Jalesveva Jayamahe
Jakarta, 1 Februari 2026,---
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi mengikuti Upacara Persemayaman dan Pemberangkatan secara militer jenazah Kopda Marinir Anumerta Randa Pratama dan Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail. Kedua prajurit tersebut gugur saat melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG akibat bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.
Upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah yang digelar di Lanudal Pondok Cabe, Minggu (1/2/2026), berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan militer. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Mayor Jenderal TNI (Mar) Ili Dasili, serta para Pejabat Utama Korps Marinir.
Selanjutnya, setelah prosesi persemayaman dan upacara pelepasan kedua jenazah, diberangkatkan dari Lanudal Pondok Cabe, Jakarta menuju Provinsi Lampung menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut jenis Pesud NC 212-200 Casa Aviocar U-6206.
Setibanya di Lampung, jenazah Kopda Marinir Anumerta Randa Pratama direncanakan disemayamkan dan dimakamkan secara militer di kampung halamannya Kabupaten Lampung Selatan. Sementara itu, jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail juga akan disemayamkan dan dimakamkan secara militer di Kota Bandar Lampung.
Sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dan wujud tanggung jawab Korps terhadap seluruh prajuritnya, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa proses pencarian terhadap rekan-rekan prajurit yang masih belum ditemukan akan terus dilanjutkan. Hingga saat ini, sebanyak 8 (delapan) prajurit Korps Marinir telah berhasil ditemukan, sementara 15 (lima belas) prajurit lainnya masih dalam proses pencarian secara maksimal melalui kerja sama dengan tim SAR dan instansi terkait.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.
