Selasa, 01 September 2026

Kapolsek Pondok Gede Santuni 40 Anak Yatim Yayasan Rindang Indonesia

Kota Bekasi — Kapolsek Pondok Gede AKP Wahyudi menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dengan memberikan santunan kepada 40 anak yatim dari Yayasan Rindang Indonesia Jatimakmur. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polsek Pondok Gede, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan santunan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri AKP Wahyudi selaku Kapolsek Pondok Gede, para Pejabat Utama (PJU) Polsek Pondok Gede, 13 personel Polsek Pondok Gede, AKP (Purn) Muchtar, serta pengurus Yayasan Rindang Indonesia, yakni Ust. Khosasih selaku Wakil Ketua dan Ust. Amirudin selaku Sekretaris. Turut hadir 40 anak yatim penerima santunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi Kapolsek Pondok Gede beserta seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Wahyudi secara langsung menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim dari Yayasan Rindang Indonesia Jatimakmur.

Kapolsek Pondok Gede mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi mereka,” ujar AKP Wahyudi.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Polsek Pondok Gede dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Polsek Pondok Gede berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta suasana yang harmonis, penuh kepedulian, serta kondusif di wilayah hukum Polsek Pondok Gede.

Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

Jakarta - Polri memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Penguatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Melalui telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis dan terpadu dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah masing-masing.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

"Polri memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dengan mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama agar potensi kebakaran dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas," ujar Trunoyudo.

Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diminta menetapkan kebijakan daerah yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk melakukan moratorium terhadap peraturan yang masih memberikan ruang terhadap praktik tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan, serta pihak terkait lainnya diperkuat untuk melaksanakan langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla.

"Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan. Pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi," katanya.

Langkah pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan embung dan sekat kanal di sekitar lahan perusahaan, serta mempersiapkan relawan tanggap api yang akan dibina dan dilatih dalam pengendalian karhutla.

Di sisi kesiapsiagaan, Polri menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di masing-masing Polres untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pelatihan bagi anggota Satbrimob dan Samapta juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi karhutla, termasuk pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun pelaksanaan operasi kontinjensi sebagai power on hand Polda.

Trunoyudo menuturkan, upaya penanganan karhutla juga memperhatikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk terhadap aktivitas pendidikan dan kondisi psikologis warga terdampak.

"Polri juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui Satgas Karhutla, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan karhutla harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, patroli terpadu terus dilakukan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran maupun pembakaran hutan dan lahan. Jajaran Polda juga diperintahkan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mencegah, mengantisipasi, dan menanggulangi karhutla.

Terhadap setiap pelanggaran, Polri akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif, denda, maupun pidana secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

"Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, secara profesional, proporsional, dan terukur," kata Trunoyudo.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pemetaan serta patroli di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Pisah Sambut Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Suparmin, SH, MH kepada AKP Rumangga Putratama Natipulu

Bekasi Kota-Pisah Sambut Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, SH,MH, kepada AKP Rumangga Putratama
Natipulu sebagai Kapolsek Bekasi Selatan. Selasa (01/09/26). 

Kapolsek Bekasi Selatan yang dari Kompol Suparmin, SH, MH kepada
AKP Rumangga Putratama Natipulu
Kapolsek Bekasi Selatan yang menjabat sekarang ini. 

Kegiatan pisah sambut tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi Kompol Suparmin selama menjalankan tugas dan pengabdian di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan.

Selanjutnya, tongkat kepemimpinan Kapolsek Bekasi Selatan diteruskan kepada AKP Rumangga Putratama Natipulu. 

Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dapat semakin kuat.

AKP Rumangga Putratama Natipulu diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Bekasi Selatan.

Selamat bertugas kepada AKP Rumangga Putratama Natipulu sebagai Kapolsek Bekasi Selatan. 

Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

JADI TIM KARHUTLA, PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN 66 TERIMA PEMBEKALAN DARI PANGDAM XII/TANJUNGPURA

Dharma Wiratama, 30 Agustus 2026-
Sebagai tim penyuluhan Karhutla kepada masyarakat, Perwira Siswa Dikreg Seskoal Angkatan 66 menerima pembekalan dari Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito, bertempat di Markas Kodam XII/ Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Pada pembekalan tersebut juga turut hadir Komandan Korps Siswa (Dankorsis) Kolonel Laut (P) memet Kurniawan di dampingi Kepala Departemen Manajemen Kolonel Laut (T) Mardiyanto dan Wadan Korsis Letkol Marinir M. Jakfar Rosi dan perwakilan dosen Seskoal.

