Jakarta Timur -
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan Polsek Ciracas dan Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo–Ciracas patroli dan siskamling keliling bersama komponen pendukung masyarakat (Komduk) di wilayah Kecamatan Ciracas. Kamis (07/05/26).
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Ciracas bersama Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo–Ciracas Jakarta Timur serta warga melaksanakan patroli wilayah guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Siskamling Jalan Raya Bungur RT 010/RW 06 Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas, dengan melibatkan berbagai unsur kewilayahan seperti Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo–Ciracas, Bhabinkamtibmas Polsek Ciracas, Satpol PP Kecamatan, FKDM, serta partisipasi aktif warga setempat.
Patroli bersama ini dilakukan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan di wilayah hukum Ciracas, Jakarta Timur.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman serta meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan, tawuran remaja, aksi kriminalitas jalanan, serta antisipasi gangguan ketertiban lainnya.
Personel gabungan juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan aktif menjaga keamanan secara bersama-sama. Kehadiran aparat bersama warga di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolsek Ciracas menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Dengan adanya patroli sinergitas ini, diharapkan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Timur.
Dengan adanya kegiatan patroli dan siskamling terpadu ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin kuat antara aparat kewilayahan dan warga, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin.
