View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 01 Juni 2026

Polda Metro Jaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Semangat Persatuan

Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi. 

Dalam amanatnya, Wakapolda menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam jiwa setiap anak bangsa.

“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Brigjen Pol Dekananto saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga memiliki relevansi dalam mendorong terciptanya perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun dan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, hingga ancaman perpecahan.

“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut Wakapolda juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi diwujudkan dalam sikap, perilaku, kebijakan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Polda Metro Jaya, Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremoni, tetapi menjadi penguat semangat pengabdian dalam menjaga persatuan dan keberagaman. Nilai-nilai Pancasila akan terus menjadi pedoman bagi personel dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.


(bagas-rully)

Patroli Jalan Kaki, Personel Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan dan Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya

Puncak Jaya – Personel Pos Kulirik yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli jalan kaki di wilayah Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (1/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah penugasan.

Patroli tersebut diawali dengan apel kesiapan di Pos Kulirik sebelum personel bergerak menyusuri sejumlah titik yang menjadi fokus pemantauan keamanan. Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi dan pengecekan kondisi wilayah guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Selain melakukan pengawasan wilayah, personel juga terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai dinamika situasi yang mungkin terjadi. Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Di sela-sela pelaksanaan patroli, personel juga menyapa warga yang sedang beraktivitas di sekitar jalur patroli. Melalui pendekatan yang humanis, personel berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan perkembangan situasi di lingkungan sekitar sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Interaksi tersebut disambut positif oleh masyarakat dan menjadi bagian dari upaya Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi yang kondusif di wilayah Puncak Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli rutin yang dilaksanakan personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Satgas Ops Damai Cartenz untuk menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Patroli yang dilakukan secara rutin merupakan langkah preventif untuk memantau perkembangan situasi di wilayah penugasan sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memperkuat situasi kamtibmas yang kondusif," ujar Kaops.

Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa patroli jalan kaki menjadi salah satu metode efektif untuk meningkatkan pengawasan wilayah sekaligus memperkuat kesiapsiagaan personel di lapangan.

"Melalui patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, personel dapat memantau kondisi wilayah secara langsung dan merespons setiap perkembangan situasi dengan cepat. Langkah ini penting untuk menjaga keamanan dan mendukung aktivitas masyarakat agar tetap berjalan dengan baik," kata Wakaops.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan di Papua, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai mitra penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Patroli Brimob PMJ Dan Perintis Gagalkan Dugaan Tawuran di Cipinang Muara, Sajam dan Molotov Diamankan

Jakarta - Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran sekelompok pemuda di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Minggu malam hingga Senin dini hari (1/6/2026). Dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut, petugas mengamankan sejumlah pemuda beserta barang bukti berupa senjata tajam, bom molotov, telepon genggam, dan kendaraan bermotor yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.

Patroli gabungan diawali dengan apel rayonisasi dan penyisiran di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Tim kemudian melakukan patroli stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai guna mengantisipasi tawuran, balap liar, peredaran minuman keras, petasan, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang kerap meresahkan masyarakat pada malam hingga dini hari.

Sekitar pukul 02.55 WIB, petugas menerima laporan warga terkait adanya sekelompok pemuda yang dicurigai hendak melakukan tawuran di Jalan Cipinang Muara II. Saat dilakukan pemeriksaan, beberapa pemuda berusaha melarikan diri sambil membuang sebilah senjata tajam. Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan sejumlah pemuda berikut barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rayonisasi merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mencegah potensi tawuran dan tindak kriminalitas lainnya. Kami akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Polri juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun pergaulan yang berpotensi melanggar hukum. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam.

( Bagas- Rully)

Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia

Jeddah, Arab Saudi, 1 Juni 2026 — Menjelang berakhirnya rangkaian penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Satgas Haji terus memperkuat upaya perlindungan terhadap jemaah Indonesia melalui peningkatan koordinasi dan kerja sama dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi.

Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan diskusi antara Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dengan perwakilan Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi terkait pelaksanaan tata kelola haji dan peningkatan kerja sama dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji bagi warga negara Indonesia yang berlangsung di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (1/6).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni beserta jajaran, serta delegasi Polri yang terdiri dari Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., Atase Polri pada KBRI Riyadh Kombes Pol. Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K., dan personel pendukung lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan jajaran PSS atas dukungan, pelayanan, serta pengamanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini sehingga jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk.

