Kamis, 29 Januari 2026

Patroli Antisipasi Tawuran, Brimob Mengamankan Seorang Pria yang Membawa Tembakau Sintetis

Jakarta- Personel Brimob Polda Metro Jaya mengungkap dugaan transaksi narkotika jenis tembakau sintetis saat pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, Rabu malam (28/1/2026). Pengungkapan itu terjadi saat patroli kewilayahan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas.

Sebagai bagian dari Satgas Operasi Pekat Jaya, personel Brimob melakukan deteksi dini terhadap aktivitas mencurigakan yang mengarah pada dugaan transaksi narkotika. Terduga pelaku kemudian diamankan dan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan keterlibatan Brimob dalam Operasi Pekat Jaya merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, patroli dan deteksi dini menjadi strategi utama untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak tahap awal. “Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan berkelanjutan,” kata Kombes Henik.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah tawuran, khususnya melalui pengawasan keluarga dan kepedulian lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan potensi gangguan keamanan. “Masyarakat jangan ragu melapor melalui 110 jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Peran aktif warga sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Operasi Pekat Jaya 2026 digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya sebagai upaya menekan berbagai penyakit masyarakat, mulai dari narkoba, premanisme, tawuran, hingga gangguan kamtibmas lainnya menjelang Ramadan.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.