Jumat, 17 Juli 2026

Yayasan Hidayatussholihin santuni yatim piatu dan dhuafa dalam suasana hikmad


Yayasana hidayatussholihin yang beralamat di Menteng atas barat 3, Rt.003 Rw. 012 Kelurahan Menteng Atas, Jakarta Selatan menyantuni 45 orang yatim, yatim piatu dan dhuafa,kamis, (17/07/2026).

Acara santunan di isi dengan pembacaan ratib al-hadad dan simtudhorol. Dalam sambutannya ketua dewan pembina yayasan Kh.Hidayatussholihin. S.Pdi biasa dipanggil ustadz Dayat,  mengingatkan penting bersyukur.

"Syukur bukan hanya diucapkan namun harus direalisasikan dalam bentuk kita bersedekah". Ucap ustadz Dayat

Sementara itu peceramah utama kegiatan tersebut Habieb Ali Al Djuned dalam ceramah agamanya mengangkat asal muasal ditentukan perhitungan Hijiriyah.

Dalam ceramahnya disampaikan bahwa penentuan bulan bulan dalam tahun hijriyah dihitung berdasarkan perputaran bulan, adapun penentuan Muharram atau biasa dikenal dengan Tahun baru islam ditentukan berdasarkan musyawarah para sahabat Nabi di era kepemimpinan khalifah Umar bin Khattab dengan mengambil moment hijrahnya Nabis Muhammad.SAW dari Mekkah ke Madinah sekira tahun 17 Hijriyah ( 638 M ).

Acara santunan yatim , yatim piatu dan dhuafa dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat diantaranya , Ust. Wahid, Abdul wahab ( ketua Rw.04), Aipda Suyadi ( Bhabinkamtibmas ) dan lainnya.

Dalam keterangan persnya ketua Yayasan Hidayatussholihin, Suyadi mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kelancaran acara.

"Kami selaku pengurus yayasan sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah melancarkan acara santunan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah serta warga sekitar yang telah banyak membantu lancarnya acara kami." Pungkas suyadi.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh ustadz Wahid dan pembagian bingkisan.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.