Jakarta-Mabes Polri meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028, Senin (28/9/2026).
Tahun ini, sekolah tersebut mengincar siswa asing yang merupakan anak diplomat.
Peluncuran berlangsung di Mabes Polri dan dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo serta dihadiri Sekretaris Eksekutif Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB) Dirgayuza Setiawan.
Karo Watpres SSDM Polri Irjen Pol Budhi Herdi Susianto., S.H., S.I.K., M.Si mengatakan metode penerimaan murid baru SMA KTB tahun ini seperti pada umumnya, yakni berdasarkan nilai rapor.
“Kami mempersyaratkan siswa lulusan SMP yang memiliki nilai rapor kelas satu, ulangi, semester 1 sampai dengan semester 4, rata-rata 80 untuk tiga mata pelajaran, yakni Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris” kata Irjen Pol Budhi kepada wartawan di Mabes Polri.
Irjen Pol Budhi Herdi mengatakan, target penerimaan siswa tidak hanya untuk dalam negeri, tetapi juga siswa asing yang merupakan anak atase kepolisian maupun diplomat yang sedang bertugas di Indonesia.
“Dengan demikian, status World School yang melekat di SMA KTB ini memang benar-benar bisa terbuka untuk umum, jelasnya.
Kemudian, Irjen Pol Budhi menegaskan bahwa siswa asing yang masuk ke SMA KTB tidak menerima beasiswa.
Menurut Karo Watpres , beasiswa hanya diberikan kepada siswa warga negara Indonesia (WNI).
Penerimaan siswa asing tersebut tidak akan mengurangi kuota yang akan diterima.
Irjen Pol Budhi Herdi mengatakan, target penerimaan siswa tidak hanya untuk dalam negeri, tetapi juga siswa asing yang merupakan anak atase kepolisian maupun diplomat yang sedang bertugas di Indonesia.
“Dengan demikian, status World School yang melekat di SMA KTB ini memang benar-benar bisa terbuka untuk umum, jelasnya.
Kemudian, Irjen Pol Budhi menegaskan bahwa siswa asing yang masuk ke SMA KTB tidak menerima beasiswa.
Menurut Karo Watpres , beasiswa hanya diberikan kepada siswa warga negara Indonesia (WNI).
Penerimaan siswa asing tersebut tidak akan mengurangi kuota yang akan diterima.
Menurut Karo Watpres," beasiswa hanya diberikan kepada siswa warga negara Indonesia (WNI). Penerimaan siswa asing tersebut tidak akan mengurangi kuota yang akan diterima di SMA KTB.
Lebih Lanjut Irjen Pol Budhi mengatakan, penerimaan tahun ini ditargetkan menyasar siswa asing yang merupakan anak atase kepolisian maupun diplomat yang bertugas di Indonesia.
“Kami juga akan menjajaki SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) ini untuk bisa bekerja sama dan juga bisa menerima siswa-siswa dari warga negara asing, khususnya dari yang yang menetap di Indonesia.
Kami juga akan menjajaki SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) ini untuk bisa bekerja sama dan juga bisa menerima siswa-siswa dari warga negara asing, khususnya dari yang kami prioritaskan adalah mitra-mitra Polri, yakni atase-atase kepolisian maupun diplomat-diplomat yang ada di Indonesia,” terang Karo Watpres.
Dengan demikian, kata Irjen Pol Budhi, status World School yang melekat pada SMA KTB dapat benar-benar terbuka bagi masyarakat umum.
Meski ditargetkan untuk siswa asing, Irjen Pol Budhi mengatakan mereka tidak menerima program beasiswa. Menurut Irjen Pol Budhi, program ini khusus beasiswa.
Meski ditargetkan untuk siswa asing, Irjen Pol Budhi mengatakan mereka tidak menerima program beasiswa. Menurut Irjen Pol Budhi, program beasiswa tersebut diberikan kepada siswa Warga negara Indonesia (WNI).
“Beasiswa hanya diberikan kepada warga negara Indonesia dan tidak mengurangi kuota dari warga negara Indonesia yang akan kita didik di SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” tutup Irjen Pol Budhi Herdi Susianto.
