View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 19 Oktober 2026

Bhabinkamtibmas Sambang Dan Monitoring Bubaran Siswa Di SMA Bellamirnus Menteng

Jakarta Pusat – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring bubaran siswa di SMA Bellamirnus, Jalan Lombok No. 58, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026), 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Kamidi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, dengan melakukan pemantauan situasi di lingkungan sekolah guna memastikan proses kepulangan para siswa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Kamidi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para siswa agar segera kembali ke rumah masing-masing dengan selamat, tidak berkumpul tanpa tujuan yang jelas, serta tidak mudah terpengaruh ajakan mengikuti unjuk rasa dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, sekaligus mencegah keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa kegiatan sambang dan monitoring di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pelajar.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak sekolah dan orang tua, turut berperan aktif dalam menjaga keamanan serta mengawasi aktivitas para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah Menteng, khususnya di sekitar lingkungan sekolah pada saat jam kepulangan siswa.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Monitoring Dan Sambang Fkpms Di Sma-Smk Yapermas, Antisipasi Pelajar Dalam Aksi Unjuk Rasa

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Roby, melaksanakan kegiatan monitoring dan sambang Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di SMA-SMK YAPERMAS, Jalan Anyer No. 7, RT 04/RW 02, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026), 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan dini, khususnya untuk mengantisipasi potensi keterlibatan pelajar dalam rencana aksi unjuk rasa di Gedung DPR pada Selasa (20/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Roby bertemu dengan Kepala Sekolah SMK YAPERMAS, Bapak Yudhi, Bapak Eko selaku guru SMK YAPERMAS, Ibu Rosi selaku guru SMA YAPERMAS, serta Bapak Arif selaku petugas keamanan sekolah.

Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kepada pihak sekolah dan pengurus FKPMS agar terus meningkatkan pengawasan terhadap siswa-siswi, terutama saat jam pulang sekolah. Pihak sekolah juga diharapkan memastikan para pelajar tidak terpengaruh ajakan mengikuti aksi unjuk rasa serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi bohong atau hoaks yang beredar melalui media sosial.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah menerapkan kebijakan agar siswa dijemput oleh orang tua masing-masing dan mengirimkan foto sebagai konfirmasi bahwa mereka telah tiba di rumah. Selain itu, edukasi dan imbauan kamtibmas juga disampaikan kepada para siswa melalui pengeras suara sekolah.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menjaga para pelajar agar tetap berada dalam lingkungan yang aman dan tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Pengawasan terhadap para pelajar perlu dilakukan secara bersama-sama, khususnya pada saat jam pulang sekolah. Kami mengimbau pihak sekolah dan orang tua agar terus menjalin komunikasi, memberikan edukasi kepada anak-anak, serta memastikan mereka tidak mudah terpengaruh ajakan yang belum jelas kebenarannya maupun informasi hoaks di media sosial,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya langkah preventif dan pendekatan humanis dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, termasuk melalui penguatan komunikasi dan kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, serta masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan sambang FKPMS ini, Polsek Metro Menteng berharap tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya perlindungan serta pengawasan terhadap generasi muda.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Ploting Gatur Lalin Dan Strong Point Di TL Suropati Menteng

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, personel kepolisian melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) dan strong point di Traffic Light (TL) Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bripka Ari NR (Lahar Ambon) Personel ditempatkan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta mencegah terjadinya kejahatan jalanan di kawasan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi arus lalu lintas guna memastikan aktivitas masyarakat pada pagi hari berjalan dengan tertib dan lancar. Berdasarkan hasil pemantauan sementara, arus lalu lintas di sekitar TL Suropati terpantau lancar dan situasi keamanan secara umum dalam keadaan aman serta terkendali.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan, menjaga kelancaran arus kendaraan, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan.

“Penempatan personel di titik-titik strategis, khususnya pada jam aktivitas masyarakat di pagi hari, merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan di jalanan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat **Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian di lapangan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Hadir Di SDN Gondangdia 01, Tanamkan Kedisiplinan Dan Cegah Kenakalan Anak

Jakarta Pusat – Dalam rangka mendukung terciptanya ruang publik yang aman serta lingkungan pendidikan yang nyaman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) di SDN Gondangdia 01, Jalan H.O.S. Cokroaminoto No. 66, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026), 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Kamidi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kedekatan antara polisi dan para pelajar sejak usia dini.

Dalam kegiatan sambang tersebut, Aiptu Kamidi hadir bersama para siswa untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kedisiplinan, membangun perilaku positif, serta menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan anak-anak dengan anggota kepolisian. Kehadiran polisi di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan pencegahan kenakalan anak sekolah.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa program POLIDIK merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

“Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin membangun kedekatan antara Polri dan para pelajar, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan sejak dini, serta memberikan pemahaman kepada anak-anak agar senantiasa berperilaku positif. Kami juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mencegah kenakalan anak dan menjaga keamanan lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, melalui jajaran Polsek Metro Menteng, menekankan pentingnya kehadiran anggota kepolisian di lingkungan sekolah sebagai mitra masyarakat dan tenaga pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Selain memberikan edukasi, petugas juga mengimbau pihak sekolah dan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Warga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

Melalui program POLIDIK, Polsek Metro Menteng berharap hubungan kemitraan antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang disiplin dan berkarakter.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polri Bersama Masyarakat, Personel Polsek Pondok Gede Hadir di Jalan Jaga Kelancaran Aktivitas Warga

KOTA BEKASI – Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada pagi hari menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan dan memastikan aktivitas warga berjalan lancar. Hal tersebut ditunjukkan personel Polsek Pondok Gede melalui kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik rawan kepadatan di wilayah Kec. Pondok Gede dan Kec. Pondok Melati Kota Bekasi. Senin pagi (19/10/2026)

Sejak pagi, personel ditempatkan di enam titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan. Petugas membantu mengurai arus lalu lintas, mengantisipasi kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas, mulai dari pekerja, pengendara, hingga pelajar yang berangkat ke sekolah.

