Jakarta Pusat — Upaya penyelesaian masalah secara humanis kembali ditunjukkan jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Metro Menteng dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kali ini, mediasi dilakukan menyusul adanya kesalahpahaman yang berujung keributan antarwarga di wilayah Menteng Tenggulun. Minggu (26/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di lingkungan RT 01 RW 10 Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Insiden bermula dari kesalahpahaman antara seorang warga, Sdri Alexa, dengan Saudara Gesta yang diawali dengan saling ledek. Situasi kemudian memanas setelah Sdri Alexa melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya, yang berujung pada keributan antara kedua orang tua serta melibatkan warga sekitar.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak keamanan lingkungan RT 08 segera menghubungi Polsek Metro Menteng guna mencegah situasi berkembang lebih jauh. Respons cepat pun dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Robby Danan Jaya, yang langsung turun ke lokasi bersama pengurus wilayah setempat.
Dalam upaya meredam konflik, Aiptu Robby Danan Jaya bersama Ketua RT dan kedua belah pihak yang berselisih menginisiasi proses problem solving melalui mediasi secara kekeluargaan yang digelar di Balai Warga RW 10 Menteng Tenggulun. Proses mediasi berlangsung dengan suasana kondusif, mengedepankan dialog terbuka serta pendekatan persuasif.
Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan saling memaafkan. Sebagai bentuk komitmen bersama, dibuatkan pula surat pernyataan damai yang berisi kesepakatan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari serta menjaga keharmonisan lingkungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengapresiasi langkah cepat dan tepat yang dilakukan oleh personel di lapangan dalam menangani konflik sosial di masyarakat.
“Kami mengedepankan pendekatan problem solving dan restorative justice dalam menyelesaikan setiap permasalahan warga. Dengan komunikasi yang baik dan mediasi yang tepat, potensi konflik dapat diselesaikan tanpa harus berlanjut ke proses hukum,” ujar Kombes Pol. Reynold.
Senada dengan itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan pentingnya peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah binaannya.
“Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat sebagai problem solver. Setiap persoalan yang muncul di lingkungan warga diharapkan dapat diselesaikan secara bijak dan kekeluargaan, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” jelas AKBP Braiel.
Dengan adanya penyelesaian secara damai ini, diharapkan hubungan antarwarga kembali harmonis serta menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya dalam menyikapi perbedaan atau kesalahpahaman secara dewasa dan penuh tanggung jawab.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
