View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 08 Juni 2026

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Korps Rapot Pindah Satuan dan Penerimaan Personel Baru


 Mulia - Kodim 1714/Puncak Jaya gelar upacara Korps Rapot pelepasan personel pindah dan penyambutan personel baru yang dipimpin Dandim Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han., di Lapangan Makodim, Senin (8/6/2026). Acara tersebut dihadiri pejabat, prajurit, dan Persit Cabang XLI Dim 1714/PJ. 
 
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Perintah Pangdam XVII/Cenderawasih untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja satuan di wilayah pegunungan.
 
Dalam amanatnya, Dandim menyatakan mutasi adalah hal wajar untuk pembinaan karier dan profesionalisme. Kepada Sertu Glen dan keluarga yang pindah, beliau ucapkan terima kasih atas pengabdian dan sumbangsih selama bertugas, berpesan tetap jaga nama baik satuan asal dan disiplin tinggi di tempat baru.
 
Selamat datang disampaikan kepada personel baru Lettu Suparman, Lettu Sugianto, Sertu Hitlai, Sertu Haluk, dan Pratu Panji. Dandim ingatkan agar segera beradaptasi, pahami karakter wilayah, dan menyatu dengan masyarakat.
 
Letkol Inf Bagus Kurniawan juga tekankan kebanggaan satuan sebagai penerima penghargaan Sang Karya Nugraha dari Presiden. “Kita bukan sekadar satuan terpencil, ini kehormatan besar. Prajurit Puncak Jaya harus bermental baja, karena tugas adalah segala-galanya,” tegasnya.
 
Dandim berpesan jadilah prajurit tangguh, disiplin, dicintai rakyat, dan junjung tinggi semboyan “Satya Negara Ku” demi keutuhan NKRI. (Pen Kodim 1714/PJ)

NU Bogor Raya Law Firm Sambangi KPK, Desak Pengusutan Dugaan Atensi Wamen Dalam Kasus Dugaan Paspor Ganda Anak GI


 JAKARTA- Tim kuasa hukum LS mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 8/6/2026. Pukul 11:00 WIB Juru Bicara NU Bogor Raya Law Firm, Endang Supriyatna S.H., menyerahkan surat apresiasi sekaligus mendesak KPK mengusut serius dugaan pelanggaran dokumen keimigrasian anak di bawah umur berinisial GI yang dugaan  melibatkan atensi pejabat setingkat Wakil Menteri.

Langkah ini diambil setelah keluhan tim hukum lewat konferensi pers dua minggu lalu direspons KPK. Namun tim hukum menilai arah penanganan yang disebut KPK fokus ke KITAS/KITAP perlu diperluas.

"Padahal permasalahan di dalam negeri untuk WNI sendiri masih banyak yang terzalimi," ujar Endang Supriyatna di Gedung KPK.

Kasus ini kini dikawal kolaborasi NU Bogor Raya Law Firm dan Puspita Sukardi & Partner Law Firm. Tim hukum berkomitmen mengawal kepentingan klien yang dirugikan secara formil dan materiil selama 3 tahun terakhir akibat tata kelola administrasi pelintasan batas negara.

Usai menyerahkan surat, Endang membeberkan kejanggalan baru. "Paspor pertama masih aktif, paspor kedua dibatalkan. Kalau negara luar tahu, ini sangat memalukan administrasi Kementerian Imigrasi kita," urainya.

Tim hukum sedang meminta dokumen bonafide file ke Imigrasi lewat surat khusus. Jawaban tertulis itu akan dibagikan ke media.

Ada 3 alasan janggal yang diduga dipakai Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk menerbitkan paspor kedua GI: dalih perpanjangan padahal paspor pertama hidup sampai 2027, alasan vakansi, dan modus "pinjam paspor". Padahal paspor anak di bawah umur wajib tanda tangan kedua orang tua, tapi tanda tangan LS tidak ada.

"Dengan terbitnya paspor kedua saja kami sudah komplain, apalagi ada informasi dugaan Wamen menerbitkan paspor ketiga. Kesalahannya fatal. Dugaan kami tetap ada gratifikasi," lanjut Endang.

