Sabtu, 08 Agustus 2026

Polsek Medansatria Gelar Semarak Lomba HUT RI ke-81

Kota Bekasi, 8 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Polsek Medansatria menggelar "Semarak Lomba" untuk warga di Jl. Harapan Indah Raya Taman RW 19 Kel. Pejuang, Kec. Medansatria. Kegiatan yang berlangsung Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB s.d. 11.30 WIB ini diikuti sekitar 181 peserta dan dipimpin langsung Kapolsek Medansatria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.I.K., M.H.

Ada 4 jenis perlombaan yang digelar dengan penanggung jawab para Kanit Polsek. Lomba balap kelereng pakai sendok dipimpin Kanit Samapta Iptu Eko Herutomo, lomba masukin paku ke botol oleh Kanit Reskrim AKP Isak Erixon, lomba makan kerupuk oleh Kanit Intelkam Iptu Edy Sujarwanto, dan lomba balap karung pakai helm oleh Kanit Lantas Iptu Darwin Warsito. Peserta berasal dari kategori anak usia 10-13 tahun dan dewasa 20 tahun ke atas, dengan rincian 61 orang ikut balap kelereng, 49 orang masukin paku, 60 orang makan kerupuk, dan 11 orang balap karung. 

Kapolsek menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga. Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib, dan penuh semangat kemerdekaan.

Jaga Jakarta On The Spot Sambangi Pekerja Bangunan di Gondangdia Menteng


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia bersama pekerja kuli bangunan di Jalan Jambu RT 05 RW 02, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan berbagai lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan dihadiri Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi bersama para pekerja bangunan yang beraktivitas di wilayah RT 05 RW 02 Gondangdia. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Kamidi berdialog langsung dengan para pekerja sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar turut menjaga keamanan lingkungan di sekitar tempat bekerja.

Para pekerja diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, menjaga barang-barang milik pribadi, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kejadian atau aktivitas yang mencurigakan. Masyarakat juga diajak menjaga komunikasi dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai langkah pencegahan gangguan kamtibmas.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bentuk kehadiran Polri yang langsung menyentuh berbagai elemen masyarakat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pekerja, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini," ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Jaga Jakarta On The Spot, Polri terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat agar tercipta kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan," ungkap Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Melalui program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia, Polsek Metro Menteng terus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Gondangdia Sambangi Security RS YPK Mandiri, Waspadai Jambret Saat Jam Makan Siang

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Gondangdia Polsek Metro Menteng, Aiptu Kamidi, melaksanakan sambang dan silaturahmi bersama petugas security Rumah Sakit YPK Mandiri, Jalan Gereja Theresia No. 22, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (8/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Kamidi berdialog langsung dengan petugas security sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, khususnya terkait potensi kerawanan pada siang hari saat jam makan siang. Pada waktu tersebut, aktivitas karyawan, pasien, keluarga pasien maupun masyarakat di sekitar lokasi biasanya mengalami peningkatan sehingga perlu diantisipasi potensi kejahatan jalanan, seperti jambret, pencurian kendaraan bermotor, maupun tindak kriminal lainnya.

Aiptu Kamidi mengingatkan petugas security agar meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan rumah sakit, area pintu masuk dan keluar, serta lokasi parkir. Petugas juga diminta tidak lengah dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan.

Kegiatan sambang tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi dan sinergi antara Polri dengan petugas keamanan dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang, dialog, dan pemberian imbauan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menginstruksikan jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan patroli dialogis, termasuk memperkuat koordinasi dengan security di kawasan perkantoran, pusat aktivitas masyarakat, rumah sakit, maupun lokasi lainnya yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas, sehingga wilayah Gondangdia dan Menteng tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Wujudkan Kebon Sirih Aman, Tiga Pilar Dorong Pembentukan Satkamling

Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kebon Sirih Aiptu Ujang Rusman bersama Babinsa, Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kebon Sirih, dan Satpol PP Kebon Sirih melaksanakan koordinasi dengan unsur keamanan RW 10 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, dalam rangka pembentukan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk memperkuat keamanan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi potensi pencurian serta kerawanan pada jam malam hingga dini hari, termasuk aktivitas anak-anak yang masih nongkrong hingga pagi hari.

