri Lanal Dumai, Kamis (20/08/2026).

Hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pembinaan Mental (Kadis Bintal) TNI AL Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid, S.Ag., M.A., M.Tr.Hanla., M.M., dengan didampingi oleh Kasubdis Binideologi Letkol Laut (KH) Miftachul Hufa., S.Ag., dan Tim Disbintal TNI AL. 

Dalam sambutannya, Danlanal Dumai menegaskan bahwa seorang prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan kecerdasan intelektual yang kuat, tetapi juga harus memiliki mental dan moral yang kokoh serta dilandasi keimanan dan ketakwaan.

Menurut Danlanal Dumai, fondasi tersebut menjadi kekuatan utama bagi setiap prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan tugas negara, sehingga mampu menentukan pola pikir, pola sikap dan pola tindak secara tepat dengan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

"Sebagai seorang prajurit, kita tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan fisik dan kecerdasan intelektual yang kuat, tetapi juga harus memiliki mental, moral, serta landasan iman dan takwa yang kokoh,” tegas Danlanal Dumai.

Sementara itu, dalam materi pembinaannya, Kadis Bintal TNI AL Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid menyampaikan bahwa tantangan ketahanan nasional yang dihadapi prajurit saat ini telah berkembang semakin luas. Ancaman tidak lagi hanya hadir dalam bentuk ancaman militer secara fisik, tetapi juga muncul melalui ruang digital, perubahan geopolitik global, serta derasnya arus informasi yang dapat memengaruhi pola pikir, etika dan karakter seseorang.

Ditengah derasnya arus informasi tersebut, prajurit dituntut memiliki kemampuan untuk menyaring, menilai dan menyikapi setiap informasi secara bijak. Ketangguhan mental dan karakter menjadi benteng penting agar prajurit tidak mudah terpengaruh oleh berbagai perkembangan yang dapat mengikis nilai-nilai disiplin, loyalitas dan integritas.

Dalam kesempatan kali ini juga dibuka ruang dialog interaktif yang dipimpin oleh Kasubdis Binideologi Letkol Laut (KH) Miftachul Hufa., S.Ag., yang mengusung tema "Memahami Keikutsertaan Prajurit Dalam Ormas Keagamaan".
 
Melalui Safari Bintal ini, diharapkan seluruh Prajurit, PNS dan Keluarga Besar Lanal Dumai semakin memiliki ketahanan mental dan moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun tugas kedinasan, sekaligus mampu menjadi pribadi yang semakin profesional, berintegritas, humanis dan berkarakter, sejalan dengan tuntutan TNI AL yang semakin adaptif menghadapi perkembangan zaman.

"Kekuatan TNI AL pada hakikatnya tidak hanya bertumpu pada Alutsista maupun kemampuan fisik prajurit, tetapi juga pada kualitas pribadi yang tangguh, moral kuat dan karakter yang kokoh".


Polsek Metro Menteng Siagakan Pengamanan Aksi Mahasiswa di MNC Tower, Menteng

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng bersama unsur TNI dan pengamanan internal objek menyiagakan personel untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa elemen mahasiswa di Kantor PT Arthaco Prima Energy, MNC Tower, Jalan Kebon Sirih Nomor 17–19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Kesiapan pengamanan diawali apel pelayanan pengamanan yang dipimpin Kanit Binmas Polsek Metro Menteng AKP Irawan Junaedi,  Sebanyak 17 personel disiapkan, terdiri dari 5 personel Polsek Metro Menteng, 10 personel pengamanan internal atau Pamdal, serta 2 personel Koramil Menteng.

Dalam arahannya, AKP Irawan menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, humanis, kompak, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Personel juga diminta mengedepankan komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan maupun koordinator lapangan aksi serta menghindari tindakan berlebihan.

“Laksanakan tugas dengan ikhlas, serius dan tetap kompak. Pengamanan harus dilakukan sesuai SOP dan setiap tindakan di lapangan tetap berdasarkan perintah pimpinan,” ujar AKP Irawan dalam arahannya.

Petugas juga mengantisipasi sejumlah potensi gangguan selama berlangsungnya aksi, termasuk kemungkinan pembakaran ban di lokasi. Pengamanan diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan aktivitas di sekitar objek tetap berjalan dengan aman.

Polsek Metro Menteng bersama unsur TNI dan Pamdal melakukan koordinasi secara berkelanjutan untuk mencegah terjadinya eskalasi serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi massa.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol  Reynold E.P. Hutagalung,  menegaskan bahwa setiap pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat harus dilakukan secara terukur, profesional, dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi di wilayah hukum Polsek Metro Menteng.

“Personel harus tetap waspada, mengutamakan komunikasi dan koordinasi, serta memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Sambangi Perkantoran EBTKE, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Jakarta Pusat – Upaya menjaga keamanan lingkungan perkantoran terus dilakukan Polsek Metro Menteng melalui kegiatan cooling system, sambang, dan patroli dialogis. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan, Aiptu H.M. Adhy M.N., menyambangi kawasan perkantoran EBTKE dan ESDM di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 1A, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas bertemu dengan Danru Security EBTKE, Bapak Dedi, serta petugas keamanan Ibu Tamara. Pertemuan dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan koordinasi sekaligus menggali informasi terkait situasi keamanan di lingkungan perkantoran.

