JAKARTA – Keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa dan pemuda.
Mereka menilai pengelolaan lalu lintas tahun ini berlangsung efektif, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan publik.
Apresiasi tersebut disampaikan aliansi mahasiswa yang terdiri dari EW LMND DKI Jakarta, PD KMHDI Jakarta, dan PW KAMMI Jakarta Raya terhadap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin.
Menurut perwakilan aliansi, strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara dinamis di titik-titik krusial mampu mengurai kepadatan kendaraan secara signifikan.
Selain itu, pendekatan humanis aparat di lapangan dinilai meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Kombes Pol.Komarudin mampu menerjemahkan instruksi pimpinan secara taktis di lapangan. Kehadiran personel yang siaga menunjukkan negara hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar perwakilan aliansi, Jumat (10/4/2026).
Ketua PD KMHDI Jakarta, Marselinus, menilai keberhasilan ini tidak lepas dari perencanaan matang dan koordinasi lintas sektoral yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Sementara itu, Ketua PW KAMMI Jakarta Raya, Andre, menegaskan bahwa pengawasan di titik rawan kemacetan berjalan efektif sehingga mampu menjaga stabilitas transportasi selama periode Lebaran.
Meski memberikan apresiasi, aliansi mahasiswa tetap menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik. Mereka berharap pola manajemen lalu lintas tahun ini dapat menjadi standar baru dalam pengamanan mudik nasional ke depan.
