Senin, 17 Agustus 2026

Perbatasan Menteng Tenggulun Jadi Titik Pantau, Polisi Perkuat Cipkon Cegah Tawuran Malam


Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng meningkatkan patroli preventif melalui Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Jaga Jakarta di kawasan perbatasan Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat. Patroli jalan kaki dipimpin Padal IPDA Faisal Ali Akbar untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Senin (17/8/2026).

Personel menyusuri sejumlah titik dan akses lingkungan warga guna melakukan pemantauan sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan tawuran warga, kejahatan malam hari, pencurian kendaraan bermotor, serta gangguan keamanan lainnya.

Patroli jalan kaki juga dilakukan untuk memperkuat kehadiran polisi di kawasan yang menjadi jalur perbatasan. Dengan pemantauan langsung, petugas dapat lebih cepat mengetahui perkembangan situasi dan mengambil langkah pencegahan apabila ditemukan potensi kerawanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya patroli preventif dan deteksi dini dalam menjaga stabilitas keamanan serta mencegah gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan jajaran Polsek Metro Menteng akan terus mengintensifkan patroli pada titik dan jam rawan sebagai bagian dari komitmen Jaga Jakarta.

Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga kawasan Menteng dan sekitarnya tetap tertib, aman, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Cipkon Menteng Menyasar Perbatasan Kwitang–Kalipasir, Polisi Cegah Tawuran dan Kejahatan Malam


Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng memperkuat pengamanan wilayah melalui Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Jaga Jakarta di kawasan perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat. Patroli jalan kaki dipimpin Padal IPDA Faisal Ali Akbar sebagai langkah preventif menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Senin (17/8/2026).

Personel menyusuri sejumlah titik di kawasan perbatasan untuk memantau aktivitas masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, kejahatan malam hari, pencurian kendaraan bermotor, serta gangguan keamanan lainnya di wilayah Menteng dan sekitarnya.

Kehadiran polisi secara langsung di lapangan diharapkan mampu mencegah munculnya gangguan keamanan sejak dini. Petugas juga meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di jalur perbatasan yang menjadi akses mobilitas masyarakat, sehingga setiap potensi kerawanan dapat segera diantisipasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli preventif terus diperkuat untuk menjaga stabilitas kamtibmas serta mencegah kriminalitas dan tawuran di wilayah Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa jajarannya akan terus meningkatkan patroli Jaga Jakarta, khususnya di kawasan perbatasan dan titik rawan.

Langkah tersebut menjadi komitmen Polsek Metro Menteng untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Danlanal Bintan Hadiri Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Bintan

TNI AL, Bintan- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, MPM., didampingi Ketua Cabang 5 Daerah Kodaeral IV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Agustin Wityuda, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bintan, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Relief Antam Kijang, mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” dihadiri oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan, S.P.W.K., selaku Inspektur Upacara. Peringatan HUT RI turut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bintan, personel gabungan TNI-Polri, OPD, Organisasi Kemasyarakatan, Pramuka, Mahasiswa, Pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. 

Kehadiran Lanal Bintan menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Bintan menyampaikan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Tema kali ini memiliki makna penting dalam mendorong kemandirian daerah, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Lanal Nias Pukau Tamu Undangan di Upacara HUT Ke-81 RI, Komandan Lanal Bersama Forkopimda Nias Selatan Joget Bersama Tarian Kreasi

TNI AL, ​Nias Selatan- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nias bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nias Selatan mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 dengan khidmat, di Lapangan Ororusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumut, Senin (17/8/2026).

​Usai pelaksanaan upacara kenegaraan yang berlangsung lancar, suasana peringatan kemerdekaan mendadak menjadi sangat meriah tatkala Lanal Nias mempersembahkan sebuah penampilan khusus berupa Tarian Kreasi Nusantara.

​Gerakan energik dan alunan musik yang semarak berhasil menarik perhatian seluruh peserta upacara. Puncak kemeriahan terjadi ketika Komandan Lanal Nias bersama para pimpinan daerah dan tamu undangan tak kuasa menahan antusiasme. Mereka turun langsung ketengah lapangan untuk bergabung dan berjoget bersama para penari, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban antara TNI dan masyarakat.

​Situasi tersebut menunjukkan Kemerdekaan milik bersama. Melalui kebersamaan di lapangan menunjukkan bahwa semangat persatuan dan suka cita menyambut HUT RI dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat dan pimpinan daerah di Nias Selatan dalam ikatan kekeluargaan yang erat.

