View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 26 Mei 2026

Polsek Mampang Ungkap Pencurian Motor dan Kabel Tembaga, 2 Tersangka Diamankan

Jakarta - Polsek Mampang Prapatan mengungkap dua kasus pencurian di wilayah Jakarta Selatan. Dua orang tersangka diamankan dalam kasus pencurian motor dan pencurian kabel tembaga genset.

Kapolsek Mampang AKP Dian Pornomo mengatakan pengungkapan itu berawal dari dua laporan polisi yang diterima pada 22 dan 23 Mei 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan menelusuri barang bukti.

“Dari dua laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Mampang berhasil mengamankan dua orang tersangka berikut barang bukti,” ujar Dian dalam konferensi pers di Polsek Mampang, Selasa (26/5/2026).

Kasus pertama terkait pencurian sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi B-3673-SRG yang hilang saat diparkir di kawasan Gang Haji Dahlan, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jumat (22/5). Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan motor tersebut di kawasan Kemang Utara IX, Bangka.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan pria berinisial J yang diduga menerima dan menyimpan motor hasil curian dari pelaku utama berinisial TK. Saat ini, TK masih dalam pengejaran polisi.

Kasus kedua yakni pencurian kabel tembaga genset yang dilaporkan pada Sabtu (23/5). Polisi mengamankan pria berinisial AY, 44 tahun, setelah teridentifikasi dari rekaman CCTV masuk ke ruang genset dengan membawa tas.

Dari tangan AY, polisi menyita barang bukti berupa tembaga kuningan seberat sekitar 22 kilogram, gergaji besi, kabel ties, kunci pas, kunci shock, dan cutter. AY mengaku mengambil kabel secara bertahap sejak 2023 dan menjualnya untuk membayar utang serta kebutuhan sehari-hari.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Mereka terancam pidana maksimal 7 tahun penjara.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Xeon, rekaman CCTV, dan satu unit handphone.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan maupun menjaga barang bernilai di lingkungan rumah, kantor, atau tempat usaha.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan. Jika menjadi korban atau melihat hal mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau layanan 110 agar cepat ditindaklanjuti,” ujar Joko.

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Idul Adha 1447 H, Pastikan Ibadah dan Kurban Berjalan Aman

Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan rangkaian Hari Raya Idul Adha 1447 H. Pengamanan dilakukan mulai malam takbir, salat Idul Adha, hingga penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban.

Khusus salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2026), Polda Metro Jaya menyiagakan 350 personel gabungan. Personel terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Satpol PP, dan Dishub.

Pengamanan di Masjid Istiqlal meliputi pengaturan lalu lintas, pengamanan area masjid, jalur kedatangan dan kepulangan jemaah, serta sterilisasi lokasi. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan salat Idul Adha berjalan aman dan lancar.

Selain Istiqlal, jajaran polres juga mengamankan sejumlah lokasi salat Idul Adha dan tempat pemotongan hewan kurban berskala besar. Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan panitia agar pembagian daging kurban berjalan tertib.

Polda Metro Jaya juga meningkatkan patroli di permukiman yang ditinggal warga, jalur rawan macet, pusat keramaian, dan lokasi wisata selama libur panjang. Personel diminta mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan proporsional.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan Idul Adha dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan secara menyeluruh, mulai dari malam takbir, salat Idul Adha, hingga kegiatan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kombes Budi.

Kombes Budi mengatakan seluruh personel diminta mengedepankan pelayanan humanis dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Personel kami arahkan untuk bertugas secara humanis, profesional, dan proporsional. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tertib, saling menghormati, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada masyarakat.

“Atas nama keluarga besar Polda Metro Jaya, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial memperkuat persaudaraan serta kebersamaan kita dalam menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kapolda.

Patroli Jalan Kaki Polsek Metro Menteng Perkuat Pengamanan Permukiman di Pegangsaan


Jakarta Pusat – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Metro Menteng terus meningkatkan kegiatan patroli cipta kondisi (cipkon) melalui patroli jalan kaki di kawasan permukiman warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Matraman Dalam III RW 08, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, dipimpin oleh Padal IPDA Freddy Marpaung bersama personel patroli malam. Selasa (26/5/2026).

Patroli jalan kaki dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya kejahatan malam hari dan aksi tawuran warga yang kerap terjadi pada jam-jam rawan. Dengan patroli menyusuri langsung lingkungan warga, aparat kepolisian dapat memantau situasi wilayah secara lebih maksimal sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan lingkungan, patroli dialogis, serta penjagaan di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas guna mengantisipasi gangguan keamanan wilayah Menteng dan sekitarnya, mencegah kejahatan malam hari, serta aksi tawuran warga yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain melakukan pengawasan wilayah, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga dan petugas keamanan lingkungan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan, menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama, serta mengawasi aktivitas remaja pada malam hari.

