Selasa, 25 Agustus 2026

Danbrigif 13 Kostrad Rahayu Hadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65

Tasikmalaya – Komandan Brigif 13 Kostrad, Kolonel Inf Roihan Hidayatullah, S.Sos., M.Tr.(Han), didampingi istri, menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dilaksanakan di Gedung Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Senin (24/08/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A., beserta jajaran Forkopimda dan unsur kepramukaan Kota Tasikmalaya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan semangat pengabdian, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Kehadiran Danbrigif 13/Galuh Rahayu/1 Kostrad dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI AD untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi penerus bangsa. (Penkostrad).


Praperadilan Keempat RS Ditolak, Polda Metro Jaya Hormati Putusan Hakim

Jakarta — Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan keempat yang diajukan RS untuk seluruhnya. Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal dalam agenda pembacaan putusan di PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abrianto Pardede mengatakan Polda Metro Jaya menghormati putusan hakim sebagai bagian dari proses hukum yang berlaku.

“Polda Metro Jaya menghormati putusan hakim yang menolak seluruh permohonan praperadilan pemohon. Kami akan tetap mengikuti setiap proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Dalam pertimbangannya, hakim menilai permohonan praperadilan tidak lagi relevan setelah perkara pokok dilimpahkan ke pengadilan. Hakim juga mempertimbangkan bahwa pengujian terhadap alat bukti dapat dilakukan secara lebih komprehensif dalam persidangan perkara pokok.

Sementara itu, RS telah kembali mendaftarkan permohonan praperadilan kelima di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Polda Metro Jaya menyatakan tetap menghormati hak setiap pihak untuk menempuh mekanisme hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kombes Pol. Abrianto Pardede mengatakan Polda Metro Jaya akan mempelajari materi permohonan tersebut dan menyiapkan langkah hukum setelah menerima panggilan resmi dari pengadilan. Polda Metro Jaya juga siap mengikuti proses tersebut secara profesional dengan tetap menghormati independensi pengadilan dalam memeriksa dan memutus perkara.

Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi Karhutla Hari Ini

Jakarta – Polri mengerahkan 403 personel Satgas Penyuluhan dan Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ke delapan wilayah Polda sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

Pemberangkatan Satgas Edukasi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI kepada Kapolri untuk memperkuat langkah pencegahan Karhutla, khususnya melalui penyuluhan dan pemberian pemahaman kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.

Delapan wilayah yang menjadi lokasi penugasan meliputi Polda Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si., mengatakan ratusan personel tersebut akan diberangkatkan secara bertahap mulai hari ini dan selanjutnya ditempatkan sesuai kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah.

“Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden agar Polri memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui edukasi langsung kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol. Panca dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/8/2026).

Menurutnya, pelaksanaan tugas Satgas Edukasi akan dikoordinasikan oleh masing-masing Polda. Personel nantinya akan bekerja dalam tim dan didampingi personel kewilayahan untuk memberikan edukasi di berbagai lokasi yang membutuhkan penguatan langkah pencegahan Karhutla.

“Kami berharap, selain langkah penegakan hukum, upaya pencegahan melalui edukasi ini dapat berjalan secara terintegrasi. Berdasarkan evaluasi, salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan adalah faktor kelalaian manusia. Karena itu, masyarakat perlu terus diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah terjadinya Karhutla,” jelasnya.

Kalemdiklat Polri menambahkan, Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan kesehatan, mengganggu aktivitas ekonomi, hingga berdampak lebih luas terhadap hubungan antarwilayah dan internasional.

Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Satgas telah dibekali berbagai sarana edukasi, termasuk perangkat presentasi, laptop, layar, serta materi sosialisasi berupa brosur dan flyer. Materi tersebut akan disebarluaskan dan ditempatkan di sejumlah ruang publik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, dampaknya, serta ketentuan hukum yang mengatur larangan pembakaran hutan dan lahan.

“Para siswa dari jajaran Lemdiklat Polri ini juga kami harapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka terima dengan turun langsung ke masyarakat. Tujuannya agar masyarakat memahami arti penting menjaga kelestarian lingkungan dan bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing,” tutur Komjen Pol. Panca.

Dari total 403 personel, sebanyak delapan personel merupakan pendamping, sementara 395 lainnya merupakan peserta didik dari program S2 STIK, Setukpa, dan Sespimma.

Personel tersebut akan disebar ke delapan Polda dengan jumlah terbesar ditempatkan di Polda Kalimantan Barat sebanyak 79 personel. Selain itu, Polda Kalimantan Tengah dan Polda Riau masing-masing menerima 49 personel, Polda Sumatera Selatan dan Polda Jambi masing-masing 48 personel, serta Polda Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara masing-masing 38 personel.

Melalui pengerahan Satgas Edukasi ini, Polri berharap upaya pencegahan Karhutla dapat semakin diperkuat melalui keterlibatan aktif masyarakat, sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini.

Jakarta On The Spot: Polsek Bekasi Selatan Gelar Patroli Cipta Kondisi

BEKASI — Polsek Bekasi Selatan terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Program Jakarta On The Spot. Salah satunya dengan menggelar Patroli Cipta Kondisi pada Rabu dini hari, (26/8/2026), untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, serta tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), termasuk peredaran narkoba.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Budi Nugroho, S.H., selaku perwira pengendali, dengan melibatkan 10 personel piket fungsi Polsek Bekasi Selatan. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli kewilayahan di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya Jalan Pulo Ribung Raya, Jalan Ki Ijo Bin Beih, Jalan Raya Pekayon, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Guntur Raya, Jalan KH Noer Ali, hingga Jalan Cikunir Raya.

