Sabtu, 03 Oktober 2026

Kunjungi Negeri Seribu Kubah, Danlanal Dumai Bangun Sinergi Bersama Prmkab Rokan Hilir


TNI AL, Dumai- Dalam upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan pemerintah daerah, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji melaksanakan Courtesy Call (CC) kepada Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, bertempat di Kediaman Bupati Rokan Hilir, Jalan Perwira, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (2/10/2026).

Kehadiran Danlanal Dumai disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, B.B.A., M.B.A. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang semakin solid antara Lanal Dumai dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Courtesy Call yang dilaksanakan Danlanal Dumai tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, namun juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam mendukung berbagai kepentingan daerah, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemaritiman, keamanan wilayah perairan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.

Sebagai wilayah yang memiliki karakteristik geografis dengan garis pantai dan kawasan perairan yang strategis, Rokan Hilir memiliki keterkaitan erat dengan sektor kelautan dan aktivitas masyarakat pesisir. Kondisi tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor agar potensi kemaritiman dapat terus dikembangkan sekaligus terjaga dari berbagai bentuk ancaman/gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.

Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji menyampaikan bahwa sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam menciptakan keterpaduan langkah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung kepentingan masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang erat antara Lanal Dumai dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir diharapkan mampu membangun kolaborasi yang adaptif dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung terciptanya wilayah pesisir yang aman, kondusif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


Dari Bagansiapiapi Hingga Panipahan, Danlanal Dumai Tebar Kepedulian Bagi Nelayan Kabupaten Rokan Hilir


TNI AL, Dumai- Menyusuri alur perairan dari Dermaga Oliong, Bagansiapiapi menuju Panipahan, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, bersama Ketua Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Genia Agung N. Kusumaji, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus bakti sosial di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI Angkatan Laut dengan masyarakat pesisir, sekaligus melihat secara langsung kehidupan masyarakat nelayan di wilayah yang memiliki karakteristik geografis perairan dan aktivitas maritim yang kuat. Panipahan yang dikenal sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian kunjungan kerja Danlanal Dumai di Kabupaten Rokan Hilir.

Setibanya di Panipahan, Danlanal Dumai bersama rombongan melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada kesempatan yang sama, puluhan life jacket turut diserahkan kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan saat melaut.

Bagi masyarakat nelayan yang setiap hari menggantungkan penghidupan pada laut, keselamatan merupakan kebutuhan mendasar. Penyerahan jaket keselamatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan serta mendukung terciptanya aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan yang lebih aman.

Kunjungan ke Panipahan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Danlanal Dumai di Kabupaten Rokan Hilir. Sehari sebelumnya, Danlanal Dumai juga melaksanakan kunjungan kerja ke Pos TNI AL (Posal) Bagansiapiapi dan Posal Sinaboi guna meninjau wilayah kerja sekaligus memperkuat kedekatan dengan prajurit serta masyarakat pesisir.

Dalam kunjungannya ke Posal Sinaboi, Danlanal Dumai juga menyerahkan mushaf Al-Qur'an yang dipusatkan di Masjid As-Shuhada, Kelurahan Sinaboi Kota. Selain itu, bantuan life jacket juga diberikan kepada nelayan setempat sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan masyarakat dalam menjalankan aktivitas di laut.

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya, Danlanal Dumai didampingi Ketua Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melaksanakan bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat nelayan. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Oliong, Jalan Pelabuhan Baru, Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

Penyaluran bantuan disejumlah wilayah pesisir ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran unsur TNI AL ditengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan laut, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan dan keselamatan warga pesisir.

Secara geografis, Posal Bagansiapiapi, Posal Sinaboi, dan Posal Panipahan memiliki nilai strategis karena berada di kawasan pesisir yang berhadapan dengan perairan Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran internasional yang sangat sibuk. Kondisi tersebut menempatkan wilayah ini sebagai kawasan yang memiliki arti penting dalam mendukung keamanan dan keselamatan aktivitas maritim.