​Aksi spontan turun ke lapangan disambut sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat yang memadati area upacara. Kehadiran Lanal Nias tidak hanya memperkuat sinergitas antar instansi di Nias Selatan, tetapi juga sukses menghadirkan perayaan Hari Kemerdekaan yang meriah, humanis, dan berkesan di hati masyarakat.


Personel Polri Kembangkan Aplikasi Pengelolaan Kontinjensi Pengaduan Masyarakat Berbasis Realtime dan Quick Response


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong personel untuk mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital guna memperkuat kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Salah satunya melalui proyek perubahan yang digagas Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K., M.H., bertajuk “Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional.”

Gagasan tersebut dilatarbelakangi semakin kompleksnya dinamika keamanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan konektivitas digital. Di sisi lain, masyarakat semakin aktif menggunakan kanal digital untuk menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui proyek perubahan ini, pengaduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai layanan administratif, tetapi juga diarahkan menjadi sumber informasi strategis untuk mendukung deteksi dini, intelijen taktis, percepatan respons, serta pengambilan keputusan operasional Polri.

Dalam keterangannya, Kombes Pol. Hari Brata mengatakan transformasi tersebut diperlukan agar pengelolaan pengaduan kontinjensi mampu mengikuti perkembangan ancaman yang semakin cepat dan kompleks.

“Pengaduan masyarakat harus kita kelola bukan hanya sebagai laporan yang masuk, tetapi menjadi informasi strategis yang dapat mendukung deteksi dini dan mempercepat respons Polri. Karena itu, sistemnya harus responsif, terintegrasi, realtime, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” kata Hari Brata dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Proyek perubahan tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan pengelolaan pengaduan masyarakat melalui penguatan kebijakan, penyusunan SOP Quick Response, pengembangan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.

Dalam implementasinya, proyek tersebut juga mencakup pengembangan prototype dashboard yang mengintegrasikan data pengaduan masyarakat secara cepat, akurat, dan terpusat. Sistem tersebut juga diarahkan untuk menyempurnakan Daily Operating Reporting System (DORS) yang telah dimiliki Polri, sehingga pengelolaan informasi tidak hanya mencakup kejadian atau kejahatan konvensional, tetapi juga dapat mengakomodasi kejadian kontinjensi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

Integrasi tersebut memungkinkan informasi mengenai kejadian kontinjensi dapat diterima dan direspons secara lebih cepat, termasuk melalui mekanisme dispatch personel maupun pasukan untuk melakukan mitigasi. Langkah ini penting karena kejadian kontinjensi membutuhkan penanganan segera untuk mencegah eskalasi dan meminimalkan dampak yang lebih besar.

Selain pengembangan sistem, dilakukan pula penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui workshop pelayanan pengaduan kontinjensi serta penyusunan komitmen bersama dalam penanganan pengaduan lintas fungsi secara terintegrasi.

Hari Brata menjelaskan, keberadaan sistem yang terintegrasi diharapkan dapat mengubah pola penanganan pengaduan yang sebelumnya cenderung reaktif menjadi lebih cepat, prediktif, dan preventif.

“Transformasi ini kita bangun untuk memastikan setiap pengaduan yang memiliki potensi kontinjensi dapat segera diterima, diverifikasi, didistribusikan kepada fungsi yang tepat, ditindaklanjuti, dan dimonitor. Dengan begitu, pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem early warning Polri,” ujarnya.

Proyek perubahan ini juga mendorong kolaborasi lintas fungsi dan lintas instansi. Penguatan koordinasi menjadi bagian penting agar informasi yang diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif sesuai karakteristik dan tingkat urgensinya.

Dalam rancangan proyek perubahan tersebut, Polri telah memiliki sejumlah modal pendukung, di antaranya layanan Call Center 110 dan Dumas Presisi, command center, infrastruktur teknologi informasi, jaringan komunikasi data, serta sumber daya manusia yang mendukung pengelolaan pengaduan dan pengendalian operasional.

Hari Brata menegaskan, keberhasilan transformasi manajemen pengaduan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, standar operasional yang jelas, koordinasi lintas fungsi, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang tidak kalah penting adalah kesiapan personel, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi dan kolaborasi dengan stakeholder. Semua harus bergerak dalam satu sistem agar respons terhadap pengaduan masyarakat benar-benar cepat dan terintegrasi,” tuturnya.

