Senin, 12 Januari 2026

Wakapolsek Metro Menteng Pimpin Upacara di SMKN 16 Jakarta, Tekankan Pelajar Hindari Tawuran dan Aksi Demo

Jakarta Pusat — Wakapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, memimpin langsung upacara bendera di SMKN 16 Jakarta sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan disiplin serta kesadaran hukum di kalangan pelajar. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh 643 siswa dan siswi SMKN 16 Jakarta, serta dihadiri jajaran kepolisian setempat. Senin (12/1/2026).

Dalam pelaksanaan upacara, Kompol Bambang Santoso didampingi Kanit Binmas Polsek Metro Menteng AKP Irawan Junaedi dan Bhabinkamtibmas Pegangsaan Aipda H.M. Adhy M.N. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kompol Bambang Santoso menyampaikan amanat yang menitikberatkan pada pesan Kapolres Metro Jakarta Pusat kepada seluruh siswa dan siswi. Ia menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang harus menjaga perilaku, disiplin, serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Setelah pulang sekolah, para siswa dan siswi diimbau untuk segera kembali ke rumah, tidak terlibat dalam aksi demo maupun tawuran pelajar. Fokuslah pada belajar, mengembangkan potensi diri, dan menjaga nama baik sekolah serta keluarga,” ujar Kompol Bambang Santoso saat menyampaikan amanat.

Ia juga mengajak para pelajar untuk bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum tentu benar, serta selalu mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam aksi negatif tidak hanya berdampak hukum, tetapi juga dapat mengganggu masa depan pendidikan mereka.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dalam pernyataannya menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif guna mencegah kenakalan remaja, termasuk tawuran dan keterlibatan pelajar dalam aksi-aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Sekolah adalah tempat membentuk karakter. Kami mengajak seluruh pelajar untuk menjadi agen perdamaian, menjaga ketertiban, dan menjauhi tindakan melanggar hukum,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi yang menyatakan bahwa kegiatan pembinaan melalui upacara bendera dan penyuluhan di sekolah-sekolah akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan pelajar merasa aman, terlindungi, dan mendapatkan arahan positif agar tidak terjerumus pada pergaulan negatif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan para siswa, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.