Melalui rangkaian kunjungan kerja dan bakti sosial ini, Lanal Dumai terus memperkuat peran pembinaan potensi maritim serta membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat pesisir. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran maritim, meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan di laut, dan memperkokoh kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan rakyat.


Jaga Jakarta On The Spot, Berikan Rasa Aman Kapolsek Bekasi Barat Intensifkan Patroli dan Razia Stasioner

KOTA BEKASI — Polsek Bekasi Barat kembali mengintensifkan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dengan menggelar patroli wilayah dan razia stasioner untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, tawuran, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (3/10/2026) dini hari tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bekasi Barat AKP Diaman Saragih, SH., MH., didampingi para Kanit dan Padal IPTU Samsul Ma’arif.

Kegiatan diawali dengan Apel Pimpinan dan Petunjuk (APP) pada pukul 00.00 WIB di halaman Mapolsek Bekasi Barat. Setelah itu, personel langsung bergerak melaksanakan patroli dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan dan menjadi lokasi aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan Patriot, Jalan KH. Noer Ali, Gerbang Tol Bintarajaya, Jalan Raya Bintara hingga kawasan Pasar Pagi Bintara. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan razia stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan, tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

Kapolsek Bekasi Barat AKP Diaman Saragih menegaskan bahwa patroli dan razia stasioner akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Waktu dan lokasi pelaksanaan juga disesuaikan dengan informasi serta hasil pemetaan kerawanan dari Unit Intelijen.

“Patroli dan razia stasioner akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Waktu pelaksanaannya menyesuaikan informasi dari Unit Intelijen, sehingga kegiatan dapat dilakukan pada waktu dan lokasi yang tepat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Bekasi Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan aksi tawuran.

Polsek Bekasi Barat memastikan kegiatan patroli dan razia akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat.

Ketua RW 17 Suntrt Agung Perlu Langkah-langkah Bijak Terkait Permasalahan di Wilayahnya

JAKARTA   -  Permasalahan internal RW.17 Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang  hingga kini belum tuntas.

Terkait permasalahan tersebut sebagai penyerap dan yang menyalurkan aspirasi, Ketua LMK Sunter Agung, Sudarman T, memberi tanggapannya .

"Sebenarnya hanya permasalahan kecil dan merupakan masalah internal yang bisa diselesaikan secara internal sesuai prinsip RT RW,  musyawarah mufakat atau pengambilan keputusan melalui mekanisme  polling," ujar ketua LMK.Sunter Agung saat ditemui media ini, Sunter Agung, Sabtu, 3/10/2026.


Pemungutan  Suara (Polling)

Sesuai Pergub No.22 tahun 2022 pada Bab IV pasal 37 ayat 4 yang berbunyi :

"Dalam hal tidak diperoleh mufakat sebagaimana dimaksud pada ayat (3), pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara"
 
"Maka permasalahan internal akan tuntas dengan adanya keputusan yang diambil secara musyawarah mufakat dan bila tidak tercapai maka keputusan melalui pungutan suara (pollng)," ungkapnya.

Permasalahan,  dipaparkan, Sudarman., di RW 17 adalah adanya yang setuju dan tidak setuju dengan penambahan atap (awning) di sarana olah raga jadi ada kepentingan warga  yang ingin direalisasikan pengurus RW 17, namun ada segelintir atau sejumlah kecil yang juga warga keberatan. Terkait kedua pihak warga yang pro dan kontra sudah berulangkali dipertemukan  dalam rapat musyawarah namun selalu deadlock, sehingga saya mengusulkan agar diadakan polling sebagai pilihan terakhir untuk mengambil keputusan sesuai aturan di Pergub no.22 tahun 2022 tersebut.