Wakapolri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi antara Satgas Haji, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, serta seluruh kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, dan memberikan perlindungan optimal kepada jemaah Indonesia.

Pada saat yang sama, Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya dalam mendukung pengamanan, perlindungan warga negara, pertukaran pengalaman, serta peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji.

Penguatan kerja sama tersebut diarahkan pada peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola dan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat perlindungan jemaah Indonesia mulai dari proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Selain membahas pelaksanaan ibadah haji tahun ini, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan keamanan serta pelayanan jemaah. Pengalaman Arab Saudi dalam mengelola jutaan jemaah dari berbagai negara dengan dukungan teknologi modern dinilai menjadi referensi yang berharga bagi peningkatan kualitas pengelolaan kegiatan berskala besar di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni menyampaikan apresiasi atas hubungan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki kontribusi besar dalam penyelenggaraan ibadah haji dan menjadi salah satu negara yang menunjukkan kerja sama yang sangat baik dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah.

Pihak PSS juga menilai pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik berkat optimalisasi personel, penguatan koordinasi, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem pengamanan dan pelayanan jemaah.

Evaluasi Haji Tahun Ini Jadi Modal Penguatan Perlindungan Jemaah

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sebagai dasar peningkatan kualitas tata kelola, pelayanan, pengamanan, dan perlindungan jemaah pada masa mendatang.

Pengalaman penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan pentingnya koordinasi yang kuat antarinstansi, pemanfaatan teknologi yang semakin optimal, serta pengawasan yang berkelanjutan guna mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan jutaan jemaah dari berbagai negara.

Satgas Haji yang dibentuk bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah melaksanakan berbagai langkah pengawasan, pencegahan, dan penanganan permasalahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji guna memberikan perlindungan kepada masyarakat dan jemaah Indonesia.

Berdasarkan data Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Tahun 2026 sampai dengan 29 Mei 2026, telah ditangani 29 Laporan Polisi (LP) dan 30 Laporan Informasi (LI) dengan 26 tersangka, jumlah korban mencapai 550 orang, serta total kerugian masyarakat sebesar Rp21.701.700.000.

Penanganan tersebut merupakan hasil sinergi Dittipidter Bareskrim Polri dan Polda jajaran di berbagai wilayah Indonesia. Selain melakukan penegakan hukum, Satgas Haji juga aktif melaksanakan langkah pencegahan melalui edukasi masyarakat, pengawasan keberangkatan jemaah, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mencegah masyarakat menjadi korban praktik haji non-prosedural maupun berbagai modus penipuan berkedok perjalanan ibadah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. mengatakan bahwa evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini menjadi modal penting bagi Indonesia dan Arab Saudi untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan kepada jemaah.

“Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memberikan banyak pembelajaran berharga bagi seluruh pemangku kepentingan. Melalui evaluasi yang komprehensif dan penguatan koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi, diharapkan kualitas pelayanan, pengamanan, dan perlindungan jemaah Indonesia dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang,” ujar Kadiv Humas Polri.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia memerlukan sistem perlindungan yang semakin kuat, adaptif, dan terintegrasi.

“Penguatan koordinasi, pemanfaatan teknologi, peningkatan literasi masyarakat, serta sinergi antara Satgas Haji, Kementerian Haji dan Umrah RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, dan otoritas Kerajaan Arab Saudi menjadi kunci untuk memastikan jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Kadiv Humas menambahkan bahwa tantangan penyelenggaraan haji ke depan tidak hanya berkaitan dengan aspek pelayanan dan pengelolaan jemaah, tetapi juga perlunya penguatan edukasi masyarakat, peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan penyelenggaraan haji, optimalisasi penggunaan teknologi, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna mengantisipasi berbagai dinamika yang dapat muncul pada penyelenggaraan haji di masa mendatang.

Oleh karena itu, penguatan tata kelola haji, pengawasan yang adaptif, edukasi masyarakat, serta kerja sama yang semakin erat antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi langkah strategis yang perlu terus diperkuat. Dengan demikian, perlindungan terhadap jemaah dapat dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses pendaftaran, keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, memperkuat perlindungan warga negara, serta membangun kerja sama yang konstruktif dengan berbagai pihak demi terwujudnya pelayanan haji yang semakin baik bagi masyarakat Indonesia.

Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu



(Puspen TNI)Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang dipimpin Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Upacara pemakaman militer berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan tradisi militer sebagai penghormatan terakhir kepada salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan darma baktinya bagi TNI, pertahanan negara, dan Republik Indonesia.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan tokoh TNI yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada negara. Almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 2002 s.d. 2005 dan kemudian dipercaya sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d.2019. Selama masa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai prajurit yang tegas, berdedikasi tinggi, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keluarga besar TNI menyampaikan duka cita yang mendalam serta penghormatan setinggi-tingginya atas jasa, keteladanan, dan dharma bakti almarhum kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian, loyalitas, dan kepemimpinan yang ditinggalkan almarhum diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI dalam mengabdi kepada  Negara Kesatuan Republik Indonesia.

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045
 

Kodim 1714/PJ, Polri Bersama Pemda Gelar Kirab Merah Putih: Bersatu Dalam Keberagaman, Berdaulat Dalam Persatuan Menjaga NKRI Harga Mati

Puncak Jaya – Kodim 1714/Puncak Jaya bersama unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya, menggelar kegiatan Kirab Merah Putih yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat setempat. Pawai kebangsaan ini berlangsung meriah, penuh semangat, serta berjalan aman dan tertib, dengan rute perjalanan sepanjang Jalan Trans Papua mulai dari Distrik Purleme menuju Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, pada hari Senin (1/6/2026).
 
Kegiatan bersejarah ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Yudha Wicaksono S.E., S.I.K., Komandan Satgas Yonif 743/PSY Udayana, Letkol Inf. Heri Mujiono, serta Komandan Satgas 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo. Turut hadir pula perwakilan unsur Pemerintah Daerah, Asisten I Bidang Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo, S.IP, M.Sos., yang hadir mewakili Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM.
 
Selain itu, tampak hadir Kabag Ops Polres Puncak Jaya, AKP Matheus Tanggu Ate, S.H., Kabag Humas Pemda Puncak Jaya, Belies Wonda, serta sejumlah perwira jajaran Kodim 1714/Puncak Jaya antara lain Kapten Inf Daniel Sine, Kapten Inf Lubis, Kapten Inf Tohir, dan Lettu Inf Suparman. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama yang diwakili oleh Gembala GIDI Mulia, Bapak Telinus Telenggen, Ketua DPC Kabupaten Puncak Jaya, Yandius Tabuni, tokoh pemuda, serta ratusan warga masyarakat semakin memeriahkan suasana dan memperkuat makna persatuan dalam kegiatan ini.
 
Pawai bendera Merah Putih yang digelar sepanjang rute dari Distrik Purleme hingga Puncak Senyum ini merupakan wujud nyata persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa di tanah Papua. Mengusung semangat “Bersatu dalam Keberagaman, Berdaulat dalam Persatuan Menjaga NKRI Harga Mati”, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat untuk senantiasa menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
Dalam barisan kirab, terlihat jelas kebersamaan yang kental di antara anggota TNI, Polri, jajaran pejabat Pemda, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta warga masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang yang berjalan beriringan. Semangat kepatriotisan terpancar dari setiap wajah peserta yang dengan bangga mengusung bendera kebangsaan, meneriakkan yel-yel semangat, serta menyanyikan lagu-lagu nasional sepanjang perjalanan menuju Puncak Senyum.
 
Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han dalam keterangannya menyampaikan, bahwa kegiatan Kirab Merah Putih ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sarana mempererat tali persaudaraan serta mempertegas bahwa di bumi Puncak Jaya, seluruh elemen bangsa berdiri kokoh sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.
 
“Kita berbeda suku, berbeda bahasa, namun kita satu di bawah naungan bendera Merah Putih. Inilah bukti nyata bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika hidup dan tumbuh subur di sini. Menjaga keutuhan NKRI adalah harga mati bagi kita semua, dan TNI selalu bertekad kuat menjadi garda terdepan pelindung masyarakat dan kedaulatan negara,” tegas Dandim.
 
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo, S.IP, M.Sos., selaku perwakilan Bupati Puncak Jaya, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sinergitas yang terjalin sangat harmonis dan solid antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memadati jalan raya dan ikut serta aktif dalam aksi kirab ini adalah bukti sahih bahwa rakyat Puncak Jaya sangat mencintai Indonesia, mendukung persatuan, dan menginginkan kedamaian senantiasa terjaga di wilayahnya.
 
