Rabu, 27 Mei 2026

POLSEK BANTAR GEBANG GELAR OPERASI OKJ, OPS JAYA 21 DAN PATROLI SKALA SEDANG UNTUK ANTISIPASI TAWURAN, GENK MOTOR DAN KEJAHATAN JALANAN

Kota Bekasi - Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Bantar Gebang melaksanakan kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ), Ops Jaya 21 serta patroli skala sedang di wilayah hukum Polsek Bantar Gebang. Kamis (28/5).

Kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali IPTU Kasim selaku Kapolsub Sektor Sumur Batu dengan menyasar wilayah 2 (dua) kecamatan, yakni Kecamatan Bantargebang dan Kecamatan Mustikajaya, dengan titik operasi di sepanjang Jl. Raya Narogong.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan razia terhadap kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), mobil box maupun kendaraan barang yang dicurigai melintas. Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan profesional terhadap kendaraan, pengemudi maupun penumpangnya guna mengantisipasi berbagai bentuk tindak kejahatan jalanan.

Adapun sasaran dalam kegiatan Ops Jaya 21 dan OKJ ini meliputi penyalahgunaan narkotika, senjata tajam, senjata api, bahan peledak, minuman keras, pelaku curas, curat, curanmor, begal, tawuran warga hingga gangguan kamtibmas lainnya.

Dari hasil kegiatan operasi, petugas tidak menemukan adanya tindak pidana kriminal maupun penyalahgunaan narkoba. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.

Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi, SH, MM dalam keterangannya di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan operasi dan patroli ini merupakan bentuk komitmen Polsek Bantar Gebang dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Ops Kejahatan Jalanan, Ops Jaya 21 serta patroli skala sedang ini, kami ingin memastikan wilayah hukum Polsek Bantar Gebang tetap aman dan kondusif, khususnya dalam mencegah aksi tawuran remaja, genk motor, begal maupun tindak kriminalitas lainnya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Sukadi, SH, MM.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.