Melalui proyek perubahan tersebut, diharapkan terwujud tata kelola pengaduan kontinjensi yang cepat, responsif, terintegrasi, dan profesional. Transformasi ini sekaligus menjadi fondasi untuk memperkuat pelayanan publik Polri, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung resiliensi keamanan nasional dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.

Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT


DENPASAR, 17 Agustus 2026 — Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak bencana tersebut dikemas dalam lima truk yang telah dilepas Polda Bali untuk selanjutnya dikirim ke NTT. Bantuan diharapkan dapat segera diterima dan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik pengungsian.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Bali terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana.

“Tentunya kita semua sangat prihatin dengan bencana yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana. Mari kita doakan bersama semoga NTT segera pulih kembali,” ujar Daniel di Polda Bali, Senin (17/8/2026).

Adapun bantuan yang dikirimkan antara lain air mineral, mi instan dalam kemasan cup, berbagai jenis biskuit, susu, makanan pendamping anak, popok bayi, selimut, terpal, kasur tipis, kasur lipat, serta tisu basah dan tisu kering.

Selain bantuan logistik, Polda Bali juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa armada dapur lapangan milik Satbrimob Polda Bali beserta personel. Polda Bali turut menyiapkan personel psikologi untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Diharapkan bantuan kami ini dapat memberi manfaat, membantu meringankan beban, serta memberikan semangat bagi warga terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Daniel menegaskan, semangat persatuan dan gotong royong harus diwujudkan melalui aksi nyata, khususnya ketika masyarakat di wilayah lain tengah menghadapi musibah.

“Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus kita wujudkan dengan aksi nyata dan gotong royong. Saat saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu meringankan beban mereka,” tutur Daniel.

Ia berharap bantuan yang dikirimkan Polda Bali dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus menjadi wujud solidaritas antarsesama anak bangsa.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa semangat baru bagi para korban bencana NTT,” tutup Kapolda Bali.

Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga



NGADA — Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial dari Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kepada warga terdampak di wilayah hukum Polres Ngada, Minggu (16/8/2026).

Penyaluran bantuan dimulai sekitar pukul 12.30 WITA dan menyasar sejumlah wilayah terdampak di Kecamatan So’a dan Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Bantuan tersebut disalurkan jajaran Polres Ngada yang dipimpin langsung Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., didampingi Wakapolres Ngada Kompol Osman, para pejabat utama serta personel Polres Ngada dan Polsek jajaran.

Sebanyak 50 paket bantuan dari Kapolda NTT disalurkan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di lima desa.

Di Kecamatan So’a, bantuan diberikan kepada warga Desa Piga, Desa Waepana I dan Desa Masu Kedhi. Sementara di Kecamatan Golewa, bantuan disalurkan kepada masyarakat di Desa Rakalaba I dan Desa Sobo II.

Bantuan yang diberikan berupa berbagai kebutuhan pokok dan makanan, di antaranya biskuit, air mineral, mi instan, gula, susu, roti serta kebutuhan pokok lainnya.

Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan maupun masyarakat yang terdampak langsung akibat gempa berdasarkan hasil pendataan personel di lapangan.

PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT dan jajaran Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Bantuan dari Bapak Kapolda NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada warga terdampak gempa,” ujar Kombes Pol Sajimin.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi pascabencana.

Selain menyerahkan bantuan, personel Polres Ngada juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Masyarakat juga diminta mengikuti setiap arahan dari pemerintah maupun petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Yang tidak kalah penting adalah memberikan rasa aman dan dukungan kepada masyarakat. Personel di lapangan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengantisipasi perkembangan situasi pascabencana,” jelasnya.

Kepedulian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTT serta jajaran Polres Ngada yang telah datang langsung memberikan bantuan di tengah kondisi sulit akibat bencana.

Kombes Pol Sajimin menegaskan, jajaran Polda NTT akan terus mendorong seluruh satuan kewilayahan untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Semangatnya adalah Polri hadir, Polri peduli dan Polri untuk masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Polres Ngada terus melakukan pemantauan terhadap wilayah terdampak gempa dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Seluruh rangkaian penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngada tetap kondusif.