View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 05 November 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Metro Menteng Manfaatkan Lahan Pekarangan Aspol Untuk Penanaman Jagung

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng, Polres Metro Jakarta Pusat, terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan melalui kegiatan QW 1.13 Polisi Peduli Pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan Asrama Polisi (Aspol) Menteng untuk penanaman bibit jagung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026)  bertempat di Aspol Menteng, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Penanaman bibit jagung ini melibatkan IPTU Wardi, selaku KBO Satbinmas, bersama AIPTU Kamidi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia.

Dalam kegiatan tersebut, personel memanfaatkan lahan pekarangan seluas 2,5 meter x 60 meter yang sebelumnya dipenuhi puing-puing dan tidak digunakan secara produktif. Lahan tersebut terlebih dahulu dibersihkan dan dipersiapkan agar dapat dimanfaatkan sebagai area penanaman jagung.

Selain melakukan penanaman, personel juga mempersiapkan sumber air untuk menunjang penyiraman secara rutin. Langkah ini dilakukan guna memastikan bibit jagung mendapatkan perawatan yang memadai sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa program Polisi Peduli Pangan merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui langkah nyata dan pemanfaatan potensi lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dimanfaatkan menjadi lahan yang bermanfaat. Kami berharap penanaman jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut memanfaatkan pekarangan sebagai lahan produktif,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung,  menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan nyata di lingkungan masyarakat maupun internal kepolisian.

“Ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen. Kami mendorong jajaran untuk terus berinovasi memanfaatkan lahan yang tersedia agar memiliki nilai produktif dan memberikan manfaat. Semangat gotong royong serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan,” tegas Kapolres.

Melalui program QW 1.13 Polisi Peduli Pangan ini, Polsek Metro Menteng berharap pemanfaatan lahan pekarangan Aspol Menteng dapat menjadi contoh positif dalam mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak terpakai menjadi area pertanian produktif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Brimob Metro Jaya Jaga Kebersihan Lingkungan di Sela Pengamanan Unjuk Rasa

JAKARTA — Personel Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan membersihkan area sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur di sela pelaksanaan tugas pengamanan kegiatan penyampaian pendapat, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu menjaga kebersihan fasilitas umum serta kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pengadilan. Selain menjalankan tugas pengamanan, personel Brimob turut memperhatikan kondisi lingkungan di lokasi kegiatan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dalam melaksanakan tugas, personel Brimob tidak hanya dituntut untuk memberikan pelayanan dalam pengamanan unjuk rasa, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Brimob harus dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, termasuk saat berlangsungnya kegiatan penyampaian pendapat di ruang publik.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Penyampaian pendapat merupakan hak yang harus dihormati. Mari kita laksanakan dengan tertib, damai, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lainnya," imbaunya.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Kerja Melayani Jakarta, Polda Metro Jaya terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan keamanan dapat menghubungi layanan Polri 110 secara gratis.

Warga Sambut Program POLIRAN Polda Metro Jaya: Jadi Jembatan untuk Mendapatkan Pekerjaan

JAKARTA — Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang dijalankan Polda Metro Jaya mendapat sambutan positif dari sejumlah warga. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang kesulitan mencari pekerjaan dengan memperluas akses informasi, pelatihan keterampilan, dan peluang kerja.

Ahmad Fauzan Ramadan, warga Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, mengaku mengetahui program POLIRAN melalui pendataan dari rumah ke rumah yang turut dibantu Bhabinkamtibmas setempat. "Ini sangat membantu masyarakat karena lebih mempermudah dan menjadi jembatan untuk mendapatkan pekerjaan. Jadi, masyarakat yang ingin bekerja bisa lebih dipermudah," ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menjelaskan bahwa POLIRAN merupakan bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat. Melalui program ini, jajaran kepolisian mendata warga yang membutuhkan pekerjaan berdasarkan pendidikan dan keterampilan yang dimiliki. Bagi warga yang belum memiliki keterampilan, Polda Metro Jaya berencana bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah.

Untuk memperluas kesempatan kerja, Polda Metro Jaya juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Rumah Walet Indonesia dan PT Trigunapratama Abadi, Kamis (5/11/2026). Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghubungkan masyarakat pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja perusahaan.

Harapan serupa disampaikan Ismawati, warga Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia menyambut baik program POLIRAN dan berharap semakin banyak perusahaan terlibat untuk membantu warga, khususnya generasi muda yang kesulitan mencari pekerjaan. "Harapan saya, program yang sekarang diadakan bisa dilanjutkan dan ditambah lagi perusahaan-perusahaannya. Kalau bisa, yang terdekat dengan tempat tinggal kami," tuturnya.

Antisipasi Banjir dan Longsor, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026

DEPOK – Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (4/11/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Agenda utama dari kegiatan ini adalah mengecek kesiapan seluruh personel serta memastikan kelayakan sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam menjelang akhir tahun, khususnya ancaman banjir dan tanah longsor. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kesiapan Polri dalam mendukung tugas penanggulangan bencana dan melindungi masyarakat.