Aiptu Adhy menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, khususnya terkait kewaspadaan terhadap aktivitas keluar-masuk tamu, keamanan kendaraan, serta potensi gangguan keamanan lainnya. Petugas keamanan juga diajak bersama-sama melakukan deteksi dini apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Keamanan lingkungan perkantoran merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak petugas keamanan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Aiptu Adhy.

Selain mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, petugas juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan sistem keamanan lingkungan berjalan dengan baik.

Kegiatan sambang dan patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Metro Menteng memperkuat cooling system sekaligus menjaga hubungan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat dan unsur pengamanan di wilayah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya kehadiran anggota di tengah masyarakat sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengimbau masyarakat dan petugas keamanan untuk tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila membutuhkan bantuan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk mendapatkan respons kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran petugas.

Melalui patroli dialogis yang dilakukan secara rutin, Polsek Metro Menteng terus mendorong terciptanya lingkungan perkantoran yang aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menembus Jalan Terjal, Polri Hadir Membawa Harapan: Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Nagekeo — Di tengah sulitnya akses akibat bencana gempa bumi 7,7 SR, semangat untuk hadir dan membantu masyarakat tidak menyurutkan langkah Polri. Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., bersama Tim Gabungan Satgas, menyalurkan bantuan dari Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kepada warga terdampak gempa di Desa Wajomara dan Kampung Natakupe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.

Perjalanan menuju kedua wilayah tersebut bukanlah hal yang mudah. Kondisi geografis yang berada di kawasan lembah serta akses jalan yang dipenuhi longsoran baru pascagempa menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan.

Khusus untuk mencapai Kampung Natakupe, perjuangan bahkan harus dilanjutkan dengan menyeberangi sungai yang cukup luas karena belum terdapat jembatan penghubung. Tim harus turun langsung ke sungai dan rela berbasah-basahan demi memastikan bantuan dapat tiba dan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi Kapolres Nagekeo dan Tim Gabungan Satgas. Langkah demi langkah ditempuh dengan satu tujuan: memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap merasakan kehadiran negara di tengah bencana.

Bantuan dari Kapolda NTT tersebut kemudian diserahkan secara langsung kepada warga terdampak gempa. Wajah haru dan penuh syukur tampak dari masyarakat yang menerima bantuan.

Bagi warga, kehadiran Kapolres Nagekeo bersama personel Polri bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi bencana.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Bapak Kapolres Nagekeo yang sudah datang langsung ke tempat kami. Kami sangat terharu, karena kondisi jalan sulit, tetapi Bapak-bapak Polisi tetap datang untuk melihat dan membantu kami,” ungkap salah seorang warga dengan penuh haru.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak menjadi bukti nyata bahwa pelayanan dan kepedulian tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan akses.

Jarak yang jauh, jalan yang terjal, longsor dan derasnya sungai bukan alasan untuk berhenti melangkah. Di tengah duka akibat gempa, Polri memilih untuk hadir, mengetuk pintu warga, membawa bantuan dan menyalakan kembali harapan.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Kapolres Nagekeo bersama Tim Gabungan Satgas menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan mampu menembus segala rintangan. Sebuah langkah sederhana yang bagi masyarakat di pelosok terdampak bencana memiliki arti yang sangat besar: Polri hadir, Polri peduli, dan masyarakat tidak pernah berjalan sendiri.

Polri Hadir di Tengah Pengungsi, Sidokkes Polres Sikka Berikan Pelayanan Kesehatan di Gelora Samador

Maumere — Polri terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sikka, personel memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi di Posko Pengungsian Gelora Samador, Kamis (20/8/2026).

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelayanan kesehatan bagi pengungsi merupakan bagian dari upaya Polri memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

“Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan dan dukungan kemanusiaan agar kondisi masyarakat di pengungsian tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang dibutuhkan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dilakukan personel Sidokkes Polres Sikka bersama perawat mitra Klinik Polres Sikka. Petugas memberikan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada para pengungsi dengan diawali pengecekan tanda-tanda vital untuk mengetahui kondisi kesehatan serta mendeteksi secara dini keluhan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan serta multivitamin kepada para pengungsi. Pelayanan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran warga selama berada di lokasi pengungsian.

Menurut Trunoyudo, kehadiran personel Polri di lokasi pengungsian menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan dan pelayanan secara menyeluruh.

“Dalam situasi bencana, masyarakat membutuhkan kehadiran negara secara nyata. Karena itu, personel Polri di lapangan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para pengungsi,” jelasnya.

Selain melakukan pemeriksaan, tenaga kesehatan Polres Sikka juga berinteraksi langsung dengan para pengungsi untuk mendengarkan keluhan serta memberikan pelayanan sesuai kondisi yang ditemukan.

Kehadiran tenaga kesehatan di tengah pengungsian diharapkan dapat membantu menjaga kondisi warga sekaligus mencegah munculnya gangguan kesehatan selama masa tanggap darurat. Pemeriksaan secara berkala juga menjadi bagian dari upaya mendeteksi lebih awal kondisi kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Trunoyudo menegaskan, Polri akan terus mengoptimalkan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana bersama seluruh unsur terkait.

“Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus bergerak bersama untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan perhatian, pelayanan dan perlindungan yang diperlukan,” pungkasnya.

Pelayanan kesehatan di Posko Pengungsian Gelora Samador berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa kendala menonjol.

Kehadiran Sidokkes Polres Sikka menjadi bagian dari komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan secara langsung kepada masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.