Bekasi — Pasca musibah tabrakan antara Kereta Api Bromo Anggrek dan KRL di wilayah Bekasi Timur, jajaran Polsek Rawalumbu bergerak cepat melakukan monitoring dan patroli pemantauan terhadap penanganan korban di rumah sakit rujukan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan difokuskan di dua fasilitas kesehatan, yakni RS Bella dan RS Primaya Bekasi Timur, yang menjadi lokasi perawatan para korban luka akibat insiden tersebut.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan langsung kondisi para korban, sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan seluruh proses penanganan medis berjalan optimal. Pendekatan humanis turut dikedepankan, dengan memberikan rasa aman dan dukungan kepada keluarga korban yang masih dalam kondisi cemas.
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit, termasuk pihak perawat, untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait kondisi pasien. Berdasarkan data sementara, sebanyak empat korban masih menjalani perawatan di RS Bella, sementara enam korban lainnya dirawat di RS Primaya Bekasi Timur.
Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memastikan stabilitas keamanan pasca kejadian serta menjamin bahwa para korban mendapatkan pelayanan terbaik selama masa pemulihan. Kehadiran polisi di tengah situasi tersebut diharapkan mampu memberikan ketenangan, baik bagi korban maupun keluarga.
Secara umum, situasi di kedua rumah sakit terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Arus aktivitas pelayanan kesehatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi hingga seluruh korban dinyatakan pulih dan situasi benar-benar stabil.
“Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya bagi para korban yang sedang menjalani perawatan. Kami akan terus mengawal proses ini hingga selesai,” ujarnya.
Perkembangan lebih lanjut terkait kondisi korban dan situasi di lapangan akan dilaporkan secara berkala.