*Desak KPK Cermati Aliran Dana & Pihak Swasta*  
Tim hukum meminta KPK memberi perhatian pada dugaan korupsi. Penguatan dugaan muncul setelah informasi adanya 96 rekening nominee milik oknum imigrasi. 

"Kami menduga ada atensi Wamen. Di dokumen tertulis jelas atensi khusus dari pejabat setingkat Wamen. No free lunch, tidak mungkin gratis. Pasti ada sesuatu," kata Endang.

Tim hukum juga meminta KPK mencermati potensi TPPU dan keterlibatan pihak swasta. "Semoga dugaan kami salah, tapi ada keterlibatan sana-sini. Butuh validasi KPK dan PPATK," ujarnya.

*Tanggapan LS: Ditetapkan DPO Saat Berobat*  
LS mengaku heran ditetapkan sebagai DPO saat berobat ke Singapura minggu lalu. "Masa saya DPO? Harus ada alasannya. Emangnya saya WNA overstay? Buktikan, jangan ngumpet-ngumpet," protesnya.

LS menegaskan paspor pertama anaknya sah sampai Mei 2027. Permohonan paspor kedua direkayasa mantan suaminya dengan alasan paspor lama mati. "Kalau bersih kok risih. Kalau tidak salah ya klarifikasi. Bisa-bisanya dugaan ada atensi kalau tidak ada apa-apanya," cecar LS.

LS menuntut transparansi, pembongkaran aset oknum, dan pemeriksaan pajak. "Saya minta ketransparanan agar kita punya dignity dari negara lain. Sesuai tagline KPK 'Yang Jujur Hebat'. Kalau tidak jujur berarti tidak hebat. Tidak boleh satu orang punya 2-3 paspor," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, KPK dan Kementerian Imigrasi belum memberikan keterangan resmi terkait surat yang diserahkan tim hukum. (Red)

Sambang Wilayah Gondangdia, Bhabinkamtibmas Ingatkan Security Waspada Kejahatan Jalanan

Jakarta Pusat – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Metro Menteng, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, Aiptu Kamidi, melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan kepada petugas keamanan (security) di Jalan Suwiryo RT 04 RW 01, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Senin (8/6/2026).

Kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari program kepolisian yang bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dengan unsur pengamanan lingkungan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus mempererat komunikasi dan koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Kamidi bertemu dengan petugas security yang bertugas di kawasan Jalan Suwiryo. Ia menyampaikan sejumlah himbauan kamtibmas agar para petugas keamanan senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar lingkungan, khususnya terhadap potensi tindak kriminalitas seperti penjambretan, pencurian kendaraan bermotor, maupun pencurian barang berharga milik warga.

"Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Perhatikan setiap orang yang keluar masuk kawasan, lakukan pemantauan secara berkala, dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," ujar Aiptu Kamidi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Kami terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui kegiatan sambang, pembinaan, dan penyuluhan kepada masyarakat serta unsur pengamanan lingkungan. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan," ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk petugas keamanan lingkungan, untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kepedulian, dan koordinasi yang baik, kita dapat mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas seperti jambret dan pencurian sehingga wilayah Menteng tetap aman, tertib, dan kondusif," tegas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Melalui kegiatan sambang dan himbauan kamtibmas ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan lingkungan semakin meningkat serta tercipta kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan unsur pengamanan swakarsa dalam menjaga situasi yang aman dan nyaman di wilayah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Semarak HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Turnamen Kapolres Cup 2026

‎‎BEKASI - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota menggelar Turnamen Kapolres Metro Bekasi Kota Cup 2026 yang berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ini resmi dibuka oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., di Futsal Corner Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (8/6/2026).
Turnamen yang diinisiasi langsung oleh Kapolres tersebut diikuti oleh jajaran personel Polres Metro Bekasi Kota dan seluruh Polsek di wilayah hukumnya. Sejak laga pembuka hingga pertandingan semifinal, atmosfer kompetisi berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, kebersamaan, dan soliditas antaranggota.
Antusiasme para peserta dan pendukung turut mewarnai jalannya turnamen. Sorak semangat dari rekan-rekan sesama personel menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antaranggota di lingkungan Polri.
Kapolres Metro Bekasi Kota berharap melalui Turnamen Kapolres Cup 2026, semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga sarana memperkuat kekompakan internal, meningkatkan kesehatan jasmani personel, serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

‎Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bekasi.