Selain patroli, petugas juga melaksanakan razia stasioner dengan sasaran senjata tajam, senjata api ilegal, bahan peledak, serta narkoba. Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

IPTU Budi Nugroho dalam keterangannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Jakarta On The Spot yang mengedepankan kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat.

“Melalui Program Jakarta On The Spot, kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Patroli dan razia ini kami lakukan secara preventif agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tenang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan maupun tindak pidana. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap menerima laporan dan permintaan bantuan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan terpantau aman dan terkendali. Petugas tidak menemukan adanya pelanggaran pidana dalam pelaksanaan patroli maupun razia stasioner.
Polsek Bekasi Selatan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus ditingkatkan sebagai upaya menekan angka kejahatan jalanan dan mewujudkan situasi harkamtibmas yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh masyarakat.

Patroli dan Siskamling Keliling Koramil 01/Jatinegara Bersama Komduk, Perkuat Keamanan Wilayah

Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 01/Jatinegara melaksanakan kegiatan Patroli dan Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di Pos Kamling RW 06 yang berada di Jalan By Pass Kelurahan Rawa Bunga Selatan Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. Selasa (25/08/26).

Patroli dan Siskamling Keliling ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI bersama unsur terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaan.

Sejumlah unsur turut bergabung dalam kegiatan tersebut, di antaranya Babinsa Koramil 01/Jatinegara, Babinkamtibmas Polsek Jatinegara, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Satpol PP Kecamatan, serta warga masyarakat setempat.

Dengan menggunakan rute patroli, kegiatan dimulai dari Makoramil 01/Jatinegara menuju Jalan Bekasi Barat, Jalan Bypass D.I. Pandjaitan, Jalan Basura, Jalan Raya Kampung Melayu, Jalan Otista Raya, Jalan Matraman Raya, dan kembali finis di Makoramil 01/Jatinegara.

Kegiatan Patroli dan Siskamling Keliling tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran aparat bersama warga juga menjadi langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas, sehingga situasi wilayah Kecamatan Jatinegara tetap aman, nyaman dan kondusif.

(Pendim 0505/JT)

Lewat Tengah Malam, Polsek Metro Menteng Perketat Jalan Surabaya, Dua Motor Tanpa Surat Diamankan

Jakarta Pusat – Aktivitas kendaraan di kawasan Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, menjadi perhatian jajaran Polsek Metro Menteng saat memasuki jam rawan dini hari. Polisi menggelar razia stasioner sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menjaga keamanan wilayah, Rabu (26/8/2026).

Razia dipimpin Ipda Faisal Ali Akbar dengan kekuatan 12 personel. Pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap pengendara yang melintas, terutama kendaraan yang tidak menggunakan helm, tidak memasang pelat nomor, maupun membawa penumpang melebihi ketentuan.

Personel tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, tetapi juga melakukan pengecekan barang bawaan untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya maupun barang yang berkaitan dengan tindak pidana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah curas, curat, curanmor, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil pemeriksaan, dua sepeda motor diamankan karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan surat kendaraan. Kedua kendaraan tersebut yakni Honda Beat warna silver nomor polisi B 4569 PMG dan Yamaha Mio Gear warna hitam nomor polisi B 3827 PLS.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa kegiatan preventif pada jam rawan akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat.

“Kami terus memperkuat langkah pencegahan dengan meningkatkan patroli dan pemeriksaan pada waktu serta lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Setiap tindakan dilakukan secara selektif, profesional dan humanis dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa kegiatan kepolisian di lapangan akan terus disesuaikan dengan dinamika situasi Kamtibmas.

“Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk memanfaatkan situasi pada malam hingga dini hari. Personel akan terus melakukan patroli dan pemeriksaan secara terukur. Kami mengajak masyarakat melengkapi dokumen kendaraan dan segera melapor melalui Polisi 110 jika menemukan potensi gangguan Kamtibmas,” tegas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Raih Juara II Festival Pacu Jalur Nasional 2026, Prajurit Lanal Dumai Kembali Harumkan Nama TNI AL

TNI AL, Dumai- Bertempat di Taman Jalur, Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Ditengah semaraknya Festival Pacu Jalur 2026, semangat juang Prajurit TNI Angkatan Laut kembali ditunjukkan melalui torehan prestasi membanggakan.

Pada Minggu (23/08/2026), Tim Pacu Jalur binaan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil menempati Juara II antar instansi dalam Festival Pacu Jalur 2026 Tingkat Nasional, setelah bersaing ketat dengan ratusan jalur terbaik yang datang dari berbagai daerah.

Dibawah pembinaan Serka Rio Akbar, Babinpotmar Pos TNI AL Siak jajaran Lanal Dumai. Dengan semangat pantang menyerah, kekompakan, disiplin dan koordinasi yang terbangun selama proses pembinaan, tim mampu menunjukkan performa terbaik hingga berhasil mengamankan posisi runner up pada ajang bergengsi tersebut. 

Ditengah derasnya arus Sungai Kuantan, setiap hentakan dayung menjadi simbol kekuatan dan kekompakan. Puluhan pendayung dalam satu jalur dituntut untuk bergerak dalam satu irama, satu komando dan satu tujuan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter Prajurit TNI AL yang senantiasa mengedepankan disiplin, soliditas, kekompakan dan semangat pantang menyerah dalam setiap pelaksanaan tugas.

Keberhasilan tim binaan Lanal Dumai meraih Juara II dalam lomba antar instansi sekaligus mempertegas peran Babinpotmar sebagai ujung tombak pembinaan potensi maritim dan pembinaan masyarakat pesisir. Melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal, Prajurit TNI AL hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan di laut, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjaga dan menghidupkan warisan budaya bangsa.

Prestasi yang telah diraih oleh Serka Rio bersama tim diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh Prajurit Lanal Dumai untuk terus memberikan pengabdian terbaik, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.