View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 08 Juli 2026

Polda Metro Jaya Buka Kapolri Cup 2026, Dorong Anak Muda Berprestasi di Ruang Digital

Jakarta - Polda Metro Jaya membuka kegiatan Kapolri Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung BPMJ, Rabu (8/7/2026), sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang esports secara positif, sportif, dan berprestasi.

Dirpamobvit Polda Metro Jaya Brigjen Pol Joko Sulistio hadir mewakili Wakapolda Metro Jaya untuk membuka kegiatan tersebut. Acara ini turut dihadiri Ketua IESPA Ibnu Risha Pradito, CEO dan Founder TRIP Kripto Gabriel Rey, perwakilan ESI DKI Jakarta, panitia, peserta, serta para pemain Kapolri Cup 2026.

Brigjen Joko mengatakan, Polda Metro Jaya mendukung kegiatan esports karena memiliki ruang besar bagi anak muda untuk berkembang di era digital. Menurutnya, kepolisian ingin hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga ikut mendorong terciptanya ekosistem digital yang sehat dan produktif.

“Polda Metro Jaya tidak ingin hanya hadir sebagai penonton. Kami ingin turut mendukung agar ruang digital, termasuk dunia esports, dapat terus menjadi media yang positif bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Brigjen Joko.

Brigjen Joko menilai esports bukan sekadar permainan. Di dalamnya terdapat nilai kerja sama, kekompakan, gotong royong, kemampuan membaca situasi, hingga pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, serta semangat berprestasi di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Ketua IESPA Ibnu Risha Pradito mengapresiasi dukungan Polri terhadap perkembangan esports di Indonesia. Ia menyebut Kapolri Cup 2026 menjadi wadah penting bagi para gamers untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, mulai dari tingkat polres, kabupaten/kota, hingga nasional.

“Dulu mungkin tidak pernah terpikirkan anak-anak gamers bisa bertanding di kantor polisi. Namun sekarang, melalui Kapolri Cup, mereka bisa bertanding di lingkungan kepolisian. Ini luar biasa,” ujar Ibnu.

Ibnu menambahkan, esports saat ini telah berkembang menjadi ruang prestasi sekaligus industri yang membuka banyak peluang profesi. Tidak hanya sebagai pro player, tetapi juga caster, pelatih, event organizer, media, hingga konten kreator.

Ia berharap melalui kegiatan ini lahir talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Indonesia ke tingkat internasional. “Selamat bertanding. Jaga sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadikan esports sebagai ruang positif untuk berprestasi,” pungkasnya.

Lawan Mafia Rp2.3 Triliun! Dirjen Djaka Budi Bersihkan Bea Cukai Hingga ke Akar

Jakarta - Di tengah pusaran kasus korupsi besar yang mengguncang Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sosok Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama muncul bukan sebagai pihak yang terseret masalah, melainkan sebagai satu-satunya pemimpin yang berani membongkar kejahatan terorganisir sampai ke akar-akarnya, meski harus menaruh jabatan bahkan nyawa di ujung tanduk.

Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar kepada sosok Djaka Budi Utama dalam membongkar seluruh jaringan, dan pelaku korupsi yang telah mengakar puluhan tahun di tubuh institusi Bea dan Cukai yang dipimpinnya.

Hilman menegaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Djaka Budi Utama untuk menahkodai DJBC bukan tanpa sebab.

Sebagai mantan prajurit, sosok Djaka Budi Utama yang dikenal memiliki karakter Lurus, Tegas, dan tidak kenal kompromi serta teruji.

Sejak dilantik memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Djaka Budi membawa perubahan drastis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Djaka Budi tidak segan-segan menindak tegas siapa pun; mulai dari Pejabat eselon atas, Penyidik, Petugas lapangan hingga oknum yang berlindung di balik nama besar Pejabat tinggi negara.

