Jakarta Pusat - Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi tawuran warga serta kerawanan malam hari, Polsek Metro Menteng kembali melaksanakan patroli tiga pilar di wilayah hukumnya. Kegiatan patroli difokuskan di kawasan perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada malam hingga dini hari. Kamis (29/1/2026).
Patroli dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPDA Togaryanto dengan melibatkan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. Kehadiran personel gabungan tersebut merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi konflik sosial dan tindak kejahatan jalanan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan, baik di jalan protokol, gang pemukiman, maupun lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul oleh warga pada malam hari. Petugas juga melakukan pendekatan humanis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa patroli malam hari merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan kehadiran di lapangan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Di kesempatan terpisah, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan bahwa patroli tiga pilar dilakukan secara berkelanjutan dan menyesuaikan dengan dinamika kerawanan wilayah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Dengan dilaksanakannya patroli tiga pilar ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap terjaga, kondusif, serta mampu menekan potensi tawuran dan kejahatan pada malam hari. Jika ingin, saya bisa buatkan versi lebih tegas, lebih humanis, atau lebih singkat untuk rilis cepat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