Ketua Umum PPAL Buka Forum Diskusi Jalasena Maritime Studies

TNI AL, Jakarta Utara– Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A., membuka Forum Diskusi _Jalasena Maritime Studies_ yang diselenggarakan di Kantor Pusat PPAL, Jalan Tabah Raya No. 1, Kompleks TNI AL Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Laksamana Madya TNI Dr. T.N.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Agus Setiadji, S.A.P., M.A., Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Surya Wiranto, S.H., M.H., Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Agung Pramono, S.H., M.Hum., dan Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Bambang Irwanto, serta para Pengurus Pusat PPAL, Purnawirawan TNI AL, Akademisi, Pemerhati Maritim, serta peserta undangan lainnya.

Forum diskusi ini menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pemikiran strategis mengenai perkembangan kebijakan maritim negara-negara di Kawasan Indo-Pasifik yang memiliki pengaruh terhadap dinamika keamanan, pertahanan, dan kepentingan maritim Indonesia.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan dari Laksma TNI Yusliadi Ginting, S.E., MMP., yang membahas _Kebijakan Maritim Australia pada Sektor Pertahanan_. Selanjutnya, Laksma TNI Ardiansyah Muqsit menyampaikan materi mengenai _Kebijakan Maritim India dan Pengaruhnya terhadap Indonesia_, yang mengulas perkembangan strategi maritim India serta implikasinya terhadap stabilitas dan kerjasama kawasan. Sementara itu, Laksma TNI Azwan Yusuf, M.Tr. Opsla., memaparkan _Kebijakan Maritim Jepang dan Kepentingannya terhadap Indonesia_, termasuk peluang kerjasama dan kepentingan strategis kedua negara dalam menjaga keamanan serta keselamatan jalur pelayaran di Kawasan Indo-Pasifik.

Dalam sambutannya, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A., menyampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis kawasan maritim saat ini menuntut adanya peningkatan pemahaman dan kajian yang komprehensif terhadap berbagai kebijakan negara-negara sahabat maupun negara-negara yang memiliki kepentingan di Kawasan Indo-Pasifik.

“Melalui forum _Jalasena Maritime Studies_ ini, PPAL berkomitmen untuk terus menjadi wadah diskusi, pertukaran gagasan, dan pengembangan pemikiran strategis bagi para Purnawirawan TNI AL serta masyarakat maritim Indonesia. Hasil-hasil kajian yang berkembang di forum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan kebijakan nasional di bidang kemaritiman dan pertahanan,” ujar Ketua Umum PPAL.

Lebih lanjut, Ketua Umum PPAL menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terselenggaranya forum-forum akademik dan diskusi strategis secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata PPAL dalam mendukung pembangunan kekuatan maritim nasional serta menjaga kepentingan Indonesia ditengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.

Kegiatan Forum Diskusi _Jalasena Maritime Studies_ yang dipandu oleh moderator Laksma TNI (Purn) Leonard Marpaung, S.H., M.H., berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan para narasumber. Berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan peserta semakin memperkaya pembahasan mengenai tantangan, peluang, serta arah perkembangan kebijakan maritim negara-negara di Kawasan Indo-Pasifik yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan nasional Indonesia.


Wujud Nyata Polri Peduli, Kapolres Bekasi Kota Jenguk Ketua Ojol Sabuk Kamtibmas di RSUD

BEKASI – Sebagai bentuk empati yang mendalam sekaligus penegasan bahwa kemitraan antara kepolisian dan masyarakat tidak sekadar di atas kertas, jajaran Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan aksi nyata kemanusiaan. Di sela-sela padatnya agenda operasional wilayah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., meluangkan waktu khusus untuk menjenguk salah satu mitra strategisnya. 

Didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. beserta jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolres menyambangi Ketua Ojek Online (Ojol) Sabuk Kamtibmas, Bapak Jono, yang tengah terbaring sakit dan menjalani rawat inap di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Senin (8/6/2026).

Kehadiran pucuk pimpinan Korps Bhayangkara Bekasi Kota di ruang perawatan ini sontak memberikan suntikan moril yang luar biasa bagi pria yang akrab disapa Babe Jono tersebut. Diketahui, Babe Jono selama ini merupakan sosok sentral di kalangan komunitas ojol lokal yang aktif membantu kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah melalui jaringan komunikasi Sabuk Kamtibmas. 

Gerakan menjenguk mitra yang sedang didera sakit ini merupakan implementasi langsung dari program "Polri Peduli", sebuah komitmen kepedulian sosial untuk selalu hadir memberikan jaminan dukungan psikologis bagi mitra kerja yang sedang mengalami musibah atau penurunan kondisi kesehatan.

Dalam kesempatan tatap muka yang berlangsung penuh keharuan tersebut, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama AKBP Davis Busin Siswara tampak menyapa hangat, menggenggam tangan, serta berdialog ringan dengan Babe Jono guna memantau perkembangan penanganan medis yang sedang berjalan. 

Kehadiran fisik para perwira menengah ini sekaligus meruntuhkan sekat birokrasi, membuktikan bahwa dedikasi para pengemudi ojek online dalam mengamankan lingkungan sangat dihargai tinggi oleh institusi kepolisian. Selain memberikan motivasi, rombongan Polres Metro Bekasi Kota juga menyerahkan bantuan tali asih guna meringankan beban akomodasi selama masa perawatan di rumah sakit.

Di sela-sela kunjungan kemanusiaan tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memberikan statement resminya terkait urgensi jalinan kemitraan ini. 

"Babe Jono dan rekan-rekan Ojol Sabuk Kamtibmas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polres Metro Bekasi Kota dalam menjaga stabilitas keamanan di jalanan. Kunjungan ini adalah wujud empati dan solidaritas kami. 

Kami ingin memastikan beliau mendapatkan penanganan terbaik, sekaligus memberikan semangat agar lekas sembuh sehingga dapat kembali beraktivitas dan bersinergi bersama kami di lapangan," tegas Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Kunjungan humanis ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh jajaran Polres untuk kesembuhan total bagi Ketua Ojol Sabuk Kamtibmas tersebut. Langkah responsif dan penuh empati dari jajaran Tiga Pilar Keamanan ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak keluarga maupun perwakilan komunitas ojol yang mendampingi di rumah sakit. Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kepedulian luar biasa dari Kapolres dan Wakapolres, yang terbukti selalu konsisten memelihara hubungan kemanusiaan yang tulus di luar tugas pokok kedinasan.

Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak

Puncak, Papua Tengah – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli jalan kaki sekaligus pengamanan ibadah umat Nasrani di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/6/2026).

Kegiatan difokuskan di dua rumah ibadah, yakni Gereja Bukit Sion dan Gereja Santa Elizabeth. Kehadiran personel keamanan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Damai Cartenz melakukan patroli secara humanis di sekitar lingkungan gereja dan kawasan sekitarnya. Selain memastikan situasi tetap aman, personel juga berinteraksi dengan warga serta jemaat yang hadir guna membangun komunikasi yang baik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kegiatan patroli jalan kaki dinilai efektif untuk memantau perkembangan situasi di lapangan sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. 

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gereja Bukit Sion maupun Gereja Santa Elizabeth terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Kaops Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan kegiatan keagamaan dengan aman dan nyaman.

“Pengamanan tempat ibadah merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Papua,” ujar Kaops.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah operasi.

“Melalui patroli jalan kaki dan pengamanan ibadah, personel tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan situasi yang aman dan damai,” ungkapnya.

Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis dalam menjaga keamanan di Papua, termasuk melalui patroli rutin serta pengamanan berbagai kegiatan masyarakat guna mewujudkan situasi yang kondusif dan harmonis di seluruh wilayah penugasan.