IPDA Freddy Marpaung mengatakan bahwa patroli jalan kaki rutin dilakukan guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Pusat.

“Patroli rutin yang dilakukan anggota menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa patroli malam di kawasan rawan dan lingkungan permukiman akan terus diperkuat guna menekan angka kriminalitas dan menjaga wilayah tetap kondusif.

Dengan dilaksanakannya patroli jalan kaki di kawasan Jalan Matraman Dalam III RW 08 Pegangsaan, situasi wilayah Menteng dan sekitarnya terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Takbir Idul Adha di Masjid Cut Meutia Berlangsung Khidmat, Polsek Metro Menteng Pastikan Situasi Aman dan Kondusif


Jakarta Pusat - Menyambut malam takbir Hari Raya Idul Adha, jajaran Polsek Metro Menteng melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan malam takbir di Masjid Cut Meutia yang berlokasi di Jalan Cut Mutia No. 1, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam. Kegiatan pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian malam takbiran berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Menteng. Selasa (26/5/2026).

Pemantauan langsung dipimpin oleh Kapolsubsektor Cut Mutia Aiptu Ali Imran bersama personel pengamanan Aipda Hisam yang sejak awal telah melakukan monitoring terhadap aktivitas jamaah serta situasi lingkungan sekitar masjid. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi menjadi bentuk pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang melaksanakan malam takbir menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh kekhusyukan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, pihak pengurus masjid bersama aparat kepolisian sepakat bahwa pelaksanaan takbir hanya dilakukan di dalam area Masjid Cut Meutia dan tidak dilaksanakan takbir keliling. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi akibat konvoi kendaraan maupun kerumunan massa di jalan raya.

Personel pengamanan juga melakukan patroli dan pemantauan di sekitar kawasan Cikini dan Menteng untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah maupun aktivitas malam hari. Hingga kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Masjid Cut Meutia terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa pengamanan malam takbir merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha.

“Pengamanan malam takbir dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam Idul Adha dengan tertib, menjaga ketenangan lingkungan, serta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dan monitoring di seluruh wilayah Menteng selama momentum Hari Raya Idul Adha guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan malam takbir. Sinergi antara kepolisian, pengurus masjid, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Alhamdulillah kegiatan malam takbir di Masjid Cut Meutia berlangsung tertib dan penuh khidmat,” ungkap AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan adanya pengamanan dan pemantauan yang dilakukan jajaran Polsek Metro Menteng, masyarakat diharapkan dapat merayakan Hari Raya Idul Adha dengan aman, damai, dan penuh rasa persaudaraan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat tetap kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polsek Metro Menteng Pastikan Malam Takbir di Masjid Agung Sunda Kelapa Nihil Kegiatan

Jakarta Pusat - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam Hari Raya Idul Adha, jajaran Polsek Metro Menteng melaksanakan pemantauan situasi kamtibmas di kawasan Masjid Agung Sunda Kelapa yang berada di Jalan Taman Sunda Kelapa No. 16 RW 04, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam. Selasa (26/5/2026).

Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama malam takbiran Idul Adha, khususnya di wilayah Menteng yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Jakarta Pusat.

Pemantauan di lokasi dilakukan oleh Bripka Ari Novi selaku personel Polsubsektor Latuharhari yang melakukan monitoring langsung terhadap situasi di sekitar Masjid Agung Sunda Kelapa serta jalur-jalur yang berpotensi digunakan masyarakat untuk melaksanakan takbir keliling.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di Masjid Agung Sunda Kelapa terpantau aman dan kondusif. Untuk kegiatan takbir di dalam masjid dinyatakan nihil atau tidak terdapat kegiatan pelaksanaan takbir malam Idul Adha. Selain itu, hasil monitoring juga memastikan tidak terdapat kegiatan takbir keliling di wilayah tersebut sehingga arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari langkah preventif guna memastikan wilayah hukum Menteng tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah maupun aktivitas malam hari.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Metro Menteng juga terus meningkatkan patroli dialogis dan patroli kewilayahan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti konvoi liar, balap liar, petasan, maupun tindak kriminalitas jalanan yang kerap meningkat pada malam hari besar keagamaan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa pihaknya terus mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam menjaga situasi keamanan selama perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Kami memastikan seluruh wilayah Jakarta Pusat tetap dalam kondisi aman dan kondusif selama malam takbir. Personel kami disiagakan untuk melakukan pemantauan dan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam Idul Adha dengan tertib dan tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring di seluruh wilayah Menteng guna menjaga keamanan lingkungan selama momentum Hari Raya Idul Adha.

