Transformasi UMKM Depok menuju era digital mendapat dorongan nyata melalui pelatihan “Dari Galeri ke Gadget: Strategi Dasar Digital Marketing untuk Bisnis Fashion dan Craft” yang digelar LKP dan LPK LINAD di BNI Margonda.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat bukan sekadar wacana, melainkan praktik langsung yang berdampak.
Salah satu narasumber utama adalah Kusmayanti, S.E., M.M., Kaprodi Bisnis Digital Politeknik Bisnis Indonesia (POLBIS) Cileungsi, yang hadir membagikan strategi digital marketing berbasis praktik. Kehadiran dosen POLBIS dalam pelatihan ini menunjukkan kuatnya rekognisi masyarakat terhadap kompetensi akademisi yang tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga terlibat aktif memberdayakan UMKM.
Direktur POLBIS Cileungsi, apt. Ahmad Subagiyo, S.Si., M.Farm, menyampaikan apresiasi atas kiprah dosen POLBIS yang terus dipercaya masyarakat.
“Inilah komitmen POLBIS. Dosen tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberi solusi nyata. Rekognisi dari masyarakat adalah bukti bahwa pendidikan vokasi POLBIS relevan dan dibutuhkan,” tegasnya.
POLBIS Cileungsi saat ini membina program studi yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri dan kewirausahaan, yakni Bisnis Digital, Logistik Bisnis, dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL). Ketiga prodi tersebut menyiapkan lulusan yang adaptif, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Bagi calon mahasiswa dan orang tua, POLBIS menawarkan lebih dari sekadar bangku kuliah. Kampus ini menghadirkan pembelajaran vokasi yang aplikatif, dosen yang aktif di masyarakat, serta jejaring industri dan UMKM yang nyata.
POLBIS Cileungsi bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang tumbuh bagi generasi yang ingin berdampak—dari kampus, untuk masyarakat.
