Jalesveva Jayamahe-Jakarta, 13 Februari 2026-- Inspektur Korps Marinir (Ir Kormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ahmad Fajar, mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., kembali memimpin upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah Kopda Marinir (Anumerta) Ulil Amri secara militer di Lanudal Jakarta, Pondok Cabe, Jumat (13/02).
Almarhum, yang merupakan prajurit dari Yonif 9 Marinir, salah satu prajurit yang gugur saat menjalankan tugas dalam peristiwa bencana alam di Cisarua, Bandung Barat. Sosok almarhum dikenal di kesatuannya sebagai prajurit yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, serta loyalitas tanpa batas dalam setiap penugasan.
Upacara diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara untuk dimakamkan secara militer. Setelah penghormatan pasukan dan prosesi pengusungan, jenazah diterbangkan menuju Palembang, Sumatra Selatan, menggunakan pesawat udara untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Hingga saat ini, dari 23 prajurit yang gugur, korban berhasil ditemukan dalam bencana tersebut mencapai 19 orang, sementara 4 orang lainnya masih dalam pencarian.
Meski Basarnas telah secara resmi menghentikan operasi pencarian umum, Korps Marinir TNI AL menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan upaya pencarian di lapangan. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas korps terhadap para prajurit yang masih belum ditemukan.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