Sebanyak 305 personel gabungan diterjunkan dalam apel kesiapsiagaan ini. Jumlah tersebut terdiri dari 260 personel Korsabhara Baharkam Polri, 15 personel Basarnas, 15 personel Pemadam Kebakaran (Damkar), dan 15 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sejumlah pejabat dari instansi terkait turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Rahman Pujianto, S.Pd., M.Si., Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Cimanggis Tajuddin, S.H., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Depok dan BPBD DKI Jakarta.

Selain kesiapan personel, Korsabhara Baharkam Polri juga menyiagakan berbagai peralatan khusus, kendaraan taktis (rantis), serta unit satwa. Di antaranya adalah unit anjing pelacak khusus SAR (K-9) untuk pencarian korban tertimbun, satwa Kuda Turangga untuk patroli dan distribusi logistik di medan berat yang terisolasi, Rantis Karhutla, Rantis SAR & Rescue Carrier, perahu karet evakuasi banjir, serta Rantis Randurlap & Watergen untuk menyuplai air bersih di lokasi bencana.

Dalam arahannya, Irjen Pol Jossy Kusumo menegaskan pentingnya meningkatkan patroli di wilayah rawan bencana dan memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh tindakan penanganan dan evakuasi korban dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur dengan tetap memprioritaskan keselamatan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Sejalan dengan tagline "POLISI BERSAMA MASYARAKAT", Kakorsabhara mengajak seluruh jajaran untuk membangun komunikasi yang kuat dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. "Polisi bersama masyarakat, bersama kita hadapi bencana, bersama kita selamatkan sesama," tegas Irjen Pol Jossy di akhir arahannya.

Pemilik Uang Palsu Rp980 Juta Ditangkap, Polda Lampung Berhasil Terus Dalami Perkara

BANDAR LAMPUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menangkap pemilik uang rupiah palsu senilai Rp980 juta.

Uang tersebut terdiri dari 9.800 lembar pecahan Rp100.000 dan diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran uang palsu lintas Sumatera-Jakarta. Sebelumnya telah meringkus AR sebagai kurir di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya penangkapan. Pelaku berinisial S yang merupakan pemberi perintah terhadap AW, sekaligus pemilik uang palsu ribuan lembar tersebut.

“Tim Subdit II Ditreskrimsus Polda Lampung menangkap S saat berada di tempat pangkas rambut di wilayah  Medan, Sumatera Utara pada Selasa kemarin,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Hasilnya, dalam perkara ini polisi telah menangkap dua pelaku, yakni AW sebagai kurir dan S selaku pemilik uang palsu.

Yuni mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, S memberikan keterangan bahwa uang yang diduga palsu tersebut merupakan sisa uang yang berkaitan dengan kegiatan Pemilu 2024 kemarin.

Selain itu, kedua S dan AW juga mengaku pernah mengedarkan uang yang diduga palsu ke Jakarta pada 2025. Namun, polisi masih menemukan perbedaan keterangan mengenai waktu dan tujuan pengiriman uang tersebut.

“Untuk pengiriman pada 2025, masih dilakukan pendalaman karena terdapat perbedaan keterangan antara kedua tersangka terkait waktu dan tujuan penggunaannya,” ucap Yuni.

Sementara itu, untuk pengiriman pada Oktober 2026, S menyebut uang tersebut dikirim berdasarkan pesanan seseorang berinisial A. Polisi kini masih buru pihak yang diduga memesan uang palsu

“S menyampaikan, bahwa uang tersebut dipesan oleh A untuk keperluan demo. Ini masih kami dalami dan akan dikembangkan,” kata Yuni.

Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal uang yang diduga palsu tersebut, termasuk jaringan serta tujuan penggunaannya.

“Pengembangan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak pemesan, sumber perolehan, dan kemungkinan adanya jaringan lain dalam perkara ini,” tandas Kabid Humas.

Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Buka Peluang Kerja bagi Warga

KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat AKP Usep Aramsyah, SH., MH., bersama Bhabinkamtibmas Bintarajaya mengunjungi PT Bumindo yang berlokasi di Jalan Bintara Raya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Bekasi Barat diterima oleh Bapak Subur selaku perwakilan manajemen PT Bumindo. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan pihak perusahaan.

Pada kesempatan itu, AKP Usep Aramsyah memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Bekasi Barat yang baru. Ia juga menyampaikan program Polisi Peduli Pengangguran, sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

Melalui program tersebut, Polsek Bekasi Barat siap memfasilitasi warga yang masih menganggur untuk memperoleh informasi dan peluang kerja sesuai dengan ijazah, bakat, serta keterampilan yang dimiliki, termasuk melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak perusahaan.

