View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 17 Oktober 2026

Razia Stasioner Dini Hari, Polsek Metro Menteng Amankan Motor Tanpa Stnk

Jakarta Pusat – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), Polsek Metro Menteng menggelar razia stasioner di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2026) dini hari.

Kegiatan dipimpin oleh AKP Irawan Junaedi, Padal Menteng dengan melibatkan personel kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Menteng.

Razia difokuskan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkoba.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang dinilai perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa pelat nomor, maupun sepeda motor yang ditumpangi lebih dari dua orang. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan, barang bawaan, serta benda berbahaya dan obat-obatan terlarang.

Petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi A 6827 LZ karena tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, kegiatan razia stasioner merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan yang dapat meresahkan masyarakat.

“Pelaksanaan razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Menteng. Kami terus meningkatkan kegiatan pencegahan melalui patroli dan pemeriksaan secara selektif, dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian pernyataan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kapolsek.

AKBP Braiel Arnold Rondonuwu juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kendaraan sesuai ketentuan, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, melalui kegiatan kepolisian yang dilaksanakan di lapangan, terus mendorong upaya pencegahan kriminalitas guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Razia stasioner tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Pusat, khususnya Menteng.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tokoh Pemuda Suku Kamoro Apresiasi Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz-2026 Terhadap Penindakan Kasus Pembunuhan di Yahukimo

MIMIKA – Tokoh pemuda dan masyarakat Suku Kamoro di Kabupaten Mimika, Damianus Samin, menyampaikan apresiasi kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 atas upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum di Tanah Papua. Apresiasi tersebut disampaikan Damianus pada Sabtu (17/10/2026).

Dalam ungkapannya, Damianus menilai upaya Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam mengungkap kasus pembunuhan di Kabupaten Yahukimo dan mengamankan pihak yang diduga terlibat merupakan bagian dari langkah penegakan hukum untuk memberikan kepastian hukum serta menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

“Sebagai tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Suku Kamoro di Kabupaten Mimika, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 yang terus bekerja menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua,” ujar Damianus.

Ia juga mengapresiasi kehadiran personel keamanan yang selama ini berupaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Menurutnya, situasi yang aman dan nyaman menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, membangun kehidupan, serta menatap masa depan dengan penuh harapan.

“Bagi kami, rasa aman bukan hanya tentang terbebas dari ancaman, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang, membangun kehidupan, dan menatap masa depan dengan penuh harapan,” ungkapnya.

Damianus berharap seluruh personel Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz-2026 yang bertugas di Papua senantiasa mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia menilai, upaya menjaga keamanan akan semakin bermakna apabila dapat memberikan manfaat nyata dan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar Papua tetap aman, damai, dan nyaman bagi semua pihak.

“Mari kita bersama-sama menjaga Papua agar tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

Terus hadir untuk masyarakat, terus bekerja demi keamanan, dan terus bergandengan tangan menjaga kedamaian di Tanah Papua,” tuturnya.

Testimoni tersebut menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026. 

Dukungan dan keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif di Tanah Papua.

Aktivis Apresiasi Kapolri Suyudi Jadikan Green Policing Program Nasional


JAKARTA – Ketua Umum PHH, Hengky Primana, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadikan Green Policing sebagai program nasional. Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi Bapak Kapolri yang memberikan ruang bagi pengembangan program kepolisian yang berangkat dari pengalaman anggota di lapangan. 

Gagasan yang tumbuh dari persoalan nyata di tingkat akar rumput perlu mendapatkan dukungan kebijakan agar dapat dikembangkan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hengky dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Green Policing merupakan pendekatan pemolisian yang mengintegrasikan upaya menjaga keamanan dengan perlindungan lingkungan. 

Pelaksanaannya mencakup pencegahan, edukasi masyarakat, penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, hingga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Program yang dikembangkan Polda Riau tersebut masuk dalam Commander Wish Kapolri. Pendekatan ini menempatkan pengalaman personel di lapangan dan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam mengembangkan upaya perlindungan lingkungan yang dapat diterapkan secara lebih luas.

Dalam konteks pencegahan karhutla, Green Policing dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, memperkuat deteksi dini, serta mendorong pelaporan apabila ditemukan indikasi kebakaran. 

Upaya tersebut penting untuk melengkapi penanganan di lapangan dan menekan risiko dampak karhutla terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Melalui penerapan Green Policing, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, perlindungan lingkungan dan pemeliharaan kamtibmas dapat berjalan beriringan serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

KH Anang Azharie Apresiasi Kapolri Suyudi, Tekankan Pentingnya Amanah dan Integritas

JAKARTA – Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan Banten Indonesia, Dr. KH. Anang Azharie Alie, M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Ia menilai jabatan Kapolri merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan kompetensi, integritas, dan keadilan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026), KH. Anang menjelaskan bahwa prinsip kepemimpinan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 58, yang memerintahkan agar amanah diserahkan kepada pihak yang berhak menerimanya dan hukum ditegakkan secara adil.

“Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun di hadapan Allah SWT. 

Karena itu, amanah harus dipegang oleh orang yang tepat dan dijalankan dengan penuh integritas,” ujar KH. Anang.

Menurutnya, kepemimpinan institusi strategis seperti Polri membutuhkan perpaduan antara kemampuan profesional, kejujuran, keberanian moral, dan kecakapan mengelola organisasi. 

Seorang pemimpin juga harus mampu memastikan bahwa kewenangan yang dimiliki digunakan untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa keadilan kepada masyarakat.

