Sabtu, 23 Agustus 2025

Ericsson Hadirkan Solusi 5G untuk Bisnis di Telkomsel Solution Day 2025

Ericsson (NASDAQ: ERIC) menegaskan peran penting teknologi 5G sebagai penggerak pertumbuhan sosial ekonomi yang mampu meningkatkan daya saing industri, mendorong efisiensi, serta mendukung keberlanjutan bisnis di Indonesia. 

Dengan pertumbuhan ekonomi digital yang termasuk tercepat di Asia Tenggara, pemanfaatan 5G hadir sebagai momentum strategis bagi transformasi digital nasional. Pada ajang Telkomsel Solution Day 2025, Ericsson bersama para pemimpin industri membahas peluang sekaligus tantangan digitalisasi, khususnya di sektor Bisnis.

Dalam diskusi tersebut, Yasin Khan, CTO Mission Critical Networks and Enterprise Lead Ericsson South East Asia Oceania dan India, menekankan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital Indonesia, khususnya dengan menghadirkan use case implementasi digital di industri aviasi dan kerangka kerja komprehensif untuk mentransformasi bandara tradisional menjadi bandara yang terintegrasi secara digital.

“Sektor logistik dan transportasi menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari keterbatasan konektivitas di pelabuhan hingga kebutuhan otomatisasi gudang dan bandara. 

Dengan 5G-native connectivity, kita dapat menghadirkan real-time control untuk AGV, drone, dan robotika, serta membuka jalan bagi adopsi teknologi canggih seperti IoT, AI, dan digital twin. 

Inilah fondasi menuju ekosistem transportasi yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” kata Yasin Khan.

Selain menghadirkan insight dalam sesi diskusi, Ericsson juga menampilkan berbagai demo use case 5G di booth pameran, mulai dari Enterprise Virtual Cellular Network (EVCN) yang menyederhanakan IT perusahaan dengan konektivitas global aman dan otomatisasi layanan 5G eSIM, Connected Stadium – 5G Differentiated Connectivity, Smart Lightpole Solution, Far Edge Core Optimized Solution, hingga AI-Powered Digital Twin, inovasi dari Grup Molca, pemenang Ericsson Hackathon 2024. 

Inovasi Digital Twin hadir sebagai platform imersif untuk pemantauan aset dan pengambilan keputusan di industri padat aset seperti pertambangan atau manufaktur. Melalui booth dan partisipasi di ajang ini, Ericsson juga menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital Indonesia, termasuk peluang monetisasi 5G bagi sektor enterprise, penguatan ketahanan bisnis, serta kontribusi menuju Visi Indonesia Digital 2045.

Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini mengunjungi booth Ericsson di Telkomsel Solution Day 2025. Ericsson menegaskan peran 5G dalam mendorong pertumbuhan sosial-ekonomi, daya saing industri, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis. Pada kesempatan ini, Ericsson menampilkan berbagai penerapan nyata 5G yang dapat menjadi solusi untuk bisnis di berbagai macam industri.

CTO Mission Critical Networks & Enterprise Lead Ericsson South East Asia Oceania dan India Yasin Khan, VP dan Key Account Telkom Group Ericsson Indonesia Mutia Wulandari, dan Head of Network Solutions Ericsson Stanislaus Bawono mencoba berbagai use case di booth Ericsson pada Telkomsel Solution Day 2025. 

Para tamu undangan juga berkesempatan menjelajahi beragam inovasi, mulai dari Enterprise Virtual Cellular Network (EVCN) dengan konektivitas global aman dan otomatisasi layanan 5G eSIM, hingga Connected Stadium – 5G Differentiated Connectivity, Smart Lightpole Solution, Far Edge Core Optimized Solution, dan AI-Powered Digital Twin.

Perwakilan Grup Molca—pemenang Ericsson Hackathon 2024—menjelaskan use case AI-Powered Digital Twin. 

Solusi ini menghadirkan platform 4D imersif yang memadukan IoT, AI, 3D, dan XR untuk memantau aset secara real-time, menganalisis data, serta membantu bisnis meningkatkan kinerja, efisiensi, dan pengambilan keputusan.

Tentang Ericsson:

Ericsson adalah pemimpin global di industri telekomunikasi, yang menyediakan solusi inovatif untuk mendukung penyedia layanan komunikasi dan perusahaan dalam mendorong transformasi digital serta pertumbuhan ekonomi. Dengan teknologi canggih dan keahlian yang luas, Ericsson memungkinkan bisnis untuk menghubungkan masyarakat, industri, dan komunitas di era digital yang terus berkembang.

 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.