Bekasi – Guna menjamin keamanan dan ketertiban dalam proses penyaluran bantuan sosial, jajaran Polsek Bantargebang melakukan pengawalan ketat terhadap pendistribusian bantuan pangan dari Bulog. Pada Rabu (15/4/2026) pagi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumurbatu bersama aparat kewilayahan bersiaga di Kantor Kelurahan Sumurbatu untuk memantau pembagian bantuan periode Februari-Maret 2026 bagi warga kurang mampu.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Kapolsubsektor Sumurbatu, Bhabinkamtibmas, Kasi Kesos Kelurahan, hingga petugas PKH dan PSM. Kehadiran petugas kepolisian di tengah kerumunan warga bertujuan untuk memastikan antrean berjalan tertib serta mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan selama proses verifikasi data dan pengambilan bantuan berlangsung.
Dalam penyaluran kali ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan paket pangan berupa satu karung beras seberat 10 kg dan dua liter minyak goreng kemasan. Bantuan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Bulog yang ditujukan untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Sumurbatu yang memiliki jumlah penerima cukup signifikan.
Tercatat sebanyak 2.024 warga terdaftar sebagai penerima manfaat dalam distribusi kali ini. Petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengamanan fisik, tetapi juga membantu mengarahkan warga lanjut usia agar mendapatkan prioritas dalam pelayanan. Koordinasi yang baik antara Linmas dan petugas kelurahan membuat penyaluran bantuan berskala besar ini dapat terselesaikan dengan efektif tanpa kendala berarti.
Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, S.H, M.M., menyatakan bahwa pengawasan bantuan sosial merupakan bagian dari pelayanan Polri untuk memastikan hak masyarakat tersampaikan dengan aman. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Kantor Kelurahan Sumurbatu dilaporkan tetap aman dan kondusif. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal setiap program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