Suasana haru dan semangat kebangsaan mewarnai sepanjang kegiatan, di mana warga tampak antusias menyambut barisan kirab dengan melambaikan bendera kecil Merah Putih. Kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan damai, sekaligus menjadi penguatan bahwa persatuan adalah kekuatan utama dalam membangun Puncak Jaya yang maju, aman, dan sejahtera di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
Melalui kegiatan ini, semakin kokohlah ikatan persaudaraan antara aparat dan rakyat, serta semakin menguatkan tekad bersama bahwa tanah Papua adalah bagian utuh dari Indonesia yang akan terus dijaga, dibangun, dan dimajukan bersama-sama oleh segenap anak bangsa. (Pen Kodim 1714/PJ)

Sisir Empat Zona Krusial Hingga Fajar, Tim Beruang Polres Bekasi Kota Jaga Keamanan Jalur Malam


BEKASI – Guna memitigasi segala bentuk gangguan keamanan pada jam rawan sepertiga malam dan memberikan jaminan rasa aman yang riil bagi masyarakat, Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota mengintensifkan Patroli Jaga Jakarta. Melalui prinsip Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, operasi preventif berskala sedang ini digelar secara maraton pada Senin (1/6/2026) dini hari mulai pukul 00.00 WIB hingga menjelang subuh pukul 05.00 WIB. Langkah taktis ini dikerahkan secara dinamis untuk membidik para pelaku tindak pidana konvensional Curas, Curat, Curanmor (3C), aksi balap liar, begal, hingga potensi tawuran remaja.

Sesuai dengan instruksi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., pergerakan taktis di lapangan dipimpin oleh Katim 2.2 Jaga Jakarta 1 Ipda Nurcahyo Fernandes, S.T., dengan berkekuatan 10 personel tangguh Tim 2 (Beruang). Menggunakan 5 unit armada kendaraan taktis roda dua, tim bergerak lincah membelah malam untuk melakukan pengawasan visual secara ketat. Pengerahan patroli motor ini didesain khusus agar petugas dapat merambah ke jalur-jalur penghubung antarkecamatan yang diidentifikasi sebagai zona rawan kriminalitas malam.

Rangkaian operasi diawali tepat pada pukul 00.00 WIB dengan pelaksanaan apel kesiapan di Halaman Mako Polres Metro Bekasi Kota untuk konsolidasi dan menerima arahan cara bertindak. Memasuki sepertiga malam, pada pukul 01.15 WIB hingga 02.00 WIB, Tim Beruang langsung meluncur menyusuri wilayah Bekasi Barat dengan menyisir Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Bintara Jaya. Tak berselang lama, penyisiran taktis bergeser ke area Jatiasih mulai pukul 02.30 WIB guna mengunci ruang gerak pelaku street crime di sepanjang Jalan Raya Jatiasih hingga koridor utama Jalan Wibawa Mukti II.

Menjelang subuh, fokus pengamanan dialihkan ke sektor selatan, yakni wilayah Bantar Gebang dan Mustika Jaya mulai pukul 03.10 WIB hingga 04.30 WIB. Di zona ini, petugas memperketat pengawasan visual dengan menyusuri rute panjang meliputi Jalan Siliwangi, Jalan Tirta Utama, Jalan Surya Kencana, Jalan Raya Cipendawa, kawasan Vida, hingga Jalan Raya Bantar Gebang - Setu. Sebagai penutup, sebelum fajar menyingsing pada pukul 04.45 WIB, petugas menyisir koridor Bekasi Timur dan Rawalumbu, tepatnya di sekitar Jalan Chairil Anwar, Jalan RA. Kartini, hingga Jalan Ahmad Yani.

Hingga seluruh rangkaian Patroli Jaga Jakarta berakhir, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota secara umum dilaporkan berada dalam keadaan yang sangat aman, tertib, dan kondusif (TKA) tanpa adanya kejadian menonjol. Metode blue light patrol yang diterapkan di sepanjang rute terbukti ampuh memberikan ketenangan bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari. Pihak kepolisian menyampaikan terima kasih atas sinergi warga dan mengimbau masyarakat untuk selalu memanfaatkan layanan darurat Hotline Call Center 110 yang siaga 24 jam penuh.