Kegiatan ini bukan sekadar mengatur kendaraan di persimpangan jalan, tetapi juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang siap membantu masyarakat saat dibutuhkan. Dengan berada langsung di lapangan, personel dapat merespons kondisi lalu lintas sekaligus membantu pengguna jalan agar perjalanan berlangsung lebih tertib dan aman.

Kapolsek Pondok Gede, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus diwujudkan melalui kehadiran personel yang responsif dan bertanggung jawab di setiap titik penugasan.

“Pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat berangkat bekerja maupun ke sekolah dengan aman dan nyaman. Karena itu, personel harus hadir tepat waktu, menempati lokasi yang telah ditentukan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar AKP Wahyudi.

Untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal, fungsi Propam turut melakukan pengawasan terhadap kehadiran personel di lokasi penugasan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedisiplinan anggota sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pondok Gede terus mengedepankan semangat “Polri Bersama Masyarakat”, dengan menempatkan kehadiran anggota di tengah aktivitas warga sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan nyata.

Polri tidak hanya hadir untuk menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan kelancaran lalu lintas serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Pondok Gede senantiasa terjaga.

Densus 88 dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Cegah Paham Ekstremisme


PALU – Tim Pencegahan Satgaswil Sulawesi Tengah Densus 88 Antiteror Polri memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam upaya mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET). Koordinasi tersebut dilakukan melalui silaturahmi dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Senin (19/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Tim Satgaswil Sulawesi Tengah memaparkan tugas dan fungsi Densus 88 AT Polri, perkembangan penyebaran paham IRET di wilayah Sulawesi Tengah, serta potensi dampaknya terhadap kehidupan bermasyarakat. Pembahasan juga mencakup fenomena True Crime Community (TCC) dan Nihilistic Violent Extremism (NVE), termasuk langkah pencegahan dini dan pendekatan penanganan terhadap anak yang terpapar paham ekstremisme.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menekankan pentingnya menjaga toleransi antarsuku dan umat beragama serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pencegahan paham ekstremisme membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Penguatan toleransi, persatuan, serta deteksi dini menjadi langkah penting untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Anwar.

Sinergi antara Densus 88 AT Polri dan pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong langkah-langkah preventif yang lebih optimal, termasuk melalui peningkatan koordinasi dan peran pemerintah dalam membangun lingkungan yang aman dan harmonis.

Melalui koordinasi ini, Densus 88 AT Polri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan terus memperkuat kolaborasi dalam mencegah penyebaran paham ekstremisme, mengantisipasi potensi ancaman, serta menanamkan nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat

Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan

Jakarta — Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat memimpin Upacara Purna Tugas Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas Formed Police Unit (FPU) 7 Minusca sekaligus penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana dan Tanda Kehormatan Veteran Perdamaian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Upacara tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian 140 personel Polri yang telah menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama satu tahun di Bangui, Republik Afrika Tengah. 

Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menuntaskan misi dengan profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pengabdian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan tugas negara, tetapi juga membawa nama baik Polri dan Indonesia dalam misi perdamaian internasional.

“Polri bangga memiliki kalian, Indonesia bangga memiliki kalian. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah kalian persembahkan untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan,” Ujar Wakapolri.

Wakapolri menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian. Pengalaman selama menjalankan misi internasional diharapkan menjadi bekal bagi para personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, mengembangkan kemampuan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Keikutsertaan Polri dalam misi perdamaian PBB merupakan wujud komitmen Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Karo Misi Internasional (Misinter) Divhubinter Polri Brigjen Pol. Gregorius Tommy Wibisono menjelaskan, selama bertugas personel FPU 7 menghadapi berbagai tantangan keamanan dan dinamika politik di Republik Afrika Tengah, termasuk dalam rangkaian pelaksanaan pemilihan umum. Kontingen Indonesia turut dipercaya melaksanakan pengamanan terhadap Presiden dan Wakil Presiden serta para calon peserta pemilu, termasuk pengamanan rangkaian kegiatan dan pengawalan surat suara.

“Personel FPU 7 tidak hanya menjalankan mandat pengamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan. Ini menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung perdamaian sekaligus membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan,” ujar Brigjen Pol. Gregorius Tommy Wibisono.

Sementara itu, Kasatgas FPU 7 Minusca Divhubinter Polri Kombes Pol. Norhayat mengatakan, salah satu mandat utama yang dijalankan personel adalah Protection of Civilians (PoC) atau perlindungan warga sipil melalui patroli di sejumlah wilayah tanggung jawab. Pelaksanaan tugas tersebut dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem, badai, serta dinamika sosial dan keamanan di wilayah konflik.

“Di tengah berbagai tantangan di daerah misi, personel tetap berupaya menjalankan mandat perlindungan warga sipil secara profesional. Kami juga melaksanakan kegiatan social outreach, antara lain mengunjungi gereja dan sekolah serta memberikan bantuan berupa tas dan alat tulis kepada anak-anak,” kata Kombes Pol. Norhayat.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi salah satu upaya kontingen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat setempat. Melalui kegiatan itu, personel tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat selama misi berlangsung.

Polri terus berkoordinasi dengan PBB untuk menjajaki peluang penugasan pada misi perdamaian di wilayah lain. Keberlanjutan kontribusi tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung perdamaian dan keamanan dunia, sekaligus membawa semangat pengabdian Indonesia di tingkat internasional.