KH. Anang menambahkan, apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri hendaknya menjadi bagian dari dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum. 

Ia berharap Polri senantiasa menjalankan tugas secara profesional, humanis, serta konsisten menegakkan hukum tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan seseorang.

“Kompetensi harus berjalan bersama keadilan. Pemimpin tidak harus sempurna, tetapi harus memiliki orientasi yang benar, cakap dalam bertindak, adil dalam mengambil keputusan, dan terbuka terhadap evaluasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelayakan seorang pemimpin perlu dilihat dari rekam jejak, integritas, kemampuan nyata, serta komitmennya terhadap kepentingan umum. 

Dalam menjalankan amanah, kesediaan menerima kritik dan memperbaiki kekurangan merupakan bagian penting dari tanggung jawab kepemimpinan.

Prinsip tersebut, lanjutnya, sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari mengenai peringatan ketika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya. 

Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa ketepatan dalam memberikan amanah berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah organisasi dan kemaslahatan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan jabatan bukan sekadar tingginya kedudukan, melainkan manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan seberapa adil amanah itu ditunaikan,” tuturnya.

KH. Anang berharap kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto senantiasa berpedoman pada nilai amanah, integritas, dan keadilan dalam memimpin institusi Polri. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan secara proporsional, sekaligus menyampaikan kritik yang konstruktif demi perbaikan bersama.

“Pada akhirnya, amanah bukan sekadar kehormatan untuk diterima, melainkan tanggung jawab untuk ditunaikan. 

Semoga setiap pemegang amanah diberikan kebijaksanaan dan keteguhan untuk menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Metro Menteng Gelar Apel Patroli Cipkon Tiga Pilar

Jakarta Pusat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Metro Menteng bersama unsur Tiga Pilar menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) pada Sabtu (17/10/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi wilayah Menteng, Jakarta Pusat, tetap aman dan kondusif.

Patroli diawali dengan apel kesiapan dipimpin AKP Irawan Junaedi, selaku Padal Menteng didampingi AIPTU Ruhdi Yanto selaku Pendamping Padal Menteng

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama aksi tawuran di sejumlah titik rawan, seperti Kali Pasir dan Tambak Ujung.

Personel juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya situasi keamanan yang terkendali.

Sebanyak 13 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 12 personel Polsek Metro Menteng dan satu personel Satgas Gen Z. Usai apel, petugas bergerak melaksanakan patroli menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, mencegah aksi tawuran, serta menekan potensi tindak kriminalitas, khususnya pada malam hingga dini hari.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah Menteng. Kami menginstruksikan personel agar meningkatkan kewaspadaan, menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, serta mengedepankan tindakan preventif dan humanis dalam pelaksanaan tugas,” demikian pernyataan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kapolsek.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, terus mendorong pelaksanaan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Blue Light Polsek Metro Menteng, Sisir Kawasan Strategis Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli Blue Light di sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026) malam.

Patroli tersebut dilaksanakan oleh personel Sabhara Polsek Metro Menteng sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, aksi tawuran, balap liar, serta berbagai potensi gangguan keamanan lainnya.

Petugas yang diterjunkan dalam kegiatan ini yakni AIPTU Herlyn selaku Patmor 52C dan BRIPKA Harry selaku Patmor 52D.

Adapun rute patroli meliputi Mako Polsek Metro Menteng, Jalan MH Thamrin depan Sarinah, Bundaran Hotel Indonesia (HI), depan Grand Hyatt, kawasan Taman Suropati, kemudian kembali ke Mako Polsek Metro Menteng.

Selama pelaksanaan patroli *Blue Light*, personel melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis dan lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya gangguan kamtibmas. Petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kejahatan jalanan, penyakit masyarakat (pekat), balap liar, dan tawuran.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa patroli *Blue Light* merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

Patroli dilakukan secara preventif dengan menyasar kawasan strategis dan titik-titik rawan, terutama pada malam hari ketika potensi gangguan keamanan perlu diantisipasi secara optimal.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan kamtibmas.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, terus mendorong langkah preventif melalui peningkatan patroli guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polsek Metro Menteng Gencarkan Imbauan Kamtibmas di Kawasan Thamrin


Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng terus meningkatkan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan protokol Jakarta Pusat. Salah satunya melalui kegiatan patroli dialogis dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada masyarakat di sepanjang Jalan MH. Thamrin, Menteng, Sabtu (17/10/2026) sore.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik strategis, yakni kawasan Kempinski, depan Grand Hyatt, depan Kedutaan Besar Jepang, kawasan Sarinah, Halte Sarinah, serta depan Hotel Pullman.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Metro Menteng mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencopetan dan penjambretan. Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan dan tidak lengah ketika menggunakan telepon genggam (HP) di pinggir jalan, trotoar, maupun tempat umum lainnya.

Selain itu, warga diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan pulang ke rumah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar guna menghindari peluang terjadinya tindak kejahatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama di kawasan Jalan MH. Thamrin yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kewaspadaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di ruang publik, terutama ketika menggunakan telepon genggam di pinggir jalan. Jaga barang bawaan, perhatikan situasi sekitar, dan jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan,” demikian draf pernyataan yang dapat dikonfirmasi kepada Kapolsek sebelum dipublikasikan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin oleh Aiptu Ruhdiyanto selaku pendamping Padal, bersama Aiptu Himawan dari Polsubsektor Thamrin dan Aipda Firmansyah selaku personel piket Provost.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, melalui jajaran Polsek Metro Menteng terus mendorong langkah-langkah preventif dan pendekatan humanis dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)