BEKASI – Guna menjamin keamanan warga dan mengantisipasi tindak kriminalitas di jam-jam rawan, jajaran Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota kembali menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) skala besar. Pada Senin (20/4/2026) dini hari, Tim 2 Patroli Perintis Presisi dikerahkan untuk menyisir sejumlah jalur protokol dan titik rawan guna mengantisipasi aksi curas, curat, curanmor, hingga tawuran remaja.
Kegiatan yang dimulai pukul 02.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Pamenwas Kompol Fatholi Modani, SE., MH, didampingi Pawas AKP Parwoto, serta Katim 2 Presisi Ipda Bahroel Moenir. Sebanyak 10 personel bersenjata lengkap menyisir rute panjang mulai dari Mako Polres Metro Bekasi Kota menuju Jalan Pangeran Jayakarta, area Boulevard Summarecon, Teluk Pucung, hingga kawasan Terminal Bekasi dan Bulak Kapal.
Dalam pelaksanaannya, Tim 2 Presisi melakukan pemantauan intensif di tiga titik krusial. Pertama, petugas melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang merupakan jantung kota. Patroli kemudian bergeser ke Jalan Raya Kranji untuk mengantisipasi aksi balap liar dan begal, serta menyambangi wilayah Jalan Titian guna memastikan tidak ada pergerakan kelompok pemuda yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
"Patroli gabungan skala besar ini adalah bentuk kehadiran Polri secara nyata di lapangan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami fokus pada pencegahan kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya agar situasi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota tetap kondusif," ujar Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu, S.H., M.H.
Selama operasi berlangsung, petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan preventif. Berdasarkan laporan di lapangan, tidak ditemukan kejadian menonjol atau gangguan keamanan berarti di sepanjang rute patroli. Hingga tim kembali ke Mako, situasi secara umum di Kota Bekasi dilaporkan aman, lancar, dan terkendali (TKA).
