Selasa, 18 Agustus 2026

Kapolri: Polri Pastikan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT


Nusa Tenggara Timur — Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung lokasi terdampak dan pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026).

Kapolri mengatakan, sesuai arahan Presiden, Polri bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan bencana mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8/2026).

Hingga saat ini, tercatat 1.245 orang menjadi korban bencana, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 orang luka berat, dan 669 orang luka ringan. Sementara itu, sebanyak 27.700 orang masih berada di pengungsian yang tersebar pada 107 titik di tujuh kabupaten.

Kapolri mengatakan sebagian besar lokasi pengungsian saat ini sudah dapat dijangkau. Polri bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Untuk mempercepat koordinasi penanganan, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana, terdiri dari satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko pada Polres terdampak. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat sekaligus untuk menginventarisasi berbagai kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Polri juga telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT. Personel tersebut diperkuat dengan kemampuan SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan.

Di sisi lain, dukungan logistik terus digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran, berupa bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Khusus dalam kegiatan hari ini, Polri menyalurkan 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan enam truk.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian,” kata Kapolri.

Kapolri menegaskan distribusi bantuan akan terus disesuaikan dengan hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan kebutuhan seperti tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, maupun perlengkapan lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.

Dalam penanganan kesehatan, Polri juga memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan akan segera dibantu. Apabila diperlukan, masyarakat akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan difasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya.

“Terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan, tentunya akan segera kita bantu dan apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Kami akan memfasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya,” tegas Kapolri.

Kapolri juga menyebut masyarakat dengan kebutuhan khusus menjadi perhatian, termasuk ibu hamil yang mendekati proses persalinan. Polri akan memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

Selain personel dan bantuan logistik, Polri menyiagakan dukungan sarana operasional berupa satu unit kapal, tiga unit pesawat, dan tiga unit helikopter untuk mendukung pelayanan serta penanganan masyarakat terdampak bencana. 

Sarana angkut udara tersebut juga digunakan untuk mendukung evakuasi, pengiriman bantuan dan logistik, serta pemantauan wilayah yang belum dapat dijangkau secara optimal melalui jalur darat.

Kapolri mengakui masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau sejumlah wilayah secara cepat akibat kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus disiapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau beberapa wilayah dengan cepat karena kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus kami siapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolri.

Kapolri menekankan bahwa seluruh sumber daya tersebut dikerahkan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana. 

Polri juga akan terus berkoordinasi dengan BNPB, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat ditangani secepat mungkin.

“Kita semua berdoa agar kondisi segera membaik, seluruh proses penanganan berjalan lancar, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Kapolri.

Polri Perkuat Penanganan Gempa NTT, Kapolri Tinjau Lokasi Terdampak dan Serahkan Bantuan

NUSA TENGGARA TIMUR — Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto NTT didampingi sejumlah pejabat terkait meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi dan pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kapolri mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan bencana berjalan sesuai arahan Presiden, mulai dari proses pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8/2026).

Kapolri menyampaikan duka cita mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda wilayah NTT. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban meninggal dunia, korban luka, serta masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Mari kita bersama-sama mendoakan semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, korban luka segera diberikan kesembuhan, serta seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Kapolri.

Berdasarkan data sementara, bencana tersebut telah mengakibatkan 1.245 orang menjadi korban, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 orang luka berat, dan 669 orang luka ringan. Sementara itu, sekitar 27.700 masyarakat mengungsi di 107 titik pengungsian yang tersebar di tujuh kabupaten.

Kapolri mengatakan sebagian besar lokasi pengungsian saat ini sudah dapat dijangkau. Polri bersama seluruh unsur terkait terus mendatangi titik-titik pengungsian untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Dalam mendukung percepatan penanganan bencana, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana, terdiri dari satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko pada Polres terdampak. 

Posko tersebut menjadi pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat sekaligus digunakan untuk menginventarisasi kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Polri juga telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT untuk memperkuat penanganan bencana. Personel tersebut memiliki berbagai kemampuan, mulai dari SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pencarian menggunakan K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan.

Selain pengerahan personel, Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan dari Mabes Polri maupun Polda jajaran. Bantuan tersebut berupa bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Kapolri menegaskan distribusi bantuan akan terus didorong berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat, mulai dari tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, hingga kebutuhan lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.

“Kami akan terus bergerak dan melakukan evaluasi setiap hari untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, hingga kebutuhan lainnya dapat segera dipenuhi secara bertahap,” tutur Kapolri.

