Jakarta Pusat — Upaya penyelesaian masalah secara humanis kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Metro Menteng melalui peran aktif Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Robby Danan Jaya, berhasil memediasi dan menyelesaikan perkara pencurian helm yang terjadi di area parkir Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, dengan mengedepankan pendekatan problem solving dan musyawarah mufakat. Jumat (9/1/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat pemilik helm, saudara Reza, memarkirkan sepeda motornya di area parkir Masjid Agung Sunda Kelapa dan meletakkan helm miliknya di kendaraan. Namun, saat kembali, helm tersebut telah hilang. Setelah dilakukan penelusuran oleh petugas keamanan masjid, diketahui bahwa helm tersebut diambil oleh saudara Hendra Saprudin. Helm hasil curian tersebut kemudian dijual oleh pelaku dengan harga Rp50.000.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Aiptu Robby Danan Jaya selaku Bhabinkamtibmas Menteng segera mengambil langkah cepat dengan melakukan mediasi di Pos Security Masjid Agung Sunda Kelapa. Dalam proses problem solving tersebut, Bhabinkamtibmas menghadirkan kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban, serta memanggil orang tua dari saudara Hendra Saprudin guna mencari solusi terbaik secara kekeluargaan.
Melalui musyawarah yang berlangsung dengan suasana kondusif dan penuh keterbukaan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai. Saudara Hendra Saprudin mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan, serta bersedia mengganti kerugian kepada saudara Reza sebesar Rp300.000 sesuai dengan harga helm yang hilang. Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan secara tertulis di atas kertas bermaterai dan ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen bersama.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan apresiasinya atas langkah humanis yang dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
“Pendekatan problem solving yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Penyelesaian secara kekeluargaan ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus pembelajaran, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menegaskan bahwa penyelesaian masalah melalui mediasi merupakan salah satu langkah strategis untuk mencegah konflik berkepanjangan di masyarakat.
“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk mengedepankan problem solving dalam setiap permasalahan warga. Selama dapat diselesaikan secara damai dan tidak menimbulkan keresahan, maka musyawarah menjadi solusi terbaik,” jelas Kompol Rezha Rahandhi.
Dengan adanya penyelesaian ini, diharapkan hubungan antara kedua belah pihak kembali harmonis serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap barang pribadi. Polsek Metro Menteng pun mengajak seluruh warga untuk segera melaporkan setiap permasalahan kamtibmas agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan humanis.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
