Senin, 30 Maret 2026

Penandatanganan Nota Kesepahaman Mahkamah Agung RI Dengan Mahkamah Agung Singapore


Jakarta -Mahkamah Agung Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) 
dengan Mahkamah Agung Republik Singapura untuk memperkuat komunikasi antar pengadilan dalam proses kepailitan dan restrukturisasi utang lintas batas. 

Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung, Profesor Sunarto 
dan Ketua Mahkamah Agung Singapura, Sundaresh Menon, di Denpasar, 30 Maret 2026.

Kerja sama ini didasari pada kesepakatan Pertemuan Dewan Ketua Mahkamah 
Agung ASEAN (Council of ASEAN Chief Justices-CACJ) ke-12 yang telah menyetujui 
Kerangka Kerja Model untuk Komunikasi dan Kerja Sama antara Pengadilan ASEAN 
dalam Proses Kepailitan Lintas Batas Kerja sama yudisial dalam MoU ini meliputi:
1. komunikasi dan koordinasi untuk administrasi yang efisien dan adil atas 
proses kepailitan dan restrukturisasi di kedua yurisdiksi;
2. komunikasi dan koordinasi untuk pengakuan proses kepailitan dan 
restrukturisasi yang efisien dan tepat waktu di muka Pengadilan dan 
pemberian bantuan yang sesuai terkait hal tersebut;
3. komunikasi dan bantuan untuk meningkatkan saling pengertian mengenai 
proses kepailitan dan restrukturisasi pada kedua yurisdiksi;
4. penerapan model kerangka kerja sepanjang ketentuan yang tunduk kepada 
hukum, peraturan, dan kerangka hukum domestik; dan
5. langkah-langkah lain yang diperlukan untuk komunikasi dan koordinasi 
dalam proses kepailitan dan restrukturisasi di kedua yurisdiksi. 
MoU ini bukan merupakan perjanjian atau menjadi bagian dari peraturan
perundang-undangan, namun menjadi landasan penting bagi penguatan hubungan 
antar pengadilan dan mendukung integrasi hukum di kawasan ASEAN.
Jakarta, 30 Maret 2026
Plt. Kepala Biro Hukum Humas MA, 
Sobandi
Narahubung:
1. Rizkiansyah (rizkiansyah@mahkamahagung.go.id)
2. Ishmah Purnawati (085603096515/ishmapurna@mahkamahagung.go.id)
3. Satria Kusuma (081315481010/satria.kusuma@mahkamahagung.go.id)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.