Dalam koordinasi tersebut, petugas mengajak unsur keamanan dan warga untuk mengaktifkan peran Satkamling secara bersama-sama, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan tiga pilar apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dan Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah wilayah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pembentukan Satkamling di RW 10 Kebon Sirih diharapkan menjadi bagian dari penguatan keamanan berbasis masyarakat sekaligus mempersempit peluang terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga warga dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Wujudkan Kebon Sirih Aman, Tiga Pilar Dorong Pembentukan Satkamling

Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kebon Sirih Aiptu Ujang Rusman bersama Babinsa, Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kebon Sirih, dan Satpol PP Kebon Sirih melaksanakan koordinasi dengan unsur keamanan RW 10 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, dalam rangka pembentukan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk memperkuat keamanan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi potensi pencurian serta kerawanan pada jam malam hingga dini hari, termasuk aktivitas anak-anak yang masih nongkrong hingga pagi hari.

Dalam koordinasi tersebut, petugas mengajak unsur keamanan dan warga untuk mengaktifkan peran Satkamling secara bersama-sama, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan tiga pilar apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dan Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah wilayah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pembentukan Satkamling di RW 10 Kebon Sirih diharapkan menjadi bagian dari penguatan keamanan berbasis masyarakat sekaligus mempersempit peluang terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga warga dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kunjungi Warga Yang Sakit Dan Lansia Kapolsek Bekasi Barat Salurkan Bantuan

Kota Bekasi - Dalam rangka kegiatan Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH.,MH. bersama Waka Polsek AKP Parwoto dan  Kasi Humas serta Bhabinkamtibmas Jakasampurna, melaksanakan kunjungan sosial kepada warga di Kampung Cikunir RW.015 Jakasampurna Bekasi Barat.(7/8-2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama personel memberikan bantuan paket sembako kepada warga yang sedang sakit serta warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Bekasi Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kapolsek Bekasi Barat menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya perhatian dan kepedulian tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan warga.

Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan jajaran Polsek Bekasi Barat. Situasi kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh suasana kekeluargaan

Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan kriminal

BOGOR – Harapan tiga calon wisatawan untuk berlibur di Taiwan berubah menjadi kekecewaan mendalam. Mereka diduga menjadi korban penipuan pengurusan visa dengan total kerugian mencapai Rp66 juta.
 
Ketiga korban, Aris, Firman, dan Anto, berencana berangkat berwisata ke Taiwan sekitar Juni 2026. Dalam proses persiapan, mereka bertemu seorang perempuan bernama Ratna yang mengaku mampu mengurus visa dengan cepat. Syaratnya, masing-masing harus membayar biaya sebesar Rp22 juta.
 
Berdasarkan kepercayaan terhadap janji tersebut, ketiga korban menyerahkan uang sesuai permintaan. Namun hingga kini, visa yang dijanjikan tak kunjung terbit. Berbagai alasan terus disampaikan, namun kepastian keberangkatan tidak pernah ada.
 
Firman dan Aris mengaku sempat ditampung selama hampir dua bulan di rumah kontrakan di Perumahan Manzil Blok A15, Kabupaten Bogor, sambil menunggu proses yang tak kunjung selesai.
 
Saat menyadari tak ada kemajuan, para korban meminta pengembalian uang. Ratna mengaku bersedia mengembalikan seluruh dana dan berjanji akan segera melunasinya. Namun lebih dari satu bulan berlalu, janji itu hanya menjadi angin lalu.
 
"Kami sangat kecewa atas perlakuan Ratna. Kerugian bukan hanya kami bertiga, keluarga di rumah pun ikut dirugikan. Kami berharap bisa berlibur bersama keluarga," ujar Firman saat dikonfirmasi media, Senin (28/07/2026).
 
Merasa dirugikan materi dan waktu, para korban meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan kasus ini serta menelusuri aliran dana yang telah diserahkan. Mereka juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pihak yang menawarkan pengurusan keberangkatan ke luar negeri tanpa prosedur resmi dan jelas.
 
Hingga berita ini ditulis, Ratna belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku dan kebenaran perkara diharapkan terungkap melalui jalur hukum.