Khusus dalam peninjauan hari ini, Polri menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur berupa 3.500 paket bantuan sosial, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan enam truk.

Kapolri juga menjelaskan Polri menyiapkan sarana angkut udara berupa pesawat Beechjet, pesawat CN, pesawat Casa, serta helikopter untuk mendukung evakuasi, pengiriman bantuan dan logistik, sekaligus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang belum dapat dijangkau secara optimal melalui jalur darat.

Dalam penanganan medis, Kapolri memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan lanjutan akan dibantu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Apabila diperlukan, masyarakat akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan difasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya.

Termasuk masyarakat dengan kebutuhan khusus, seperti ibu hamil yang mendekati proses persalinan, menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan di lokasi terdampak.

“Terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan, tentunya akan segera kita bantu dan apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Kami akan memfasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya,” tegas Kapolri.

Kapolri mengakui masih terdapat kendala dalam penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah akibat keterbatasan akses dan jalur distribusi. Namun, Polri bersama seluruh unsur terkait terus menyiapkan berbagai alternatif agar bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau beberapa wilayah dengan cepat karena kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus kami siapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelayanan dan penanganan masyarakat terdampak, Polri juga menyiagakan satu unit kapal, tiga unit pesawat, dan tiga unit helikopter, terdiri dari Kapal KP Bima 7014 kelas A3, dua unit helikopter AW 169, satu unit helikopter Bell-429, serta masing-masing satu unit pesawat CN, Casa, dan Beechjet.

Kapolri menegaskan Polri akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan BNPB, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secepat mungkin.

“Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkas Kapolri.

Kapolri berharap kondisi segera membaik, seluruh proses penanganan berjalan lancar, dan masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Metro Menteng Perkuat Sinergi Bersama Pedagang dan Ojol

Jakarta Pusat — Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia bersama komunitas pedagang dan ojek online (ojol) di kawasan Jalan Johar, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Menteng. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsubsektor Cut Mutia Aiptu Ali Imran, Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi, serta komunitas pedagang dan pengemudi ojek online.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Metro Menteng memberikan imbauan kamtibmas kepada para pedagang dan pengemudi ojol agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, menjaga ketertiban saat beraktivitas, serta membangun kepedulian dan komunikasi apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Polri menekankan bahwa keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Pedagang dan pengemudi ojol yang beraktivitas di berbagai titik wilayah diharapkan dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan yang kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat komunikasi, mempercepat penyampaian informasi, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa Polsek Metro Menteng akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, saling peduli, dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga maupun para pelaku usaha dan pekerja di kawasan Menteng.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berharap kolaborasi dengan komunitas pedagang dan ojek online dapat terus terjalin secara berkesinambungan sebagai wujud nyata polisi bersama masyarakat menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polsek Metro Menteng Perkuat Pengamanan, Pantau Situasi di Kantor BGN

Jakarta Pusat — Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan antisipasi unjuk rasa (unras) sekaligus pemantauan situasi keamanan di sekitar Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin bersama Kapolsubsektor Cut Mutia Aiptu Ali Imran, Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi, serta piket Intelkam Aiptu Wempy Carter. Petugas melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pengamanan dalam (Pamdal) Kantor BGN guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun aksi unjuk rasa.

Koordinasi dan pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan aktivitas di lingkungan Kantor BGN tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga mengedepankan komunikasi serta sinergi dengan unsur pengamanan setempat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah preventif dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa pemantauan situasi dan koordinasi dengan pihak terkait merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah, khususnya di lokasi yang memiliki potensi menjadi pusat kegiatan masyarakat.

“Personel kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif. Kami mengedepankan langkah preventif agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Metro Menteng memastikan kehadiran personel di lapangan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Menteng tetap aman dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kantah Jakarta Utara Resmikan Balai PTSL, Perkuat Akses dan Kualitas Layanan Pertanahan

Jakarta Utara– Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Balai Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita pada Jumat, 17 Juli 2026.

Peresmian Balai PTSL tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Uunk Din Parunggih, yang hadir untuk menyaksikan sekaligus meresmikan fasilitas pelayanan tersebut.

Kehadiran Balai PTSL menjadi salah satu langkah strategis Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan ruang pelayanan yang lebih representatif, nyaman, tertata, serta mendukung proses pelayanan yang efektif dan transparan.