Dalam arahannya, Pangdam XII menekankan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah preventif strategis untuk mengedukasi masyarakat secara langsung. Nantinya dalam penyuluhan kepada masyarakat, Pasis di dibagi di tiga wilayah Kalimantan Barat, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, serta Kabupaten Kubu Raya.

Dankorsis Seskoal, dalam kesempatan tersebut saat mendampingi para pasis menyampaikan bahwa para pasis siap bertugas memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai penyebab, dampak kerugian, serta langkah-langkah penanganan Karhutla guna meminimalkan potensi bencana kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE 66 BERIKAN PENYULUHAN KARHUTLA DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT


Dharma Wiratama, 31 Agustus 2026-
Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) angkatan ke-66 tahun 2026 bersama Pasis Dikreg Sesko TNI turun langsung memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kabupaten Kubu Raya dan Mempawah, Kalimantan Barat. Senin(31/08/2026). 

Sebelum terjun langsung ke masyarakat, para Pasis terlebih dahulu berkoordinasi dengan instansi setempat guna memahami karakteristik wilayah tersebut. Selanjutnya dalam kegiatan tersebut para masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai tiga fase utama dalam penanganan Karhutla yaitu, pencegahan, penanggulangan dan pemulihan. 

Keterlibatan para Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-66 dalam kegiatan ini, menjadi sarana pembelajaran lapangan dalam memahami implementasi peran TNI pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana serta memperoleh pengalaman mengenai pentingnya kepemimpinan, koordinasi, komunikasi sosial, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

DALAM RANGKA KKL, PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-66 KUNJUNGI PERTAMINA INTEGRATED TERMINAL PONTIANAK DAN PT DOCK BINA VISTA

Dharma Wiratama, 1 Sesptember 2026-
PONTIANAK — Perwira Siswa Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Pasis Dikreg Seskoal) Angkatan ke-66 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL)  dengan mengunjungi ke Integrated Terminal PT Pertamina Patra Niaga dan PT Dock Bina Vista, di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (01/09/2026). 

Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan strategis para pasis mengenai ketahanan energi nasional dan tata kelola logistik bahan bakar di wilayah Kalimantan Barat serta melihat secara langsung kesiapan dan kapabilitas industri galangan kapal dalam mendukung sektor maritim, pemeliharaan kapal, serta mobilitas kelautan nasional.

Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi, Komandan Korsis Seskoal Kolonel Laut (P) Memet Kurniawan menyerahkan cinderamata kepada Wakil General Manager PT Dock Bina Vista. 

Melalui kegiatan KKL ini, para pasis berkesempatan mempelajari alur distribusi energi maritim, serta sinergi antara TNI Angkatan Laut dan instansi strategis BUMN dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas nasional.

TASYAKURAN HARI JADI KORPS SUPLAI KE 78 DI SESKOAL

Dharma Wiratama, 1 September 2026-
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Korps Suplai ke-78 tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 1 September, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menghadiri acara Tasyakuran Hari Jadi Korps Suplai di Pendopo Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan. Selasa (01/09/2026). 

Pada kesempatannya, Danseskoal menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-78 bagi Korps Suplai, dimana personel Korps Suplai yang berdinas di lingkungan Seskoal memiliki karakter, bermoral, jujur dan profesional serta memiliki kemampuan dasar teknis yang mumpuni dibidang pembekalan, keuangan, dan administrasi umum. 

Lebih lanjut, pada sambutan Kadiskual Laksamana Pertama TNI Azil S. Achmad yang dibacakan Kakoordos Seskoal Laksamana Pertama TNI Dr. Goki P. Sihombing, S.E., M.Si.(Han) mengatakan bahwa hari jadi Korps Suplai tahun ini menyusung tema “Melalui Peringatan Hari Jadi ke-78 Tahun 2026, Korps Suplai Siap Berdedikasi dan Menjadi Bagian Keberhasilan Tugas Dalam Bidang Keuangan, Pembekalan, Administrasi Umum dan Kolateral Bagi Kejayaan TNI Angkatan Laut”. Dimana tema ini mengamanatkan bahwa kehadiran Korps Suplai memberikan dampak positif pada bidang keuangan yang menuntut pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. 

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Kakoordos Seskoal yang diserahkan kepada prajurit termuda Korps Suplai di lingkungan Seskoal sebagai simbol regenerasi dan harapan akan keberlanjutan semangat pengabdian.