Selain membahas peluang kerja, Kapolsek juga mengajak manajemen PT Bumindo untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan perusahaan dan sekitarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan, seperti tawuran remaja dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Sementara itu, Bapak Subur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kapolsek Bekasi Barat beserta anggota. Pihaknya menyatakan siap mendukung kegiatan Polsek Bekasi Barat, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan perusahaan.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polsek Bekasi Barat berharap hubungan kemitraan dengan dunia usaha semakin erat, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka peluang kerja, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

PP Polri Sampaikan Tujuh Pesan Moral kepada Kapolri, Dukung Penegakan Hukum dan Soliditas Institusi

JAKARTA – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri menyampaikan tujuh pesan moral kepada Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., beserta seluruh jajaran Polri terkait penanganan perkara dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal yang melibatkan sejumlah oknum anggota Polri. Pesan tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus kepedulian para senior purnawirawan terhadap keberlangsungan dan kehormatan institusi Polri.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi PP Polri bersama Kapolri di Lobby Utama Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi para pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., beserta jajaran pengurus dan sejumlah senior purnawirawan Polri.

Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta masukan yang diberikan para senior purnawirawan. Menurutnya, kehadiran para purnawirawan merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi institusi Polri dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pelaksanaan tugas.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Ketua Umum PP Polri beserta pengurus. Beliau-beliau adalah para senior sekaligus orang tua kami yang selama ini telah berkontribusi memberikan masukan, saran, dan penguatan," ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut merupakan murni proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan persaingan maupun kepentingan tertentu di internal institusi.

"Kami ingin Polri tetap solid dan tetap menjadi sandaran masyarakat. Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun. Ini murni untuk kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Bambang Hendarso Danuri menyampaikan bahwa para senior purnawirawan merasa prihatin atas terjadinya peristiwa tersebut. Namun, pihaknya mengapresiasi ketegasan Kapolri dalam mengambil langkah penegakan hukum terhadap anggota yang diduga terlibat.

"Apa yang disampaikan Bapak Kapolri kepada kami bahwa ini bukan persaingan antara Kapolri dan mantan Kapolri. Ini murni ada peristiwa pidana yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Polri. Dengan kejelian dan keberanian Bapak Kapolri, beliau melakukan tindakan tegas," ungkap Bambang.

Dalam audiensi tersebut, Bambang menyampaikan tujuh pesan moral dari para senior purnawirawan Polri kepada Kapolri dan seluruh jajaran, yaitu:

1. Dengan terungkapnya kasus tindak pidana berupa penyadapan secara ilegal, penghapusan data elektronik dan akses ilegal yang menempatkan beberapa perwira tinggi polri sebagai tersangka, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas terjadinya peristiwa tersebut.

2. Peristiwa dimaksud hendaknya menjadi pelajaran yang berharga bagi seluruh anggota polri, dalam mengemban amanah penugasan sebagai bhayangkara negara kesatuan republik indonesia.

3. Mendukung dan mengapresiasi atas langkah dan tindakan penegakan hukum oleh pimpinan polri terhadap anggotanya yang terlibat dalam kasus tersebut, atas dasar prinsip : equality before the law dan presumption of innocence, dengan profesional, akuntabel dan transparan.

4. Mendukung dan mengapresiasi atas tindakan pimpinan polri yang selalu menjaga soliditas seluruh anggota kepolisian, dalam mengemban amanah konstitusi untuk mengayomi, melindungi, melayani masyarakat dan menegakkan hukum, guna terpeliharanya stabilitas keamanan dalam negeri.

5. Mendukung dan mengapresiasi atas langkah dan tindakan yang dilakukan pimpinan polri, yang selalu memperkuat kerja sama dan koordinasi dengan berbagai instansi/lembaga/badan/kementerian, dalam menjalankan tugas pokok, fungsi, peran serta wewenang polri.

6. Kepada bapak presiden republik indonesia sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, atas perhatian kepada polri hingga saat ini, dengan indikasi kepercayaan publik terhadap polri yang terus meningkat (80%), sehingga dapat mendukung program asta cita pemerintah.

7. Mendukung kebijakan kapolri dalam semangat ‘polisi bersama masyarakat’, sehingga kehadiran anggota polri ditengah – tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya.


Bambang menilai peningkatan kepercayaan masyarakat tidak terlepas dari kebijakan dan langkah Kapolri bersama seluruh jajaran dalam mengimplementasikan semangat Polisi Bersama Masyarakat.

"Ini merupakan sesuatu yang luar biasa yang dilakukan oleh Bapak Kapolri dan seluruh jajaran. Kami mendukung kebijakan Bapak Kapolri dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, sehingga kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sangat dirasakan keberadaannya," tuturnya.

Melalui tujuh pesan moral tersebut, PP Polri berharap seluruh anggota menjadikan peristiwa ini sebagai momentum pembenahan internal tanpa mengurangi soliditas institusi. Para purnawirawan juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan moral dan masukan konstruktif bagi Polri.

Dengan menjaga integritas, memperkuat sinergi, dan mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polri diharapkan semakin dipercaya serta mampu menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.