Melalui Balai PTSL, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi dan pelayanan terkait program PTSL dengan lebih mudah dan jelas. Keberadaan fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya Kantor Pertanahan Jakarta Utara untuk memastikan bahwa proses pelayanan pertanahan dapat berjalan secara optimal dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta kepastian dalam pelayanan.

Program PTSL sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah di bidang pertanahan yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah kepada masyarakat melalui kegiatan pendaftaran tanah secara sistematis dan menyeluruh.

Dengan semakin dekatnya akses pelayanan kepada masyarakat, diharapkan berbagai kebutuhan administrasi pertanahan dapat ditangani secara lebih efektif. Selain itu, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya tertib administrasi dan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Peresmian Balai PTSL ini sekaligus menjadi momentum bagi Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga membangun pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak serta menghadirkan inovasi pelayanan yang mampu memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Dengan diresmikannya Balai PTSL tersebut, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pertanahan yang lebih mudah, nyaman, andal, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Senin, 17 Agustus 2026

Kaskostrad Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Zeni Kostrad

Jakarta – Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI Sachono, S.H., M.Tr.(Han)., memimpin Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Zeni Kostrad, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Dalam upacara tersebut, Kaskostrad membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat tekad untuk menjaga kedaulatan, keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan pentingnya peran TNI dalam menghadapi dinamika strategis global, termasuk ancaman geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan. TNI dituntut mampu menjaga setiap jengkal wilayah darat, laut, dan udara Indonesia.

Selain menjaga kedaulatan, TNI juga harus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, mendukung program strategis nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara efektif, termasuk dalam penanganan bencana.

Panglima TNI juga menekankan bahwa kekuatan TNI tidak hanya ditentukan oleh modernisasi alutsista, tetapi juga oleh kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit. Seluruh prajurit dan ASN TNI diminta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, serta menjaga nama baik satuan dan institusi TNI.

Di akhir amanat, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit dan ASN TNI untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta bijak dan waspada dalam bermedia sosial.

Melalui momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, seluruh prajurit TNI diharapkan semakin profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. (Penkostrad).



Ditengah Latma Ksatria Warrior 2026, TNI AD dan US Army Gelar Culture Day dan Perlombaan 17 Agustus

Baturaja — Di tengah pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bersama United States Army (US Army) menggelar kegiatan Culture Day dengan berbagai perlombaan khas peringatan 17 Agustus dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Lapangan Puslatpur Kodiklatad, Martapura, OKU Timur. Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan persahabatan, meningkatkan saling pengertian, serta memperkenalkan kekayaan budaya kedua negara di tengah pelaksanaan kerja sama militer antara TNI AD dan US Army.

Culture Day dirancang oleh staf penyelenggara latihan di bawah pimpinan Kolonel Infanteri Slamet, S.Sos., M.Han., Waaspers Kaskostrad selaku Danlatma Ksatria Warrior 2026. Kegiatan ini menjadi wahana untuk meningkatkan keakraban dan kebersamaan prajurit kedua angkatan darat melalui berbagai perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Berbagai perlombaan yang digelar antara lain tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, balap bakiak, serta sejumlah permainan tradisional lainnya.

Prajurit TNI AD dan US Army tampak antusias mengikuti setiap perlombaan. Mereka saling memberikan dukungan dan semangat tanpa membedakan latar belakang negara maupun kesatuan. Suasana semakin meriah dengan sorak-sorai dan tawa para peserta yang mencerminkan semangat kebersamaan.

Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, Culture Day menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia sekaligus membangun komunikasi dan kedekatan antarprajurit. Semangat gotong royong, sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus turut memperkuat hubungan kedua angkatan darat.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kerja sama militer tidak hanya dibangun melalui latihan dan kegiatan profesional, tetapi juga melalui interaksi sosial serta pertukaran budaya yang dapat memperkuat rasa saling percaya dan persahabatan.

Perwakilan US Army menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk turut ambil bagian dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan Culture Day dan perlombaan tradisional khas Hari Kemerdekaan RI memberikan pengalaman berharga untuk mengenal budaya Indonesia sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara prajurit kedua negara.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba serta foto bersama prajurit TNI AD dan US Army.

Melalui kegiatan tersebut, kebersamaan TNI AD dan US Army diharapkan semakin erat, tidak hanya dalam pelaksanaan Latma Ksatria Warrior 2026, tetapi juga dalam membangun hubungan antarprajurit yang dilandasi saling menghormati, kepercayaan, dan persahabatan guna mendukung kerja sama pertahanan serta turut menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. (Penkostrad).