Malang - Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Sabilul Huda, Singosari, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., beserta keluarga besar prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut menjadi momentum pembinaan rohani guna memperkokoh keimanan dan ketakwaan prajurit, sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Mengusung tema “Isra’ Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju”, kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Dr. H. Zainur Rozikin, M.M., M.Pd., dosen Universitas Merdeka (Unmer) Malang yang akrab disapa Pak Zain.
Dalam ceramahnya, Pak Zain menekankan bahwa sholat merupakan hadiah terbesar dari peristiwa agung Isra’ Mi’raj, sekaligus menjadi kunci kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Ia juga menjelaskan berbagai hikmah sholat berjamaah.
“Sholat berjamaah membawa banyak hikmah, di antaranya dilimpahkan rezeki, dijauhkan dari siksa kubur, menerima catatan amal dengan tangan kanan, dimudahkan melewati jembatan sirathal mustaqim, serta dimasukkan ke dalam surga Allah SWT tanpa hisab,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sholat bukan sekadar kewajiban, melainkan cahaya yang menuntun kehidupan seorang muslim. Melalui sholat, hati menjadi tenang, jiwa semakin kuat, dan langkah hidup senantiasa berada dalam ridha Allah SWT. Prajurit yang menjaga sholatnya diyakini akan memiliki kekuatan lahir dan batin, sehingga mampu mengabdi dengan keikhlasan, kedisiplinan dan keberanian. (Penkostrad)