“Pemantauan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Hasil monitoring di Masjid Agung Sunda Kelapa menunjukkan tidak ada kegiatan takbir maupun takbir keliling, sehingga situasi wilayah tetap terkendali. Kami tetap mengedepankan patroli preventif dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan adanya kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam melakukan pemantauan dan patroli wilayah, situasi malam takbir Idul Adha di kawasan Menteng, khususnya sekitar Masjid Agung Sunda Kelapa, berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

SELESAIKAN TAHAP AKHIR PENDIDIKAN, PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-65 TA 2026 LAKSANAKAN UJIAN TASKAP

Dharma Wiratama, 26 Mei 2026-
Sebagai persyaratan kelulusan dalam mengikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Perwira Siswa (Pasis) Dikreg Seskoal angkatan ke-65 TA 2026 melaksanakan ujian Kertas Karya Perorangan (Taskap), bertempat di ruang diskusi gedung R.E. Martadinata Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (26/05/2026). 

Taskap merupakan karya tulis ilmiah yang disusun oleh Pasis Dikreg Seskoal sebagai salah satu syarat utama untuk menyelesaikan pendidikan di Seskoal. Tujuan penulisan Taskap adalah untuk menguji kemampuan Pasis Dikreg Seskoal dalam menganalisis suatu persoalan strategis, operasional, maupun taktis di lingkungan TNI Angkatan Laut, TNI secara umum, maupun masalah pertahanan negara. 

Danseskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo di tempat terpisah menjelaskan “Ujian Taskap ini merupakan puncak dari proses akademik yang telah Pasis Dikreg Seskoal jalani selama menjalani pendidikan di "Kawah Candradimuka" Seskoal. Taskap bukanlah sekadar persyaratan administrasi untuk kelulusan, melainkan sebuah instrumen ukur untuk menguji sejauh mana kemampuan berpikir kritis, analitis, dan strategis Pasis Dikreg Seskoal dalam menuangkan ide-ide dan solusi ke dalam sebuah karya tulis yang ilmiah, logis, serta aplikatif guna memecahkan berbagai persoalan di bidang pertahanan matra laut”.

Amankan Malam Takbir dan Sholat Idul Adha 1447 H, Polres Bekasi Kota Sebar Personel di 39 Titik Rawan


BEKASI – Guna menjamin kelancaran malam takbir serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sholat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polres Metro Bekasi Kota memperketat pengamanan wilayah secara masif. Langkah taktis ini diawali dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Takbir pada Selasa, (26/5/2026) malam, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Apel. 

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Mapolres tersebut dikomandani oleh AKP Yus Mangguali, S.H., serta diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel gabungan Polres.

Dalam amanatnya, Kapolres Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menekankan bahwa Kota Bekasi sebagai wilayah penyangga ibu kota memegang peranan krusial dalam urat nadi transportasi menuju Jawa Barat. 

Dua koridor utama, yakni jalur arteri barat dan akses tol (Jakarta-Cikampek serta Tol JORR), dipetakan sebagai titik kritis rawan kepadatan lalu lintas. Berdasarkan pemetaan intelijen di lapangan, kepolisian telah menetapkan sedikitnya 39 lokasi pengamanan malam takbir yang memiliki potensi rawan kemacetan serta rawan kecelakaan (laka lantas), termasuk mengantisipasi titik kerumunan warga saat pendistribusian daging kurban kelak.

Menyikapi tantangan operasional tersebut, Kapolres memberikan maklumat dan pedoman tegas yang wajib dilaksanakan oleh seluruh personel di lapangan. Instruksi pertama adalah melaksanakan ploting pengamanan secara maksimal dan menyeluruh, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha, hingga proses pemotongan dan distribusi hewan kurban. Kedua, petugas diwajibkan mengoptimalkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas di titik kemacetan utama, khususnya pada jalur arteri, gerbang tol, terminal bus, dan stasiun kereta api, dengan mengedepankan tindakan yang humanis namun tetap terstruktur.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menginstruksikan jajaran fungsi penegakan hukum dan patroli siber untuk meningkatkan patroli kewilayahan secara berkala guna mengantisipasi gangguan keamanan sosiologis. 

Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, petugas diperintahkan untuk menindak secara profesional sesuai prosedur (SOP). "Jalin sinergitas dan koordinasi yang kuat dengan stakeholder terkait, baik rekan-rekan TNI maupun Pemerintah Daerah, demi menghindari tindakan kontraproduktif. 

Jaga sikap tampang, tetap utamakan keselamatan, lakukan pengawasan berjenjang, dan laporkan setiap dinamika situasi pada kesempatan pertama," tegas Kapolres.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres Metro Bekasi Kota menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang mengorbankan waktu liburnya demi bertugas mengawal kenyamanan ibadah Idul Adha 1447 H bagi warga Kota Patriot. Pimpinan mendoakan agar pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara ini dinilai sebagai ladang ibadah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Usai apel dibubarkan, seluruh personel langsung bergeser melakukan perkuatan taktis ke pos pengamanan masing-masing. Seluruh rangkaian apel gelar pasukan pada Selasa malam tersebut berjalan dengan sangat aman, tertib, khidmat, dan kondusif