Minggu, 11 Januari 2026

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun Resmi Menjabat Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad

Malang — Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., resmi menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad setelah dilantik dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., di Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Sabtu (10/1/2025).

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menggantikan Mayjen TNI Susilo yang selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Pa Sahli TK III Kasad Bidang Jemen Sishaneg. Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan tradisi dan kehormatan satuan Kostrad.

Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi TNI Angkatan Darat, khususnya di lingkungan Kostrad, sebagai bentuk penyegaran kepemimpinan dan kesinambungan komando dalam rangka meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan satuan. Pergantian pimpinan ini menjadi momentum strategis untuk menjaga soliditas, militansi, dan daya tempur Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Dalam amanatnya, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Susilo atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama memimpin Divif 2 Kostrad.

“Di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Susilo, Divisi Infanteri 2 Kostrad menunjukkan kinerja yang solid, disiplin yang tinggi, serta kesiapan operasional yang membanggakan. Hal tersebut menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan kepemimpinan selanjutnya,” tegas Pangkostrad.

Kepada pejabat baru, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, Pangkostrad mengucapkan selamat datang dan selamat atas kepercayaan serta amanah yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk memimpin Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Serah terima jabatan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi simbol estafet pengabdian dalam menjaga kehormatan satuan, kedaulatan negara, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).



Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.