Jakarta — Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Polda Metro Jaya menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya 2026 pada hari kedua pelaksanaan operasi, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis Jakarta guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Sebanyak 325 personel dikerahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari perwakilan anggota Subdit Kamsel, Subdit Regident, Dit Binmas, Bid Humas, dan Dit Intelkam. Petugas disebar di Bundaran Senayan, Stasiun Palmerah, Bendungan Hilir, serta Bundaran HI untuk memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Jaya 2026 difokuskan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi sebagai langkah awal membangun kesadaran serta kepatuhan berlalu lintas di tengah masyarakat. Pendekatan humanis dan komunikatif menjadi strategi utama dalam pelaksanaan operasi tersebut.
“Pendekatan humanis dan komunikatif kami terapkan untuk memperkuat pemahaman keselamatan di jalan raya. pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum kami berikan edukasi langsung mengenai pentingnya perilaku tertib berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan,” ujar Komarudin.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, edukasi dinilai efektif untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas. Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan berlangsung hingga pertengahan Februari dengan menyasar pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