Bukan Intervensi dan Substansi Terbitnya PBG

Sementara pemberitaan di media yang menyebutkan adanya intervensi anggota DPRD DKI terkait penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) prasarana olah raga di RW.17 ditanggapi Sudarman :

"Seharusnya saat si wartawan mengkonfirmasi ke Kepala Seksi Penindakan Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Utara,  secara substansi   mempertanyakan persyaratan penerbitan PBG-nya dan apakah persyaratan PBG-nya  pembangunan  penambahan prasarana olah raga di RW 17 tersebut sudah terpenuhi?,"ucap.Sudarman.

Itu substansinya, sambungnya, kalau persyaratan lengkap dan tidak ada masalah, jika ada anggota dewan yang mana adalah instansi mitra komisinya, mempertanyakan prosesnya sudah sejauh mana, itu bukan IINTERVENSI.

"Kecuali ada persyaratan  yang tidak dipenuhi dan si anggota dewan menelepon agar PBG tetap diterbitkan itu baru INTERVENSI namanya," jelasnya.

Selain itu sudah jelas pihak Citata menyebutkan bahwa :

“Kami menerbitkan PBG di objek tersebut karena adanya rekomendasi dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selaku pemilik lahan,” imbuhnya dikutip dari salah satu media online yang terbit Sabtu, 3/10/2026.

Jadi, lanjutnya, terbitnya PBG bukan karena adanya telepon dari anggota dewan tetapi adanya rekomendasi dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selaku pemilik aset dan tentunya terpenuhinya persyaratannya. Seharusnya  si wartawan juga mengkonfirmasi ke Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selaku pemilik aset terkait rekomendasi yang diberikan tersebut.

"Apa rekomendasi tersebut layak atau tidak  dan apa alasannya memberikan rekomendasi tersebut,?" ucap Sudarman.

Menurutnya kalau Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selaku pemilik aset sudah memberikan rekomendasi  berarti wilayah boleh melanjutkan pembangunan prasarana tersebut apalagi  jika sudah diterbitkan PBG.

" Di sisi lain seharusnya wartawan tidak hanya mendengarkan warga yang mempertanyakan (keberatan) atas dibangunnya prasarana (awning) di sarana olah raga tersebut sebagai pihak yang kontra tetapi juga mendengarkan warga yang mendukungnya sebagai pihak yang pro," kritik Sudarman.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik wartawan dituntut di antaranya untuk :

Pasal 1: Bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Pasal 2: Menempuh cara yang profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Pasal 3: Selalu menguji informasi, membedakan antara fakta dan opini, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Usulan Pengambilan Keputusan Melalui Pemungutan Suara (Polling)


Lebih lanjut Sudarman menyampaikan bahwa dalam rangka tercapainya keputusan final dan tidak berlarut-larut permasalahan di RW 17 maka dia menghubungi dan mengusulkan ke Lurah  Sunter Agung, Ahmad Firdaus agar mengarahkan ketua RW.17 untuk melaksanakan pemungutan suara (polling).

"Sebaiknya sebagai sesama warga di mana ada Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT), saling menghormati  dan menghargai menjaga kerukunan dan tentunya harus ada toleransi
 dalam hal merealisasikan  kepentingan warga yang bermanfaat dan diharapkan ketua RW mampu mengakomodir dan menengahi konflik kepentingan warganya serta mengambil langkah-langkah yang bijak," pungkas Sudarman.

Jaga Kamtibmas, Polisi Intensifkan Pengamanan di Kawasan Menteng-Tenggulun


Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng meningkatkan pengamanan di kawasan perbatasan Menteng–Tenggulun untuk mengantisipasi potensi tawuran warga serta berbagai bentuk kejahatan jalanan, terutama pada malam hingga dini hari. Minggu (04/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Kompol Iwan Gunawan bersama personel Polsek Metro Menteng. Petugas melakukan patroli mobile, patroli dialogis dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Kompol Iwan Gunawan mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kami meningkatkan patroli dan pemantauan di kawasan Menteng–Tenggulun untuk mengantisipasi tawuran maupun kejahatan jalanan. Kami juga mengimbau para pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Iwan Gunawan.