“Ratusan oknum Bea dan Cukai yang bermasalah sudah dicopot dari jabatanannya dan dipindahkan, hingga ditetapkan tersangka. Hal inilah yang membuat lingkaran korupsi lama merasa terancam, lalu melancarkan serangan fitnah, tuduhan palsu, dan tekanan besar kepada dirinya,” kata Dewan Pendiri Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (GERTAK), Hilman Firmansyah dalam keterangannya kepada Wartawan pada Rabu, (8/7/2026).

Namun demikian, Djaka Budi Utama tidak gentar. Ia justru semakin gencar mengumpulkan bukti, menyusun data, hingga akhirnya ikut mendorong kondisi sampai bisa terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) besar-besaran terhadap 12 Pengusaha logistik dan jasa pengurusan impor terbesar di kawasan Tanjung Priok akhir Mei lalu.

Alih-alih membela diri, Para pengusaha yang ditangkap itu malah marah besar, kecewa, dan melapor balik secara resmi ke pihak Bea dan Cukai.

“Mereka mengaku telah bertahun-tahun menjadi korban pemerasan sistematis dari oknum penyidik internal, yang membuat mereka terpaksa membayar uang tenang setiap bulan demi kelancaran usaha,” terangnya.

Berdasarkan pengakuan mereka, Setiap Perusahaan wajib menyetor uang mulai dari senilai Rp 25 juta hingga Rp150 juta per bulan, tergantung skala bisnis. Nilai yang jauh lebih besar lagi harus dibayarkan jika ada kasus pelanggaran yang sengaja diada-adakan, atau untuk memuluskan impor barang dalam jumlah besar.

Uang upeti itu tidak masuk ke kas negara, melainkan langsung disetorkan kepada oknum-oknum dari berbagai instansi, salah satu sosok kunci yakni seorang oknum Penegak hukum berpangkat Kompol yang diduga memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu Petinggi.

Posisi strategis dan latar belakang keluarga membuat oknum itu merasa kebal hukum selama dua tahun ini. Ia mengatur banyak hal terkait impor dan ekspor di seluruh Indonesia.

“Siapa pun yang tidak mau patuh dan membayar, akan diganggu usahanya, barang ditahan berbulan-bulan, hingga dikenakan denda yang tidak wajar,” ujarnya.

Berdasarkan data lengkap yang diserahkan Djaka Budi Utama ke istana, Jaringan korupsi ini beroperasi rapi dan terstruktur, merambah ke empat sektor utama dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari sebesar Rp 2,3 triliun Per Tahun, Berikut Sektor - sektor Utama:
1. Sektor Impor Industri: Barang kena pajak tinggi diklasifikasikan jadi barang murah, Bea masuk dipotong paksa hingga 90 %.

2. Sektor Cukai: Jual-beli pita cukai palsu, Pengurangan jumlah Cukai rokok dan Minuman beralkohol.

3.  Sektor Ekspor Barang Strategis:   Kayu, Tambang, dan Minyak Sawit diekspor tanpa izin resmi.

4. Penindakan Hukum: Kasus pelanggaran ditutup dengan uang, Pelaku kejahatan dilindungi.

Semua ini berjalan mulus selama bertahun-tahun, Karena diduga dilindungi oleh kekuasaan dan hubungan antar pejabat tinggi negara.

Sampai akhirnya, Datang sosok Djaka Budi Utama yang tidak takut nama besar dan hanya bekerja demi aturan hukum.

Negara tidak akan membiarkan orang Jujur, Berani, dan Bekerja keras sendirian melawan kejahatan. Selama bekerja di jalur hukum, Pembenahan institusi akan terus didukung sampai tuntas.

Kini, seluruh jaringan korupsi sudah terungkap, Bukti sudah lengkap, oknum sudah dicopot dan ditahan. Langkah besar Djaka Budi Utama menjadi pelajaran berharga: di tengah banyaknya pejabat yang cari aman, masih ada orang lurus yang berani berjuang dan mengabdi demi negara meski harus menghadapi risiko terbesar.

Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya: Pembersihan total institusi Bea Cukai, dan Pengadilan yang adil bagi seluruh pelaku korupsi yang selama ini merasa kebal hukum.

"Kami mendesak KPK untuk membongkar kasus dugaan suap impor di DJBC yang telah menggurita sejak lama serta mengungkap sejumlah nama yang diduga menerima setoran dari ratusan pengusaha forwader selama ini," Pungkas Hilman Firmansyah.

Kapolsek Metro Menteng Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Tokoh Masyarakat

Jakarta Pusat - Dalam rangka mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu didampingi Kanit Binmas AKP Irawan Junaedi serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia AIPTU Kamidi melaksanakan kegiatan silaturahmi dan anjangsana kamtibmas dengan tokoh masyarakat sekaligus Dewan Kota Menteng, Bapak Leonard Alamsyah, bersama unsur Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), di Jalan RP. Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antara kepolisian dengan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Menteng. Selain bersilaturahmi, rombongan Polsek Metro Menteng juga berdiskusi mengenai perkembangan situasi kamtibmas serta langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan imbauan kamtibmas agar seluruh elemen masyarakat, termasuk FKDM, terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, menghidupkan komunikasi antarwarga, mengaktifkan kembali kegiatan siskamling, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, tawuran warga, penyalahgunaan narkoba, hingga maraknya penipuan berbasis digital. Masyarakat juga diimbau untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Metro Menteng apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Kanit Binmas AKP Irawan Junaedi menambahkan bahwa peran tokoh masyarakat dan FKDM sangat strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan edukasi kepada warga, membangun kesadaran hukum, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. Melalui sinergi yang kuat, setiap potensi permasalahan di lingkungan dapat diselesaikan secara musyawarah sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kemitraan antara Polri, tokoh masyarakat, FKDM, dan seluruh warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi dan anjangsana kamtibmas akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif serta kebersamaan yang terus terjalin, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga wilayah Menteng tetap aman, tertib, sejuk, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Gondangdia Perkuat Koordinasi Pengamanan Gereja HKBP Menteng

Jakarta Pusat – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, Aiptu Kamidi, melaksanakan sambang ke Gereja HKBP Menteng di Jalan Jambu No. 46, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (8/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Kamidi berkoordinasi dengan petugas pengamanan dalam (Pamdal) gereja terkait peningkatan pengamanan di lingkungan rumah ibadah. Ia juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, seperti penjambretan dan pencurian, yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Petugas keamanan diimbau untuk rutin memantau area parkir, mengawasi akses keluar masuk jemaat, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan sambang guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di lingkungan rumah ibadah.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, petugas keamanan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian.

Kegiatan sambang dan koordinasi tersebut berlangsung dengan aman dan lancar serta menjadi bagian dari komitmen Polsek Metro Menteng dalam memperkuat keamanan lingkungan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jaga Jakarta On The Spot Rangkul Ojek Pangkalan Stasiun Gondangdia Jaga Kamtibmas

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia dengan menyambangi komunitas ojek pangkalan Stasiun Gondangdia di Jalan Srikaya RW 09, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Rabu (8/7/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kebon Sirih Aiptu Ujang Rusman bersama komunitas ojek pangkalan Stasiun Gondangdia. Dalam suasana penuh keakraban, dilakukan dialog interaktif mengenai kondisi keamanan wilayah sekaligus penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada para pengemudi ojek pangkalan.

Aiptu Ujang Rusman mengimbau para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban di kawasan pangkalan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Komunitas ojek pangkalan juga diajak berperan aktif menjadi mitra Polri dengan segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

"Kami terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek pangkalan. Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan wilayah.

"Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polri terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Kolaborasi bersama komunitas ojek pangkalan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Jakarta Pusat," ungkap Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari komunitas ojek pangkalan Stasiun Gondangdia. Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Menteng terus berkomitmen mempererat hubungan dengan masyarakat serta membangun budaya gotong royong dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kapolsubsektor Perketat Pemantauan Perbatasan Tambak-Manggarai, Cegah Tawuran Warga

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsubsektor Pegangsaan Aiptu Ruhdiyanto melaksanakan pemantauan wilayah di kawasan perbatasan Jalan Tambak–Manggarai, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran warga, kejahatan jalanan, serta gangguan keamanan lainnya. Rabu (8/7/2026).

Selama pemantauan, Aiptu Ruhdiyanto menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan, memonitor aktivitas masyarakat, serta memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya potensi konflik maupun tindakan kriminal yang dapat meresahkan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli dan pemantauan wilayah akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan masyarakat.

"Seluruh personel kami instruksikan untuk meningkatkan patroli preventif, khususnya di wilayah yang berpotensi terjadi tawuran maupun kejahatan jalanan. Kehadiran polisi di lapangan merupakan upaya nyata untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan bahwa kawasan perbatasan menjadi salah satu prioritas pengamanan karena memiliki tingkat kerawanan yang perlu diantisipasi secara maksimal.

"Kami terus mengoptimalkan patroli dan pemantauan wilayah sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan," ungkap AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Melalui kegiatan pemantauan rutin ini, Polsek Metro Menteng berharap situasi kamtibmas di kawasan perbatasan Jalan Tambak–Manggarai tetap aman, tertib, dan kondusif, serta tercipta sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

KASAL SERAHKAN IJAZAH DAN BEKALI CAPAJA AAL, TEGUHKAN KARAKTER PEMIMPIN JALASENA MASA DEPAN

Jalesveva Jayamahe-
Surabaya, 8 Juli 2026- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Sigit Santoso menyerahkan ijazah, menganugerahkan penghargaan kepada taruna berprestasi, serta memberikan pembekalan kepada Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-72 di Gedung Maspardi, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menjelang pelantikan Capaja AAL sebagai Perwira Remaja TNI Angkatan Laut. Selain penyerahan ijazah, Kasal juga menganugerahkan penghargaan Adhi Prasta kepada lulusan terbaik dari masing-masing korps sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik, kepemimpinan, dan karakter selama menempuh pendidikan di AAL.

Adapun penerima penghargaan Adhi Prasta masing-masing korps yaitu Korps Pelaut Sermatar (P) M. Rizqi Wira Utama B.P., yang juga meraih Adhimakayasa Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-72, kemudian Korps Teknik Sermatar (T) M. Vito Kenjiro, Korps Elektronika Sermatar (E/W) Nadya Nanda Jelita, Korps Suplai Sermatar (S) Afdol Zain Abdilah, dan Korps Marinir Sermatar (M) Fikri Bima H. Useng.

Dalam pembekalannya, Kasal menegaskan bahwa kelulusan dari Akademi Angkatan Laut bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal pengabdian sebagai perwira TNI Angkatan Laut yang akan menentukan wajah organisasi di masa depan. Kasal menekankan bahwa modernisasi organisasi harus diimbangi dengan modernisasi pola pikir, penguatan alutsista harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keunggulan teknologi harus dibangun di atas karakter prajurit yang kuat. 

Kasal juga memberikan sejumlah penekanan kepada para Capaja agar senantiasa bersyukur atas amanah sebagai perwira, menjadi pemimpin yang berintegritas dan profesional, terus meningkatkan kompetensi melalui budaya belajar, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, bahasa asing, serta perkembangan peperangan multidomain. Selain itu, para calon perwira diingatkan untuk memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, dan Trisila TNI Angkatan Laut, membangun pola pikir yang sistemik, inovatif, dan adaptif, menjaga soliditas, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan media sosial, serta senantiasa menjaga nama baik keluarga, almamater, satuan, dan TNI Angkatan Laut. 

Melalui pembekalan tersebut, Kasal berharap para Capaja AAL Angkatan ke-72 mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, profesional, adaptif, berintegritas, serta senantiasa menjunjung tinggi kehormatan TNI Angkatan Laut dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Demikian Berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.