Jakarta Pusat — Mobilitas pengemudi ojek online yang setiap hari menyusuri berbagai ruas jalan dinilai dapat menjadi bagian dari sistem deteksi dini keamanan lingkungan. Karena itu, Polsek Metro Menteng menggandeng komunitas ojol di Gondangdia, Jakarta Pusat, untuk ikut membantu mencegah kejahatan jalanan.
Pesan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, Aiptu Kamidi, saat menyambangi komunitas ojek online di Jalan Cik Ditiro II, RT 001/RW 02, Gondangdia, Menteng, Senin (5/10/2026)
Dalam pertemuan itu, polisi mengajak para pengemudi lebih peka terhadap situasi di sepanjang rute yang mereka lalui. Pengemudi diminta segera menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Aiptu Kamidi juga mengingatkan para pengemudi agar memperhatikan keamanan kendaraan, terutama sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan. Pengamanan sederhana seperti memastikan kendaraan terkunci dengan baik dinilai penting untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor.
Tidak hanya pengemudi, perhatian juga diberikan kepada penumpang. Polisi mengingatkan agar penumpang tidak menggunakan telepon seluler secara berlebihan ketika sedang dibonceng, terutama di lokasi yang ramai atau rawan, untuk mengurangi risiko menjadi sasaran kejahatan jalanan maupun penjambretan.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan komunitas ojol memiliki mobilitas tinggi sehingga dapat menjadi mitra kepolisian dalam mendeteksi situasi di lapangan.
“Pengemudi ojol setiap hari bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Informasi yang mereka lihat di jalan dapat menjadi masukan penting bagi kepolisian untuk mengetahui potensi gangguan sejak dini,” ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan bahwa menjaga keamanan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Polsek Metro Menteng mengajak komunitas ojol tidak ragu melaporkan apabila menemukan kejadian mencurigakan maupun gangguan kamtibmas.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