Pengamanan juga difokuskan untuk mencegah berbagai aksi kriminalitas, termasuk pencurian kendaraan bermotor, penjambretan dan kejahatan jalanan lainnya. Polisi turut mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran Polres Metro Jakarta Pusat terus memperkuat kegiatan preventif melalui patroli dan pengamanan di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.

“Penguatan patroli merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel harus hadir di lapangan, melakukan deteksi dini dan mengambil langkah pencegahan terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pengamanan di kawasan Menteng–Tenggulun akan terus dilakukan secara berkala, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan sebagai langkah pencegahan. Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” kata AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Polsek Metro Menteng memastikan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas, sehingga wilayah Menteng–Tenggulun tetap aman, tertib dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Perketat Pengamanan Perbatasan Tambak-Manggarai, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng meningkatkan pengamanan di kawasan perbatasan Jalan Tambak dan Manggarai untuk mengantisipasi potensi tawuran warga serta berbagai bentuk kejahatan jalanan, terutama pada malam hingga dini hari. Minggu (04/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Kompol Iwan Gunawan bersama personel Polsek Metro Menteng. Petugas melakukan patroli mobile, patroli dialogis dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Kompol Iwan Gunawan mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

“Kami meningkatkan patroli dan pemantauan di kawasan Tambak-Manggarai untuk mengantisipasi tawuran maupun kejahatan jalanan. Kami juga mengimbau para pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Iwan Gunawan.

Pengamanan juga difokuskan untuk mencegah aksi kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, penjambretan dan kejahatan jalanan lainnya. Polisi turut mengajak masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran Polres Metro Jakarta Pusat terus memperkuat kegiatan preventif melalui patroli dan pengamanan di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.

“Penguatan patroli merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel harus hadir di lapangan, melakukan deteksi dini dan mengambil langkah pencegahan terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi serta ikut menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau tindak kejahatan, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pengamanan di kawasan Tambak-Manggarai akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan sebagai langkah pencegahan. Kami berharap masyarakat, khususnya para pemuda, dapat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” kata AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dengan ditingkatkannya patroli dan pengamanan tersebut, Polsek Metro Menteng berharap potensi tawuran dan kejahatan jalanan di kawasan perbatasan Tambak-Manggarai dapat dicegah sejak dini, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Razia Dini Hari di Jalan Surabaya, Polisi Amankan Motor Tanpa Surat

Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng menggelar razia stasioner di depan Kios Barang Antik, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026) dini hari. Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), termasuk curas, curat, curanmor hingga penyalahgunaan narkoba.

Razia dipimpin Kompol Iwan Gunawan selaku Menteng 1.1. Sebanyak 13 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 12 personel Polsek Metro Menteng dan satu personel unsur Gen Z.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang dinilai memiliki indikasi pelanggaran atau perlu dilakukan pemeriksaan, seperti tidak menggunakan helm, tidak memasang pelat nomor, maupun membawa penumpang lebih dari ketentuan.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan serta pengecekan terhadap barang bawaan untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya maupun obat-obatan terlarang.

Dari kegiatan tersebut, polisi mengamankan satu unit Honda PCX warna putih dengan nomor polisi B 6257 ZBM karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan surat kendaraan.

Kendaraan tersebut kemudian diamankan ke Polsek Metro Menteng. Pengendara diminta menunjukkan dokumen kendaraan sebagai persyaratan untuk membawa kembali sepeda motor tersebut.

Dalam arahannya, Kompol Iwan Gunawan menekankan agar razia dilakukan secara humanis dan bertanggung jawab. Petugas juga diminta mengutamakan keselamatan serta menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung.

Pengendara yang telah diperiksa dan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun barang yang mencurigakan diberikan imbauan secara humanis dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol.  Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kegiatan razia stasioner merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam rawan.

“Razia dan patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk mengantisipasi curas, curat, curanmor maupun penyalahgunaan narkoba. Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Kami terus meningkatkan kegiatan patroli dan razia pada jam-jam rawan. Tujuannya untuk mencegah kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah Menteng,” kata AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)