Selasa, 20 Januari 2026

Film “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Menghadirkan Kekuatan Doa Perempuan, Pelukan Hangat bagi Single Mother dan Anak dari Keluarga Broken Home

Tayang mulai 29 Januari 2026 di bioskop Indonesia 


Jakarta, 20 Januari 2026 — Setelah mendapat sambutan hangat dan penuh haru melalui rangkaian nobar dan early screening di berbagai kota di Indonesia, film drama religi persembahan Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, siap tayang serentak di bioskop mulai 29 Januari 2026. 

Disutradarai oleh Jay Sukmo dan ditulis oleh Utiuts, film ini menghadirkan kisah yang emosional dan membumi, memotret spiritualitas perempuan di tengah badai ujian hidup, sekaligus menjadi pelukan hangat bagi para single mother dan anak-anak yang tumbuh dalam dinamika keluarga broken home. Film ini dibintangi oleh Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa Kaila, Roy Sungkono, Risma Nilawati, Dhawiya Zaida, Daniella Sya, Alex Abbad, Sheila Kusnadi, Veniy Arauna, serta Ustadzah Shofwatunnida. 

#filmTBKM diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dengan Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Melalui sudut pandang perempuan, #FilmTBKM mengeksplorasi kerapuhan sekaligus ketangguhan seorang ibu tunggal. 

Karakter Sarah (Revalina S. Temat) digambarkan sebagai perempuan yang harus belajar memaafkan, bertahan, dan berserah melalui doa, di saat hidup tidak memberi pilihan yang mudah. 

Bagi Revalina S. Temat, memerankan Sarah adalah perjalanan emosional yang sangat personal. 

Sarah digambarkan sebagai istri dan ibu yang perfeksionis, mandiri, dan terlihat kuat, namun dunianya runtuh ketika sang suami, Satrio (Gunawan Sudrajat), menikah lagi. Keputusan untuk bercerai menjadikannya seorang single mother yang harus menghadapi stigma, kehilangan, dan luka batin yang dalam. 

“Sarah adalah perempuan yang tampak kuat di luar, namun ketika ia tak lagi menemukan jalan keluar, doa menjadi satu-satunya pegangan. 

Hanya kepada Allah ia berserah sepenuhnya.Setiap ujian selalu punya jalan keluar, dan lewat ujian itulah kita disadarkan bahwa Allah sedang menyayangi kita,” ujar Revalina. 

Produser Robert Ronny menegaskan bahwa film ini tidak hanya berbicara tentang konflik rumah tangga, melainkan tentang perjalanan batin seorang perempuan. 

TENTANG PARAGON PICTURES 

Berdiri pada 2019, Paragon Pictures berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film untuk pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Lyora: Penantian Buah Hati, Tak Ingin Usai Di Sini, The Most Beautiful Girl in (he World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto. 

TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT 

Ideosource Entertainment adalah perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya. Hingga kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar, termasuk Godrat, Keluarga Cemara, Gundala dan Bebas. 

TENTANG ASTRO SHAW 

Astro Shaw adalah anak perusahaan Astro Malaysia Holdings sekaligus studio film terbesar di Malaysia. Perusahaan ini telah memproduksi lebih dari 120 film dan meraih lebih dari 70 penghargaan di festival film lokal maupun internasional. Astro Shaw memproduksi fiim lintas genre dan bahasa—Melayu, Tionghoa, hingga TYamil—dengan misi membawa film Malaysia ke panggung dunia. 

TENTANG NETZME 

PT Netzme Kreasi Indonesia adalah Perusahaan Jasa Pembayaran berlisensi Bank Indonesia yang fokus menyediakan solusi pembayaran digital. Melalui layanan berbasis ORIS, Netzme bermitra dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpreneur dalam membuka akses teknologi digital bagi UMKM di seluruh Indonesia.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.